Setiap Tahun harus Memiliki Target Baru.

sacsacscsa

Satu hal yang membuat hidup lebih menyenangkan adalah ketika bisa melakoni apa yang menjadi passion kita. Namun, yang jauh lebih menyenangkan adalah ketika kita bisa mengerjakannya dan dibayar, seperti yang tengah dijalani Rio Wibowo. Hobinya memotret, pekerjaannya sebagai fotografer.

Bekerja sesuai kegemaran memang keinginan semua orang. Dan, Rio adalah satu dari segelintir orang yang beruntung melakoni “hidup” impian semua orang ini. Ia terkenal sebagai fotografer handal, profesi yang telah diimpi-impikannya sejak kecil.

Namun, bukan berarti pria yang biasa dikenal sebagai Rio Motret ini mencapai profesi impian tersebut dengan jalan mulus. Ada banyak suka dan dukanya. Ia harus bekerja keras untuk mencapai label “tukang potret jempolan”.

Ihwal kecintaan Rio pada dunia fotografi dimulai saat ia diberi kamera oleh orang tua Ia langsung jatuh cinta pada alat pelukis cahaya tersebut. Apapun ia foto, hingga jadi hobi. Ia pun bertekad merintis karir fotografinya.

Semuanya ia mulai dari nol, termasuk untuk membeli kamera memakai tabungan sendiri dan belajar teknik fotografi otodidak. Setelah agak mahir, Rio mulai memberanikan diri menjual jasanya ke teman-teman saja, dibayar alakadarnya. Ia mengaku pernah hanya dibayar Rp 50 ribu. Tapi tetap ia jalani, karena di situlah passion-nya

Selepas kuliah, lulusan jurusan desain grafis ini sempat bekerja sebagai fotografer di sebuah majalah fesyen. Dari situ ia belajar banyak cara menjadi fotografer profesional dengan spesialisasi fotografi fesyen.

Namun, Rio tak lantas puas dengan zona nyaman tersebut. Setiap tahun ia selalu memiliki target baru guna memperdalam ilmunya. Ia mengaku, tiap tahun harus ada satu ilmu fotografi baru yang dikuasai, karena belajar itu penting. Selain itu, dengan penguasaan yang kian lengkap, peluang pun kian variatif.

Terbukti, karir pria 29 tahun tersebut melesat bak anak panah lepas dari busur. Ia mulai dikenal saat memotret prewedding, pernikahan, serta kehamilan beberapa artis ternama, Ia juga kian dikenal luas sebagai Rio Motret waktu beberapa brand ternama macam L-Man, Hi-lo, dan Commonwealth menggunakan keahlian fotografinya.

Bersamaan dengan karir Rio yang kian menjulang, ia mulai membuka studionya sendiri di daerah Pluit, Jakarta Utara. Saat ini, ia sudah memiliki dua studio dengan 20 karyawan. Profesi yang ia tekuni dengan serius sejak tahun 2004 ini pun akhirnya  berbuah manis.

Related Articles :
– Sebuah Kesalahan itu justru melahirkan Ide yang sangat Kreatif
– Kisah Ollie saat mendapatkan Tantangan terbesar dalam meraih Mimpinya
Cash Flow dan Bukan Profit : Rahasia Kunci Sukses Manajemen Bisnis Kelas Dunia !
Rahasia menjalankan Bisnis Kecil dengan Untung Besar
– Rahasia Sukses menjalankan Bisnis Rumahan

www.swa.co.id