Rahasia Melakukan Penjualan Dalam Waktu Singkat

sacsacscsa

Top Coach Indonesia – Setiap pembisnis pasti ingin semua produknya laku terjual. Saya rasa Anda pun begitu kalau jadi seorang pembisnis. Apa penjualan Anda tapinya bisa dilakukan dengan cepat? Untuk ukuran pemula bisnis pasti perlu waktu yang sedikit lama saat melakukan penjualan produk. Saya akan memberikan langkah – langkah untuk Anda untuk membuat jualan Anda laku dalam waktu singkat.

  1. Buat langkah pertama

Pertama – tama pastinya Anda harus melakukan pendekatan dulu ke calon pelanggan. Semakin cepat Anda berhasil menjadikan mereka pelanggan Anda, maka Anda akan cepat bertindak untuk membuat follow up. Anda sebaiknya melihat keterlibatan mereka dalam bisnis Anda. Apakah mereka sudah bergabung dalam situs online Anda, itu kalau Anda berbisnis online. Anda juga harus memerhatikan akses pelanggan ke website Anda mudah atau tidak.

  1. Memanfaatkan waktu terbaik pelanggan

Apakah Anda sering menghubungi pelanggan lebih dari jam 5 sore? Itu sebaiknya Anda hindari karena pelanggan biasanya merasa  terganggu apalagi di bawah jam 9 pagi. So, Anda perlu menentukan waktu yang baik. Anda bisa memanfaatkan waktu terbaik antara pukul 09.00 – 17.00. Kalau memang masih sibuk, Anda bisa menanyakan waktu senggang pelanggan dan menjadwalkan kembali untuk bisa Anda minta informasinya.

  1. Jangan menjual pada orang yang belum siap menjadi pembeli

Kalau dari awal sudah terlihat kalau si calon bisikan Anda belum siap membeli baiknya tidak usah diteruskan. Anda pastinya bia melihat calon yang hanya sekedar ingin tahu dan benar – benar ingin membeli. Kalau belum punya niat masukan saja dulu kedalam daftar marketing Anda. Mungkin lain kali ia akan membeli dari follow up di lain waktu.

  1. Membuat rencana untuk besok

Pastinya sebelum melakukan closing, Anda akan melakukan follow up dulu. Nah, follow up baiknya Anda lakukan setiap hari. Mulai dari perencanaan awal saat mulai bekerja dengan Anda buat daftar leads yag perlu di follow up. Kalau Anda lakukan data leads Anda bisa tersusun rapi. So, Anda bisa menghindari pembahasan yang berulang saat sedang menghubungi lagi.

  1. Membuat pemeringkatan (kualifikasi) terhadap leads

Anda harus pandai mengatur waktu, apalagi untuk kualifikasi leads. Saran saya sebaiknya Anda lakukan di setiap kesempatan. Orang yang memberikan data kontak bukan berarti Anda masukan kedalam leads yang termasuk kualifikasi. Anda bisa gunakan metode BANT (Budget, Authority, Need and Timeline) untuk membantu Anda mengkualifikasi.

Anda harus lihat keuangannya cukup atau tidak membeli produk Anda. Kemudian, apakah orang yang Anda lakukan pemasaran itu yang memiliki keputusan untuk mengeluarkan uang atau bukan. Pentingnya lagi Anda harus tahu apa si calon memang sedang membutuhkan produk Anda atau tidak.  Anda baiknya tidak sampai datang di waktu yang salah untuk menawarkan hingga nantinya produk di beli.

  1. Membuat hubungan yang lebih personal dengan leads

Siapa sih yang tidak merasa nyaman kalau diposisikan sebagai teman? Saya rasa semua leads akan berpikir yang sama. Leads pastinya tidak sua dipaksa apalagi dalam membeli suatu produk. Nah, untuk mengatasi kesan memaksa, Anda bisa mengakrabkan diri dulu sekedar menanyakan hobi dan keluarga. Baru deh kalau suasana sudah oke, Anda bisa mulai bicarakan bisnis.

Salam Pencerahan.

Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach

Lean Six Sigma Coach

Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Menjaga Semangat Ramadhan

sacsacscsa
Bulan Ramadhan, atau sering kita sebut bulan puasa adalah bulan yang menyenangkan, sangat membahagiakan dan menurut saya sangat sakral. Bagaimana tidak hanya dibulan ini saya menemui orang saling bersalaman, saling hormat-menghormati, pulang tarawih ceria banget. Saya juga merasakan kehangatan hubungan keluarga, anak, istri, mertua jadi tiba-tiba harmonis karena ini adalah bulan suci pokonya spiritual banget. Acara televisi juga berbeda selama bulan puasa, lebih banyak acara yang mendidik.
 
Mengapa hanya saat Ramadhan
Puasa, saling memaafkan, menjaga hati, membersihkan diri dari kelalaian, berkumpul dengan keluarga, Ibadah bersama, menjaga ucapan adalah hal yang biasa terjadi dibulan Ramadhan. Saya berpikir coba kalau setiap bulan adalah bulan yang suci penuh hormat dan setiap orang berusaha menjaga perilaku, betapa indahnya dunia ini.
 
3 Hal yang membahagiakan jika Anda menjaga Spirit Ramadhan sepanjang tahun
 
1.  Tetap Berpuasa Secara Rutin
Apa sih manfaat puasa? Ini adalah tiga hal yang saya tahu bisa memberi Anda manfaat ketika berpuasa.

 

Jantung lebih sehat ketika puasa
Ternyata menurut ilmu kedokteran moderen berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita mengalami peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah. Artinya saat puasa Anda mengurangi resiko penyakit jantung yang berbahaya.

 

Hati lebih bahagia
Konon selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan emosi seperti marah, kesal, negatif dan sebagainya. Efeknya adalah pikiran lebih tenang, adrenalin juga tidak akan terpacu karena marah. Hal ini bisa mencegah penyakit pembuluh darah, rupanya. 

 

2. Saling Memaafkan
Psikolog umumnya mendefinisikan memaafkan sebagai tindakan sadar, keputusan yang disengaja untuk  menghilangkan perasaan dendam, marah, terhadap seseorang yang telah melukai Anda. Kondisi memaafkan ini sifatnya ikhlas, tanpa ada harapan imbalan tertentu.
 
Ketika Anda memiliki sifat mudah memaafkan. Anda akan merasa lebih bahagia. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang bahagia lebih cenderung untuk memaafkan. Dan sejalan dengan ini, orang yang mampu memaafkan cenderung lebih bahagia, terutama ketika mereka memaafkan seseorang yang dekat dengan mereka.Selain bahagia, orang yang memaafkan lebih bagus tekanan darah dan denyut jantungnya. Sebaliknya ketika Anda dendam, kesal, marah membuat Anda lebih. Ketika kita mengampuni, tingkat stress akan turun. Penelitian juga menunjukkan bahwa menyimpan dendam mungkin membahayakan sistem kekebalan tubuh kita, membuat kita lebih tahan terhadap penyakit.

 

3. Jagalah Hati
 
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
 
Bila hati kian bersih
Pikiranpun akan jernih
Semangat hidup nan gigih
Prestasi mudah diraih
 
Ini yang terakhir, setelah Ramadhan usai, bulan baru berganti. Mari kita menjaga hati, agar Anda lebih berprestasi, meraih cita-cita yang lebih tinggi ditengah situasi seperti ini. Menjaga hati akan meningkatkan kualitas iman dan spiritualitas Anda. Ketika macet jangan pasang musik, tapi pasang CD yang menguatkan iman Anda, audiobook yang memotivasi, dan bisa jadi lagu-lagu rohani yang menyejukkan hati.
Menjaga hati bisa juga lebih lebih banyak bersedekah. Bersedekah dapat dilakukan dengan berbagai cara, bahkan yang sangat sederhana seperti tersenyum. Di tengah kesibukan kita, sempatkan juga untuk memberikan donasi kepada panti asuhan, organisasi sosial atau uluran tangan dalam kegiatan sukarela.
Semoga hari bahagia terus mampir di kehidupan Anda jauh setelah Ramadhan usai…
 
Salam pencerahan…
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

7 Alasan Anda Mengalami Kredit Macet

sacsacscsa

Apakah Anda memiliki piutang yang macet? Apakah piutang ini sudah di tahap tak tertagih? Apa reaksi Anda dengan piutang macet ini?

Hari ini kita akan membahas apa penyebab piutang tak tertagih? Bagaimana mengatasinya secara sistematis? Apa langkah yang sudah terbukti membuahkan hasil positif?

Sebut saja perusahaan ABC manufacturing, sebuah pabrik dengan 50 karyawan. Produsen alat-alat welding seperti power sources, peripheral welding manipulator, Electro Mechanical Component ini adalah automatisasi mesin las untuk food and beverage, pharmaceutical, chemical, sanitary industry dan sebagainya. Mereka memiliki lebih dari 250 customer.

Gajah beli sama semut

Tantangan dari bisnis medium seperti ini adalah tingkat kesulitan mereka saat berhubungan dengan perusahaan farmasi, kimia, atau food and beverage yang berskala besar. Mereka memiliki power karena dominasi pasar yang kuat sehingga supplier yang ingin bekerja sama harus patuh terhadap terms yang sangat ketat dan sepihak. Seperti semut jualan ke gajah, harus menerima nasib ketika gajah mendikte nasib semut.

Dengan alasan kompetisi, ABC manufacturing ini mulai menembus beberapa farmasi besar, local maupun multinational dengan menawarkan 30days credit term, dengan termin invoice jatuh tempo 30 hari dan di bayarkan setiap tanggal 15. Meskipun owner dari ABC manufacturing ini tahu bahwa pembayaran biasanya bisa sampai 90 hari setelah invoice di terima.

Awalnya terjadi kredit macet

Dengan didasari keyakinan karena ini perusahaan besar, tidak mungkin bangkrut, maka term ini di setujui.  Singkat cerita, instalasi mesin pertama sukses, dengan kualitas yang meyakinkan. Customer puas, user puas, harga puas, semua paper work sudah di tangani dengan baik, tinggal tunggu maksimum 90 hari.

Saat 30 hari, orang keuangan mulai menagih. Jawabannya, ok, sedang di proses. 45 hari, jawabanya masih di proses. 90 hari, owner langsung bicara dengan finance manager customernya dan di jawab dengan tegas, parent company sedang meng-audit keuangan sehingga semua pembayaran harus di tunda sampai audit selesai. Tapi, jangan khawatir, pasti di bayar.

Berdasarkan pengalaman saya sebagai seorang pengusaha, business coach dan penulis buku, ada 7 penyebab piutang macet

1.     Tidak ada management control

2.     Terlalu mudah memberikan kredit

3.     Tidak ada alat pantau yang mengukur kondisi keuangan customer

4.     Salesman lebih takut tidak jualan daripada takut piutang macet

5.     Terus memberi toleransi customer yang ‘nakal’ meskipun sudah jelas macet

6.     Salesman dikejar target lalu memaksakan customer yang tidak sanggup membayar untuk diberi kredit besar

7.     Memberi piutang adalah satu-satunya strategi untuk menambah omset penjualan

Hindari 7 kesalahan fatal dengan berkonsultasi pada orang yang kompeten. Saya memberikan banyak masukan tentang cara mengatasi kredit macet, cashflow problem sampai perusahaan yang menghadapi krisis berkepanjangan dengan metode Coaching yang dikembangkan oleh Top Coach Indonesia. Hasilnya sangat luar biasa, karena pada umumnya ketika kita terjebak masalah, hanya orang luar yang dapat memberi masukan yang netral.

 

Semoga bermanfaat

 

Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Related Articles :
Paradoks Tentang Kekayaan
Ini Dia Kata-Kata yang bisa Mendatangkan Profit di Bisnis Anda
– Berinvestasi sekaligus Menyelamatkan Bumi
Profit Generator
Kedelai Bukan Masalah Harga
Apakah Anda Mengalami Cash Problem ?

 

Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?

sacsacscsa

Kali ini akan membahas secara singkat bagaimana cara memberikan insentif bagi tim penjualan Anda. Tidak ada orang malas, hanya orang yang tidak punya tujuan. Insentif bisa diartikan sebagai intermediate goal antara goal perusahaan dengan goal pribadi karyawan Anda. Mengapa ada bisnis yang berisi orang-orang yang kurang produktif bisa jadi disebabkan oleh hilangnya tujuan jangka pendek.

Apa sih arti insentif? Menurut Pangabean (2002 : 93), Insentif adalah kompensasi yang mengaitkan gaji dengan produktivitas. Insentif merupakan penghargaan dalam bentuk uang yang diberikan kepada mereka yang dapat bekerja melampaui standar yang telah ditentukan.

Metode pemberian insentif kelompok:

 

  1. Superstar insentif: Semua mendapat uang sesuai dengan prestasi tertinggi. Jadi semua harus mengejar prestasi tertinggi agar semua mendapat insentif besar. Kelebihannya, style ini lebih positif, tidak melihat pemain yang lemah. Semua harus kerja keras melakukan prestasi tertinggi. Kompetisi bisa jadi lebih sehat.
  2. Prinsip weakest link: Semua mendapat uang sesuai dengan prestasi terendah.  Agar tidak ada yang mau menjadi yang terendah, jika ada 10 orang sales, prestasinya mencapai 90%, eh, ternyata ada satu orang pencapaian 50%, semua mendapat insentif 50%.Artinya semua orang harus waspada dengan team yang lemah, selalu membantu yang lemah agar mereka ber-prestasi sama dengan yang terbaik.
  3. Menggunakan rata-rata. Ini model sosialis. Semua dapat porsi sama, berapapun prestasinya.

 

Mungkin Anda pernah mendengar Marketing Tips dari banyak buku, pembicara, seminar, radio dan sebagainya, rata-rata mungkin 80% focus strategi pada media. Kali ini saya mengajak Anda memusatkan perhatian Anda pada emosi karyawan Anda.

Dua sumber motivasi seorang karyawan, sebagian dari mereka focus untuk menghindari sengsara sebagian lainnya ingin mengejar kenikmatan. Insentif, bisa disebut sebagai hadiah untuk karyawan yang lebih focus mengejar kenikmatan, khususnya dalam  konteks tim penjualan. Jika Anda menawarkan sesuatu yang benar-benar menarik, tim penjualan Anda akan berusaha lebih giat.

Bentuk Insentif

Bentuk hadiah tidak perlu selalu berupa uang. Bisa jadi hadiahnya hanya dengan mengizinkan mereka pulang lebih cepat. Ketika system ini dilakukan oleh sebuah lembaga keuangan yang saya latih, produktifitas mereka mendadak naik. Biasanya untuk mengejar target mereka harus lembur. Sejak insentif “siapa capai target harian lebih cepat, boleh pulang lebih awal” diterapkan, mereka berlomba-lomba pulang lebih awal.

Bentuk lain dari insentif adalah dengan memberikan FREE LUNCH! Masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan seperti:

  • Boleh pulang lebih awal jika mencapai target
  • Boleh libur di hari kerja
  • Mendapat hotel voucher menginap untuk keluarga
  • Tiket pesawat pp ke Bali
  • Menginap di villa bersama team
  • Voucher belanja

Jadikan insentif tersebut menantang untuk dimenangkan, namun dapat dilakukan semua orang. Jika ada satu orang saja yang selalu menang, yang lain perlahan-lahan akan menimbulkan perasaan demotivasi dan akhirnya malas berusaha.

Apa yang harus Anda reward?

  • Perilaku terbaik
  • Disiplin terbaik
  • Absensi paling bersih
  • Best growth
  • Best results
  • Best achievement antara target dan actual
  • Orang yang paling proaktif
  • Best service champion
  • Dan masih banyak lagi

Tips memberikan insentif tim:

  1. Hadiah harus kreatif dan menarik
  2. Sebaiknya minta usulan dari tim, apa yang paling seru menurut mereka
  3. Pastikan ada seremonial saat hadiah di berikan, perbesar momentum kemenangan ini seolah hadiah yang di terima adalah sesuatu yang sangat istimewa
  4. Buat plakat, piagam, sertifikat agar mereka merasa special
  5. Cara bermain harus jelas aturannya
  6. Buat time frame jangka waktu
  7. Hubungkan antara goal perusahaan dan gairah pribadi
  8. Terakhir: BAYAR ONTIME kepada semua team!

Didalam menerapkan marketing yang efektif, tips ini akan sangat membantu Anda dalam menggali potensi team dengan memberikan mereka kesempatan untuk menang. Semua orang suka permainan, setiap melakukan permainan yang menyenangkan, sifat kita berubah drastis. Semakin menyenangkan, semakin seru sebuah permainan. Bayangkan jika bisnis Anda adalah permainan yang seru, menyenangkan dan menantang bagi setiap orang yang bekerja di perusahaan Anda, apa hasilnya?

Jadikan bisnis seperti permainan dengan menerapkan marketing tips ini. Reward, hadiah, games yakin akan membantu team Anda menciptakan asosiasi menyenangkan saat mengejar target.

Untuk mendapatkan tips lebih dalam mengenai cara mensistemasi bisnis, ikuti workshop www.topcoachindonsia.com/bisnis untuk memperkuat kerajaan bisnis Anda.

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Related Articles :
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Bagaimana Cara Mengatasi Kompetisi Bisnis

sacsacscsa

Kompetisi bisnis memang sangat ketat dimana-mana. Kompetisi bisnis juga terjadi di Amerika, negara yang terkenal dengan pizza shop kecil. Jika Anda pergi ke pojok-pojok kota Anda pasti akan menemui toko yang menjual pizza meskipun tidak terkenal seperti Pizza Hut atau Domino Pizza.

Ada sebuah kasus menarik yang saya baca di sebuah artikel tentang persaingan ketat bisnis pizza ketika Domino Pizza melakukan ekspansi besar-besaran, menghabiskan jutaan dollar untuk iklan. Ekspansi ini menyebabkan toko-toko pizza ini tergeser. Khususnya pizza yang juga melayani delivery order dari rumah ke rumah.

Perilaku konsumen untuk pizza delivery biasanya mencari nomor telepon dari Yellow Pages. Bisa dibayangkan ketika Domino Pizza memasang iklan satu halaman penuh di Yellow Pages yang membuat iklan pizza lainnya tergeser beberapa halaman ke belakang.

Ada sebuah toko pizza di Denver Colorado yang menurut saya berani, smart dan cepat menangkap peluang.

Apa kompetisi bisnis yang berani dilakukan:

Ia membuat poster, pin, fliers dengan tulisan:
“Bawa iklan Yellow Pages DOMINO PIZZA dan tukarkan Dengan POTONGAN HARGA KHUSUS!”

Apa yang terjadi?
 Serentak iklan-iklan Domino Pizza di Yellow pages menjadi sasaran vandalisme, mereka menyobek iklan ini dan menukarkannya dengan potongan harga khusus.

Pesan moral dari cerita diatas, pandai-pandai menangkap peluang, jangan terpaku dengan strategi konvensional. Kompetisi bisnis manapun akan lebih menarik jika Anda mau coba hal-hal baru yang mungkin lebih heboh dan berani. Biasanya semakin heboh akan semakin diingat.

Ingin belajar mengatasi kompetisi bisnis? Ikuti workshop business mastery sekarang juga.
Klik www.workshopbusinessmastery.com

 

“In business, you don’t get what you deserve,
you get what you negotiate”
Chester L. Karrass

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

4 Langkah Mencari Karyawan Handal

sacsacscsa

Saya sering kali mendengar mitos “Cari karyawan SUSAH”, saya setuju, bahkan bisa banyak yang membuktikan kalau karyawan memang susah diatur, susah cari yang bagus, atau malah banyak dibajak kompetitor.

 

Pernah mengalami ini?

1. Karyawan sudah interview, lolos jadi karyawan lalu batal jadi karyawan?

2. 100 di rekrut 101 resign?

3. Saat interview bagus, saat kerja ternyata tidak kompeten?

4. Skill bagus, attitude bagus, cocok dengan penghasilan, kerja hanya seminggu lalu resign?

 

Yes, hal ini terjadi karena ada beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengusaha kecil dan menengah. Ada 3 kesalahan fatal dalam mencari karyawan baru :

1. Tidak menetapkan kriteria yang jelas.

2. Merekrut Skill bukan merekrut Attitude

3. Tidak memiliki alat ukur motivasi, skill dan attitude dengan akurat

 

Saya bahas satu satu yah…

 

TIDAK MENETAPKAN KRITERIA YANG JELAS

 

Kalau saya bertanya, mengapa seorang karyawan resign dari perusahaan sebelumnya, biasanya mereka mengatakan:

# Tidak ada jenjang karir
# Tidak cocok dengan atasan
# Pindah rumah
# Tidak ada tantangan lagi
# Suasana kerja kurang enak

 

Artinya, karyawan ini akan mencari perusahaan yang TIDAK seperti yang diatas. Jika anda tidak dapat memberikan kepastian bahwa mereka akan lebih safe bekerja ditempat anda, mereka akan merasa sama saja.

 

MEREKRUT SKILL BUKAN ATTITUDE

 

Skill bisa dilatih, attitude susah diubah. Jarang sekali orang yang Skill bagus tapi perilakunya negatif yang mudah diatur oleh pengusaha. Kebanyakan, lebih mudah meningkatkan skill orang-orang yang perilakunya positif. Jadi, anda harus memiliki strategi cara memilih dan menilai attitude yang baik.

 

TIDAK MEMILIKI ALAT UKUR

 

Benar, untuk menciptakan standar sebaiknya anda memiliki alat untuk mengukur skill, attitude, atau bahkan performance. Ada banyak tools diluar sana seperti psikometrik test, DiSC test, MBTI, Graphology dan seterusnya. Buatlah cara mengukur standar agar dapat secara konsisten memiliki team yang handal.

 

Nah, ini dia 4 LANGKAH Merekrut Karyawan handal :

1. Buat kriteria berdasarkan, karakter, sifat, attitude dan apa yang membuat mereka frustrasi dalam bekerja saat ini.

2. Lakukan proses de-selection. Artinya, undang mereka-mereka yang memang memiliki karakter seperti yang tercantum di iklan lowongan.

3. Lakukan test drive. Jangan hanya interview, tapi minta mereka melakukan pekerjaan secara langsung. Bisa diberi tugas yang sederhana, agar anda bisa menilai cara kerja secara langsung.

4. Adakan induction training. Induction training adalah orientasi kerja, agar mereka memiliki rasa memiliki, rasa tanggung jawab karena memahami Visi, Misi, Budaya dan kebiasaan positif ditempat anda bekerja.

 

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.

sacsacscsa

Bisnis sukses, buat beberapa orang memiliki arti dan definisi sendiri-sendiri.  “Jika Anda ingin bisnis yang sukses dan sempurna, kerjakan semuanya sendiri!”   Nah, itu motto seorang teknisi. “Biar bisnis sukses, anda harus stand-by 24jam.” Itu motto security. “Supaya bisnis sukses, semua lapor ke owner.” Itu motto tuan tanah. Biasanya teknisi selalu mengandalkan keahliannya dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Tidak ada yang bisa dipercaya kecuali beliau.

Alhasil, teknisi tidak pernah percaya kepada siapapun kecuali diri sendiri yang mengerjakan. Tidak ada orang yang bekerja sebagus “saya”.

Pengalaman saya dalam membantu klien membangun bisnis yang sukses, saya menemukan pola yang menarik; seorang tour leader belum tentu menguasai bisnis tour and travel. Seorang hair dresser (stylist) belum tentu bisa membangun bisnis salon yang sukses. Seorang montir belum tentu bisa membuat bengkel yang besar, jika hanya mengandalkan kemampuan teknis mereka.

Kunci bisnis yang sukses adalah niat pengusaha untuk bermalas-malasan di kemudian hari, bukan sibuk dan banting tulang sampai usia mendekati ajal.

Apakah anda percaya jika anda bisa berbisnis dengan menggunakan uang orang lain?  Kenyataannya, kebanyakan bisnis besar menggunakan uang orang lain,  ide orang lain. Ketika Anda merasa tidak tergantikan, maka nasib bisnis Anda dibatasi oleh diri Anda. Apakah ini yang Anda inginkan? Saya yakin seyakin-yakinnya, jawabannya: tidak!

Kenyataan lain, bisnis yang sukses justru ketika menggunakan tenaga orang lain. Tidak selamanya menggunakan tenaga sendiri bisa membuat bisnis Anda sukses dalam ekspansi.

Kenyataan yang lebih hebat, bisnis besar menggunakan ide dan kreatifitas orang lain untuk maju dan berkembang. Bisnis yang sukses memberikan kesempatan kepada otak Anda untuk mempelajari hal-hal baru, kreatifitas baru, filosofi baru dan tentunya membawa Anda kepada tindakan baru.

So, masih percaya, untuk maju seorang pengusaha harus mengerjakan segala sesuatu sendiri?

Leadership is a potent combination of strategy and character. But if you must be without one, be without the strategy. – Norman Schwarzkopf

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

10 Tanda Bisnis sehat dan bersih

sacsacscsa

Siapa yang tidak menginginkan memiliki bisnis? Lebih lagi, siapa yang tidak menginginkan memiliki bisnis bersih dan sehat. Ini adalah idaman banyak pengusaha. Tentunya kita harus mendefinisikan sehat dan bersih.

Menurut saya bisnis sehat artinya memiliki kemampuan untuk menghidupi diri sendiri, membiayai lifestyle business owner dan pastinya biaya investasi pengembangan bisnis itu sendiri. Bersih, berarti, bebas dari tindakan korupsi, penggelapan, penyalahgunaan wewenang sampai taat pajak tetapi juga bertumbuh secara berkala.

Mengapa penting memiliki bisnis yang sehat

Seperti yang kita lihat, perubahan teknologi, permintaan konsumen, biaya yang membengkak, kompetisi yang juga tidak mau ketinggalan dan juga perubahan gaya hidup karyawan kita sendiri mempengaruhi kondisi bisnis. Bisnis yang terus menerus suntik modal, berarti mengalami kebocoran bisnis yang serius.

Alasan bisnis mengalami kebocoran

  1. Piutang tidak terkendali
  2. Sales banyak menjual tapi tidak suka menagih
  3. Pemenuhan kebutuhan konsumen tidak konsisten
  4. Kualitas yang buruk
  5. Tingginya angka reject
  6. Kontrol yang tidak konsisten
  7. Kurang perencanaan yang matang

Apa ciri-ciri bisnis yang bersih dan sehat?

Saya setuju jika bisnis sehat dan bersih memiliki karakteristik yang mirip. Berikut ini adalah 10 karakter yang menurut saya bisa dikategorikan sebagai perusahaan sehat.

1. Berjalan dengan system yang terkendali

Bisnis yang berjalan dengan system akan memungkinkan kita mengendalikan proses dengan baik. Sistem yang saya maksud bukan software, teknologi canggih, tetapi proses yang dikendalikan dengan cara yang baik. Sistem juga akan membantu kita mengurangi ketergantungan akan “super manager” atau orang yang “tak tergantikan”.

2.     Memiliki pertumbuhan profit yang sehat minimal 10-15% pertahun

Ya, saya tahu anda pasti berpikir, koq kecil banget hanya 10%? Realitanya, 80% bisnis tidak bertahan karena gagal mencetak profit karena mis-management. Pertumbuhan berkala lebih baik dari pada pertumbuhan dadakan, tapi juga jatuh dadakan.

3.     Memiliki karyawan yang produktifitasnya terukur

Produktif atau tidak seorang karyawan bisa diukur secara cepat dari apa yang mereka hasilkan. Sayangnya banyak pengusaha malas mengukur hasil kerja karyawan karena terlalu focus menyelesaikan masalah, tidak focus pada control.  Karyawan yang produktif akan menambah keuntungan, membawa nama baik perusahaan, membuat pelanggan merasa penting dan membuat karyawan lain feel good. Jika tidak, berarti anda memiliki potensi masalah jika dibiarkan.

4.     Bisa berjalan tanpa intervensi pemilik secara operasional

Anda pengusaha? Masih terlibat kegiatan operasional? Masih mengurus hal-hal sepele? Coba pikirkan, apakah waktu anda lebih berharga mengurus hal kecil atau menciptakan standar kerja dan struktur organisasi yang bisa membantu anda mengatur kerja team.  Kontrasnya, pengusaha yang gagal melepaskan urusan operasional akan menghambat kreatifitas team untuk memajukan perusahaan.

5.     Tidak suntik modal secara terus menerus

Nah, ini adalah musuh besar bisnis sehat. Suntik modal adalah tanda kebocoran serius. Apakah ada kebocoran sengaja atau tidak, pasti akan mempengaruhi kesehatan keuangan anda.

6.     Mampu membayar hutang

Efek samping bisnis yang gagal dalam pengelolaan cashflow, akan sulit bayar hutang tepat waktu. Mau profit margin tinggi? Anda bisa bayar lebih cepat ke supplier dan meminta potongan harga dari mereka. Kegagalan anda mengelola cashflow akan menyebabkan supplier menaikkan harga karena cost of fund yang harus mereka tanggung cukup besar.

7.     Memiliki perputaran stok yang tinggi

Apa hubungan antara perputaran stok dengan cashflow? Sangat besar. Stok yang anda beli tidak akan serta merta langsung terjual, betul? Untuk itu kemampuan team dalam menjual produk anda akan memberi anda kesempatan untuk mengisi ulang stok dengan lebih cepat. Maka anda harus rajin-rajin memberikan pelatihan kepada team anda agar mereka mampu menjual dengan lebih semangat.

8.     Punya budget besar untuk pelatihan karyawan

Ya, jika anda perhatikan, masalah cashflow akan berdampak pada banyak hal. Budget pelatihan yang besar adalah ciri penting bisnis sehat. Pelatihan tidak hanya akan menambah wawasan karyawan tetapi juga mengasah moral sehingga mereka akan berpikir dua kali jika ada kesempatan berbuat curang. Namun tidak sedikit pengusaha yang merasa pelatihan tidak akan memberi dampak, bahkan khawatir jika sudah diberi pelatihan, karyawan akan resign.

9.     Karyawan loyal lebih banyak dari yang keluar masuk

Mencari karyawan baru biayanya 9 kali lebih mahal dari menjaga karyawan lama. Waktu untuk melatih, membina, mengijinkan mereka berbuat kesalahan, sangat mahal harganya.

10.    Punya dana promosi yang besar

Marketing adalah alat yang bisa anda gunakan untuk membangun brand, loyalitas pelanggan, loyalitas team, dan menambah customer baru. Banyak bisnis yang tidak punya dana promosi akhirnya harus terus menerus bergerilya dan bergantung pada customer lama. Ketika customer lama pindah ke lain hati, penjualan langsung turun drastic.

Semoga apa yang saya bahas memberi anda inspirasi, agar anda terus mengupayakan memiliki bisnis yang sehat, bersih, bertumbuh dan bermanfaat bagi banyak orang.

Salam pencerahan…
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Change Management & Leadership Development Program

sacsacscsa
Every day, a leader with a good idea fails at change management. Most fail because they can’t get beyond vision. Successful leaders need to take a holistic approach to organizational change, breakthrough and science of achievement: working top-down to influence stakeholders and mobilize support, and bottom-up to keep projects and people moving forward. Influence & inner motivation is the most important skills in Leadership.

Employee disengagement is at an all time high, costing U.S. organizations over $300 billion per year (according to Gallup’s conservative estimate). Data from Gallup also states that 96% of engaged employees trust their companies, while only 46% of disengaged employees do.  Deloitte LLP states that one-third of working Americans say they will try to find a new job once the recession is over, and 48% of that group cited losing trust in their employer as being the primary factor.

Lack of trust is never about other people, it’s always about internal self confidence. If company are able to motivate and improve employee’s self confidence, they will eventually ready to accept any change, challenges and move towards success.

TCI Leadership training sessions are designed for those who are looking to learn better leadership skills, unlock highest potential, dealing with changing environment which can then be readily deployed back into their own business environment.  We have seen changes happening from almost every market area, every geography, every job type from different department, from the CEO, to the new recruit fresh out of college using our peak performance system.
Here’s Some Example of dysfunction of a team
  • Suspicion of leader’s motives
  • Lack of accountability
  • Manipulation of information or data
  • Focusing on activities, not on company’s goals
  • Disguise or hiding valuable information
  • Blind loyalty, Silos and disintegrated workforce
  • Not listening to those closest to the work
  • Double-talk
  • Narrow decision making
Our Objective:
  • Project Leaders will learn how to motivate employees to respond change with enthusiasm.
  • C- Level will see organization staff support and become practically involved with breakthrough programs rather than resistance buy building trust.
  • Team will learn to have more influence on other people both within the organization, your partners and customers.
  • To teach simple, insightful ways to interact more positively to achieve organizational success
  • To show how to find motivation become easy and effortless.
  • And to help participants How to maintain positive attitude towards change.
What We Will Cover:
  • Importance of change
  • Universal Laws of Breakthrough & Transformation
  • Powerful Formula For Change
·      Managing change vs Value alignment
·      Personal dreams, goals, action plan
·      Negative Belief Buster System
·      Seizing The Power That Is Already Within You
·      Increase confidence and self esteem
Agenda
09.00 – 10.3009.00 – 10.30
·      Ice Breaking
·      Activating Left&Right Brain For Improving Emotional Intelligence
·      6 Universal Law Of Breakthrough
·      Impossible To Possible Exercise
·      Understanding Change
·      Formula For Change
10.30 – 10.45 Break
10.45 – 12.00
·      Dream & Goal Setting Exercise To Respond Change
·      Cycle Of Business
·      Leadership For Effective Culture
·      Values and Belief system that shapes your identity
·      Be-Do-Have thinking system
·      Closing
Tom MC Ifle
Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer 
PT. Aubade Makmur