5 Rahasia agar Omset Melejit dengan Cepat

sacsacscsa

Top Coach Indonesia – Apa sih yang Anda perlukan dalam merintis usaha? ACTION!! Itulah yang harus Anda lakukan. Tanpa tindakan apalah arti sebuah teori. Namun Anda juga perlu mencari cara mengembangkan dan menaikan omset dengan berbagai strategi.

Hal yang penting saat memulai usaha, tetapkan fokus Anda dulu. Fokusnya dibagian yang mana? Fokus utama Anda sebagai Entrepreneur yang baru letaknya di perluasan omset. Itu harus yang menjadi fokus Anda. Keinginan untuk membuka cabang dan merekrut karyawan sebaiknya diurungkan saja dulu. Anda lebih baik memastikan omset Anda stabil dan terus meningkat sedikit demi sedikit.

Saya kali ini akan membagian metode sederhana pebisnis untuk menaikkan peringkat omset usaha. Anda simak dengan baik, ya!.

Target & Market Berpotensi

Menaikkan omset artinya Anda harus memastikan target pasar atau pun target pada konsumen yang potensial. Hal itu sangat perlu Anda lakukan. Anda dapat mengumpamakan kalangan remaja / mahasiswa berarti fokus produk melayani kebutuhan remaja. Beda halnya jika fokus Anda kalangan atas, maka gunakan produk exclusive seperti pada Chadpad Bag Organizer. Anda perlu memiliki pengelompokkan dalam metode market berpontesial (urban series).

Promosi

Nah, untuk yang ini Anda harus membuat strategi promosi dengan baik. Anda bisa memulainya dengan menjadwalkan perencanaan waktu periodik untuk mencapai target yang telah dipatok. Dalam rencana promosi ini UKM memiliki peran penting yang sangat mendukung.

Paket Produk

Anda memiliki tugas yang cukup lumayan berat. Tugas Anda untuk menjaring konsumen melakukan aktivitas pembelian jumlah banyak. Sebaiknya Anda membuat beberapa paket produk dengan tujuan agar konsumen tertarik dan membeli lebih produk yang Anda jual. Saya beri contoh semacam adanya paket hemat, paket hebat, atau paket yang diadakan setiap menyambut hari besar seperti lebaran dan hari-hari lainnya.

Product Development

Cara lainnya yang dapat Anda lakukan dengan mengembangkan produk bisnis Anda. Bagaimana cara mengembangkannya? Tak perlu khawatir, Anda dapat membuat aneka produk/varian yang lebih inovatif. Di sini, Anda dituntut untuk lebih peka dengan kebutuhan pembeli. Ibaratkan pembeli adalah raja.

Metode inovasi produk yang bisa Anda gunakan, seperti ukuran, jenis, tipe, fitur yang berbeda dari masing-masing produk. Anda sebaiknya membuat produk turunan seperti misal Handphone Pouch Organizer. Saat Anda menjual produk itu, maka lakukanlah bersamaan dengan Anda menjual Gadgets’s Charger Organizer.

Insentif bagi Konsumen

Konsumen yang membeli dalam jumlah besar atau kecil bukanlah masalah bagi Anda. Besar atau kecil, mereka tetaplah konsumen baik Anda. Anda dapat memberikan insentif kepada para konsumen miliki Anda, baik yang sering membeli produk dengan skala kecil maupun besar. Caranya Anda bisa memberikan bonus diskon harga, tambahan hadiah dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin belajar bagaimana cara menciptakan Business System yang efektif. Untuk informasinya Anda dapat klik link ini : http://demo.topcoachindonesia.com/bisnis/

Related Articles :
– Teknik Pemasaran Jitu untuk Usaha Anda
– 4 Jurus Jitu Hadapi Komplain Pelanggan
– Usaha Kuliner Unik : Kreatif, Variatif dan Menarik
– Tingkatkan Fokus Rapat dengan Topless Meeting
– Tips Usaha Sukses yang Mudah dan Sederhana

Salam Pencerahan,
Tom Mc Ifle
Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

 

Strategi Promosi – Jangan Fokus Kepada Produk

sacsacscsa

Strategi promosi menentukan sukses atau tidaknya Perusahaan Anda. Jika strategi promosi bergantung pada produk bagus, bisa jadi Anda terjebak pada sebuah kesalahan fatal. Kesalahan yang ini adalah kesalahan yang kita pikir sangat tidak masuk akal. Coba anda perhatikan iklan-iklan anda, perhatikan produk-produk anda, atau mungkin saya bisa memberikan contoh salah satu iklan yang menarik.

 

Ini contoh headlinenya atau contoh produk yang dijual, katanya begini, “Dapatkan handphone terbaik tahun ini, pemenang the best technology in the world.”

 

Ini adalah satu headline yang baik, namun ini juga merupakan sebuah kesalahan, mengapa? Karena kita fokus hanya pada produk, tidak mengundang intrik, yang mengundang rasa ingin tahu.

 

Bandingkan jika perusahaan handphone ini menggunakan headline: “Kecerdasan Dunia ada didalam genggaman Anda, mau tahu caranya?”

 

Coba rasakan, mana yang lebih komunikatif dan membuat prospek kita merasa untuk mereka. Ini hanya sekedar seperti pernyataan biasa. Saya beri satu ilustrasi menarik yang terjadi di lampu merah-lampu merah. Bayangkan ada pedagang asongan yang teriak-teriak dijalan, “koran koran koran!” “koran koran koran!” “koran koran koran!” , tetapi satu pedagang lain berteriak, “Berita baru, Osama Tewas!” “Berita baru, Osama Tewas!” “Berita baru, Osama Tewas!”

 

Nah, mana yang lebih menarik? Saya yakin anda akan memilih pedagang kedua, mengapa?

  • Memiliki fokus headlinenya jelas
  • Fokus kepada apa yang diinginkan pembaca
  • Provokatif, mengundang rasa ingin tahu

 

Berapa banyak iklan yang pernah anda lihat tidak ber-resonansi dengan pembacanya, berkomunikasi atau mengundang rasa ingin tahu? Bayangkan jika iklan ini ditayangkan terus menerus tanpa diukur? Berapa besar budget iklan yang mengucur begitu saja tanpa hasil?

 

Ini adalah sebagian contoh Strategi Promosi dengan headline yang sangat menarik:

  • Rahasia Membuat Orang Menyukai Anda
  • Kekhilafan Sederhana Yang Membuat Seorang Petani Kehilangan 3 miliar Setahun
  • Saran Bagi Istri Yang Suaminya Tidak Bisa Menabung
  • Seorang Anak Kecil Yang Memenangkan Hati Dunia
  • Siapa Yang Sangka Seorang Wanita Bisa Menurunkan Berat Badan-Sambil Menikmati Makanan Nikmat Bersamaan?
  • Saya Adalah Milyarder, Anda Pun Bisa!
  • Bagaimana Saya Bisa Meningkatkan Memori Dalam Satu Malam
  • Dokter Di Indonesia Mengatakan, 2 Dari 3 Orang Wanita Memiliki Kulit Cantik Dalam 14 Hari, Menggunakan …..
  • Tahukah Anda, Gaji Anda Menyimpan Harta Karun Tak Ternilai?
  • Bagaimana Saya Bisa Kaya Dengan Ide Yang ‘Konyol’
  • Kebodohan Saya Yang Membuat Saya Kaya Raya

 

Perhatikan semua headline diatas mengandung:

  • Problem yang dialami prospek
  • Solusi terhadap sebuah masalah
  • Mengundang rasa ingin tahu
  • Provokatif menantang pembaca untuk berpikir

 

Tidak ada satupun yang menonjolkan ego sebuah produk atau ego Perusahaan. Pertanyaannya sederhana:

 

Perhatikan strategi promosi anda, apakah iklan anda menonjolkan produk atau fokus pada penyelesaikan problem mereka? Lalu, bagaimana kalau misalnya produk anda yang mendapatkan penghargaan? Apa benefit terbesar, jika mereka membeli?

 

Prospek anda akan mengatakan “Oh ya, saya ingin memiliki produk ini karena, ini produk yang luar biasa, sudah menang award, tapi, bagaimana produk ini bisa menyelesaikan problem saya, yah?” Itu sebabnya banyak iklan bagus, keren, tapi tidak terjadi penjualan.

 

Diatas adalah tips strategi promosi, ingat Headline adalah iklannya iklan anda. Jika tidak menarik, calon customer anda akan melewatkan iklan anda begitu saja. Pastikan fokus anda ada pada prospek bukan hanya produk.