MEA Tuntut Kesiapan SDM di Bidang Logistik

sacsacscsa

Jakarta, 11 September 2014 – Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 memaksa banyak pihak untuk terus bersiap dan berbenah diri. Bahkan, muncul gagasan perlunya sertifikasi bagi sumber daya manusia di sejumlah bidang guna menghadapi MEA pada 2015.

Salah satu bidang yang juga dinilai perlu dilakukan sertifikasi adalah bidang logistik. “Perlu uji kompetensi untuk sumber daya manusia yang bekerja di rantai logistik, terutama pada era MEA 2015,” kata Dosen Program Studi Akuntansi Universitas Katolik Atmajaya Clara Linggaputri Benarto pada seminar nasional tentang Sistem Logistik Nasional di Jakarta.

Menurut Clara, persoalan sumber daya manusia (SDM) menjadi penting, sebab pada pemberlakuan pasar bebas ASEAN, tenaga kerja dari sembilan negara akan bebas masuk ke Indonesia. “Termasuk tenaga kerja bidang logistik, pekerja yang berada di pelabuhan bagaimana kompetensinya, masih dipertanyakan,” ucapnya.

Badan Pengurus Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) ini mengatakan pada pemberlakuan MEA, perusahaan logistik akan menetapkan standar kapasitas tenaga kerja. Dengan kondisi SDM di Indonesia yang belum teruji kompetensinya maka posisi mereka rawan tergeser tenaga kerja asing.

“Belum lagi kendala bahasa, pekerja di pelabuhan-pelabuhan juga harus bisa menguasai bahasa internasional,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah harus segera mempersiapkan SDM logistik dan pendirian bidang studi logistik di beberapa perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis.

Mempersiapkan SDM di kalangan profesional maupun pengusaha pun mutlak diperlukan. Karena itu, Top Coach Indonesia selaku lembaga pelatihan bisnis atau business coaching senantiasa menggelar workshop maupun pelatihan bagi profesional maupun pemilik usaha agar lebih berdaya saing dalam menghadapi MEA 2015.

QH

Related Articles :
Galakkan Kewirausahaan dengan Gerakan “Oneintwenty”
IKM Sebaiknya Bebas Pajak
TOP COACH INDONESIA Menggelar Business System MasterClass untuk 
  Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
BNI Ekspansi Bisnis Remitansi ke Tiga Negara
Makassar Jadi Kota Bisnis Terbaik 2014
Mebel Lokal Bakal Kuasai Asia Tenggara
Pameran Produk Bagi Wirausaha Baru Digelar
Pemerintah Pacu Lahirnya Wirausahawan Baru
LPDB Fasilitasi Kaum Muda Berwirausaha
Bunga Rendah untuk Pengembangan UMKM