Eddy W. Santoso Sukses dengan Berbisnis Jamur

sacsacscsa

Sukses dengan berbisnis jamur tentu bukan hanya isapan jempol belaka. Semua orang memiliki peluang yang sama untuk bisa meraih sukses melalui bisnis jamur. Salah satunya yaitu Ir. Eddy W. Santoso yang sukses membangun PT. Teras Desa Intidaya untuk membudidayakan jamur lingzhi, hiratake, shiitake, hon shimeiji, jamur tiram, jamur kuping, maitake, dan enoki.

Memulai usaha budidaya jamur di saat krisis moneter terjadi, tentu bukan perkara mudah bagi seorang Eddy W. Santoso. Pada awalnya lelaki lulusan Teknik ITB ini tidak tertarik untuk terjun menekuni bisnis budidaya jamur. Beliau lebih berminat menekuni bisnis komputer sebagai peluang usaha yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Namun sayang, perjalanan bisnis komputer yang telah dijalankannya selama 15 tahun ini harus gulung tikar diterjang badai krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1997.

Kegagalannya dalam menjalankan bisnis komputer membuat Eddy harus berpikir keras dan berusaha bangkit dari keterpurukan yang sedang Ia alami. Saat itu permintaan komputer nyaris terhenti, sehingga Ia harus mencari peluang bisnis baru yang lebih menjanjikan di tahun-tahun yang akan datang.

Sejak kejadian tersebut, setiap harinya Eddy melakukan riset pasar dan belajar dari para pengusaha sukses yang ada di sekitarnya. Dan setelah melakukan pengamatan yang cukup lama, Eddy pun menjatuhkan pilihannya untuk menekuni bisnis jamur sebagai usaha barunya. Peluang tersebut diambil Eddy karena pada dasarnya tanaman jamur cukup mudah untuk dibudidayakan, terutama di daerah dingin seperti Jawa Barat. Selain itu kandungan gizi pada jamur juga cukup tinggi, sehingga peluang pasarnya pun masih sangat terbuka lebar.

Setelah tiga tahun menjalankan bisnis budidaya jamur, Eddy semakin optimis bahwa dirinya tidak salah memilih peluang bisnis. Pasalnya dari tahun ke tahun, permintaan pasar jamur semakin menunjukan peningkatan yang cukup tajam. Bahkan bisnis jamur yang dikembangkan Eddy belum bisa mencukupi permintaan jamur di sekitar kota Bandung dan Jakarta.

Melihat permintaan jamur (terutama jamur hiratake dan jamur lingzhi) yang terus meningkat, Eddy pun mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan kurang lebih 1 hektar lahan yang ada di Lembang untuk membudidayakan jamur. Tidak hanya itu saja, Eddy pun menggandeng para pemuda pengangguran di sekitar lokasi tersebut untuk diberikan pelatihan budidaya jamur sebelum mereka direkrut sebagai karyawan PT. Teras Desa Intidaya. Bahkan kesuksesan bisnis jamur Eddy tidak berhenti sampai disitu, untuk memperluas bisnis jamurnya Ia pun menjalin kerjasama dengan beberapa petani plasma guna mencukupi permintaan pasar jamur obat yang terus meningkat.

How to Turn Your Worst Employee into Superstar

sacsacscsa
Judul workshop   : How to Turn Your Worst Employee into Superstar
Jumlah waktu   : 1 Hari ( 8 jam )
Target audience : Manager, Marketing, Sales, Direktur
Mengapa topic ini penting?
Di era globalisasi ini mendapat karyawan yang tepat tidak mudah, apalagi dengan lajunya perubahan yang ada. Rupanya banyak faktor yang mempengaruhi ketersediaan sumberdaya manusia yang handal, mulai dari kualitas pendidikan, mental generasi muda dan perkembangan teknologi yang telah merevolusi gaya hidup.
Namun, tahukah anda fakta-fakta ini sedang terjadi saat ini:
1. Kita menghabiskan waktu 90% untuk karyawan yang buruk
2. 10% karyawan anda sudah saatnya dirumahkan
3. 80% Pemborosan terjadi karena karyawan yang tidak kompeten
4. Cara kerja generasi milenium sangat unik, mereka mudah bosan dan tidak setia
5. Biaya mempertahankan karyawan 7 kali lebih murah daripada rekrut baru
Jika bisnis anda mengharapkan produktifitas yang baik, anda wajib memiliki kemampuan untuk menciptakan sinergi yang mendukung kemajuan bisnis. Sinergi ini adalah manifestasi dari team yang mampu melakukan tugasnya dengan baik, menjalankan teamwork yang efektif dan mengembangkan kemampuannya secara terus menerus.
Success Metric
Apa tujuan anda workshop dan apa benefit yang terukur jika peserta mengikuti?
Top Coach Indonesia telah membantu ratusan manager, leader, coach, consultant bahkan trainer yang ingin meningkatkan efektifitas dalam memberikan presentasi. Materi yang akan kami bahas bukan hanya mencakup teknis, namun sisi psikologis, body language, cara menggunakan alat bantu secara efektif akan kami ajarkan dengan cara langsung praktek.
Setelah training peserta akan mampu:
1. Bagaimana Cara Menilai 5 Dysfunction Team
2. Bagaimana Menganalisa kesalahan fatal saat melakukan rekrutmen
3. Bagaimana Memahami Generation Gap dengan karakteristik uniknya
4. Bagaimana cara menegur karyawan yang tidak produktif
5. Bagaimana menciptakan monitoring system yang menyenangkan
6. Bagaimana melakukan 4 langkah Melakukan counseling secara efektif
7. Bagaimana menerapkan 5 Langkah Membangun Team
Materi yang akan dibahas
Sesi 1:  0900 – 10.30
• Introduction
• Mengenali 4 Generasi yang unik
• Mengenali cara kerja generasi tradisionalis, Gen-X, Gen-Y, Milennial
• 5 Kesalahan Fatal mengelola team
Sesi 2 : 10.45 – 12.00
• 5 Dysfunction team dan cara mengatasinya
• Memahami 6 kebutuhan dasar manusia
• Membangun rasa percaya diri karyawan terhadap perusahaan
• Memilah team yang mengalami Hambatan Skill dan Hambatan Attitude
Sesi 3 : 13.00 – 14.30
• Menggunakan 4 langkah Solution Focused counseling
• Menetapkan goal yang Fun
• Menciptakan pengkondisian mental
• Memberikan otonomi dengan visual control
Sesi 4 : 14.45 – 17.00
• 5 langkah membentuk team yang ideal
• Melakukan penempatan, right man-right place-right time
• Menciptakan budaya positif
Metode Training
• 50% materi dibawakan langsung, 50% peserta akan melakukan praktek
• Materi powerpoint
• Workbook dan tools
Investasi
• Public : Rp. 5.500.000/orang
• Early bird: Rp. 2.200.000
Tidak termasuk:
• Venue, tiket pesawat, akomodasi
• Ppn 10%
Termasuk
• Sertifikat
• Handout peserta
• Makan siang dan coffee break
Fasilitator
Tom MC Ifle adalah Certified Green Belt Six Sigma, Master Coach
Menyandang berbagai sertifikasi dan award, Fastest Platinum Mentor Achiever in 2007, Certified Hypnotherapist –American Board of Hypnotherapist, Certified NLP Master Coach by American Board of NLP, Certified Timeline Therapy by American Board of Timeline Therapy.
Most Awarded Client 2008 Nominee, Coaches Choice of the Year 2008 Nominee, Brand Coach of The Year 2008 Nominee, Top 100 Coach in the world, ActionMAN Award Asia Pacific 2007, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, Redaktur Khusus Majalah Eksekutif, Pengisi Kolom Majalah Luar Biasa, Fastest Platinum Mentor Achiever in 2007, Certified Hypnotherapist –American Board of Hypnotherapist, Certified NLP Coach by American Board of NLP, Certified Timeline Therapy by American Board of Timeline Therapy
ABOUT TOP COACH INDONESIA
• Berdiri tahun 2009
• Telah melatih lebih dari 1000 pengusaha kecil menengah
• Menerbitkan lebih dari 150 Green Belt Six Sigma
• Menerbitkan lebih dari 100 tips edukasi dalam bentuk CD, DVD, Video Training, Gratis untuk dipelajari oleh UKM
• Mendapat Kepercayaan dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, BNI Syariah dan Bank Indonesia untuk melatih UKM dan Pimpinan Bank, serta berbagai perusahaan multinasional
• Meraih Penghargaan Anugerah Citra Indonesia 2012 kategori Pelatihan SDM Terbaik di Indonesia dari Kementrian Koperasi dan UKM
• Meraih Penghargaan The Inspiring Leader 2012 kategori The Best Innovator in Education dari Kementrian Perindustrian
• Visi : Menicptakan Satu Juta Milyarder
PERUSAHAAN YANG TELAH DI LATIH  OUR CLIENTS
Lautan Berlian Utama Motor Mitsubishi Dealer
Kemilau Printing
Mirota Batik Retail
Lee Cooper Indonesia Retail store
Lois Jeans Manufacturing
Planet Surf   Retail store
X8 Retail store
Ocean Centra Furnindo Manufacturing
Kimberley-Clark Paper
PT. YomartRukunSelalu Retail store
Planet Elektrik Distributor
Telkomsel Cellular Operator
Bank Mandiri Bank
Bank Indonesia Yogyakarta Central Bank
Bank Indonesia Sulut Central Bank
Bank BNI Bank
Asia Plast Indonesia, Tbk Plastic Manufacture
SeksunPresisiEnginnering Stamping Manufacture
SamudraLuasParamacitra Rubber Manufacture
Dream Tours and Travel Tours and travel
Megapolitan Group Property
PT. Romas Indonesia Alfa SaktiOil and Gas Instrument
Sinotif Education Centre Tutoring Industry
Stella Marris International School International School
Ponny Express Outsourcing Services
BPR.GunungRizki Bank
KospinSekartama Financial Institutions
Gemavisi Electronics Co, Ltd. Distributor
Home Décor Home decoration
Frina Lestari Nusantara Automotive Manufacturer
Perdana Group, Tbk Distributor
Panorama Tours, Tbk Travel agent
Leo Stephen Salon Hair Stylist
Muse Photography Photo studio
Makarizo Hair Studio
Saint-Gobain Construction Product
Tirta Varia Distributor Aqua
Utama Group Distributor Power tool
Power air Distributor kipas angina
HAVI Logistic Distributor McDonald
Planet Elektrik Distributor Air Conditioner
IDSmed Distributor Alat Kesehatan
Ridho Agung Distributor Alat Kesehatan
Makarizo Distributor Hair Beauty Product
Hasdi Mustika Distributor Teak Wood
Perdana Group Distributor Tunggal Olympus

Training Change Management PT.Intertec

sacsacscsa

 

“Terima kasih Coach Yudi, Training Change Management ini sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan semangat diri saya sendiri dan team saya” –Ferry-

“Very Good Training Change Management ini dapat memperdalam skill saya untuk mempengaruhi diri sendiri dan tim untuk melakukan perubahan agar menjadi lebih baik” –Cicha-

“Training Change Management ini sangat positif karena saya jadi termotivasi untuk berubah ke arah yang lebih baik, cara kerja dan pola pikir saya juga diubah kearah yang lebih baik” –Ayu-

“Training Change Management sangat bagus untuk terus mengevaluasi goal pribadi maupun perusahaan untuk lebih cepat dicapai, Semangat Intertec” –Yohanes D. Y.-

Be the winner, adaptasi atau punah, siap untuk perubahan untuk menjadi lebih baik atau mengatasi masalah, good motivation, tambah wawasan lagi, thanks to Mr. Yudi Candra” -Suryani –

“Training yang sangat membantu untuk memberikan informasi dan poin-poin penting untuk melakukan suatu perubahan, Good Sharing Coach Yudi” –Ferdy Djohan-

“Disadarkan untuk wajib melakukan adaptasi untuk berubah mengikuti perkembangan dunia, Kita harus mengikuti perkembangan agar tetap up to date, karena ini juga merupakan point yang sangat penting” –Merry Agustina-

Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?

sacsacscsa

Dalam suatu Kesempatan mengisi seminar  Entrepreneurship di Suku Dinas (SUDIN) Jakarta beberapa waktu yang lalu, kebetulan semua pesertanya adalah guru dan kepala sekolah. Alhamdulillah kebanyakan peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut. Buat mereka hal ini adalah sesuatu yang baru. Sengaja memang, saya bawakan tidak terlampau teoritik agar para peserta tidak mudah jenuh mengikutinya. Bahkan dalam beberapa kesempatan saya iringi dengan celetukan-celetukan ringan. Seperti, ketika saya mengucapkan salam kepada para peserta:”Assalammualaikum” dan peserta hanya sebagian kecil saja yang menjawab. Maklum karena acaranya kebetulan mendapat giliran pagi hari, mungkin masih agak ngantuk. Lantas saya katakan pada peserta: “ciri-ciri orang SU-SES adalah kalau menjawab salam tidak semangat”.  Peserta malah bingung. Kok jawab salam tidak semangat malah dianggap sukses. Rupanya para peserta salah mendengar yang saya katakan. Lalu, saya sampaikan pada mereka bahwa bukan sukses tetapi su-ses dan kepanjangan dari SU-SES itu adalah susah sukses. Kontan saja para peserta tertawa terbahak-bahak. Mungkin dalam benak mereka berkata: “ada-ada saja”.

Jika kita tengok data, terlihat fakta bahwa di Indonesia 83,1% sarjana S1 hanya menjadi karyawan dan hanya 5,8% menjadi pengusaha. Jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2007 tercatat sebanyak 10,01 juta orang dan terus bertambah sampai tahun 2008. Kata Ciputra seorang pengusaha properti ternama, harusnya dengan jumlah 220 juta, Indonesia butuh 4,4 juta entrepreuner (saat ini masih sekitar 400.000). Hemat kata, Indonesia kekurangan sekitar 4 juta pengusaha baru.

Sayang seribu sayang, pendidikan entrepreneur di negri ini masih berkutat pada hal-hal yang bersifat normatif. Masih seneng utak-atik hal-hal yang bersifat teoritis ansich. Lebih repotnya lagi kebanyakan yang mengajar di sekolah atau perguruan tinggi adalah pengajar yang tidak memiliki ketrampilan praktis berwirausaha alias bukan pebisnis. Alhasil, wajarlah selepas sekolah SMA atau sarjana, rata-rata pola pikir yang terbentuk adalah bagaimana mencari pekerjaan. Bukan menjadi pebisnis ulung.

Pada fase ini, saya ingin mengatakan bahwa pendidikan di negri yang kita cintai ini belum mampu mendorong lulusan SMA, SMK dan lulusan Perguruan Tinggi untuk menjadi wirausahawan atau saudagar. Kalaupun ada jumlahnya sangatlah kecil sekali. Padahal Dirjen Dikti menganggarkan 1 (satu) persen dari dana pendidikan yang telah disediakan pemerintah untuk pendidikan kewirausahaan dan anggarannya diajukan dalam APBN tahun 2009.

Bukti konkret dari yang saya utarakan di atas adalah, ketika saya meminta para peserta tunjuk tangan bagi yang sudah mempunyai usaha. Ternyata hanya 5 (lima) orang saja dari sekitar 200 hingga 300 orang peserta. Ini berarti hanya sekitar 2 – 4 persennya. Jadi, selama ini guru mengajarkan sesuatu yang tidak nyata alias text books. Sehingga, muridnya pun hanya mengenal pendidikan kewirausahaan dan bukan ketrampilan dan sikap mental kewirausahaan. Padahal yang sangat dibutuhkan justru ketrampilan dan sikap mental tersebut. Ini tidak berarti menihilkan peran pendidikan kewirausahaan.

Untungnya peran perguruan tinggi yang terkesan agak terlambat ini diambil oleh pendidikan non formal seperti Entrepreuner University, Entrepreneur College, Oase dan belakangan LP3I dengan LP3I Entrepreneur Center. Lembaga-lembaga inilah yang meski perannya belumlah signifikan ternyata cukup mampu melahirkan beberapa pengusaha baru.

Pada akhir sesi yang menyisakan 30 menit, saya memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya. Ternyata sangat banyak yang hendak bertanya, sehingga oleh moderator dibatasi sekitar 5 pertanyaan saja. Dan dari kelima pertanyaan tadi ada satu pertanyaan klasik yang menarik perhatian saya, yaitu bagaimana caranya mengembangkan  dan membesarkan usaha. Meskipun agak ‘kuno’ saya tetap terkesan dengan pertanyaan ini. Sebab, siapa sich yang tidak mau bisnisnya membesar. Iya nggak?

Saya jawab singkat pada si penanya: “competency x leverage”.  Kompetensi adalah kumpulan atau dimensi-dimensi yang terdiri dari skill, knowledge, self concept, self character, motif dan value. Saya katakan padanya: “ Saya yakin Bapak memiliki skill dan knowledge yang bagus di bidang yang bapak geluti sekarang ini”. Ia mengangguk tanda setuju. Saya anggap pula bahwa si bapak ini mempunyai dimensi-dimensi selain skill dan knowledge. Namun apakah itu semua cukup? Saya tegaskan, “sama sekali tidak”. Kenapa demikian? Karena kompetensi yang dimaksudkan tersebut barulah unsur internal saja. Dan kalaulah mau dihitung-hitung dengan konsep probabilitas. Katakanlah kira-kira maksimal hanya 50% saja. Coba bayangkan kalau si pemilik bisnis hanya memiliki pengetahuan dan ketrampilan, dan hanya sedikit punya konsep diri, motif maupun value. Maka yang terjadi kompetensi nilainya bukanlah 50%, tetapi kurang dari itu. Berarti sisanya yang 50% adalah Leverage. Apa itu leverage?

Gampangnya leverage adalah daya ungkit atau dalam istilah marketing yakni co-branding. Saya menyebutnya sebagai ilmu ‘nempel’. Bagaimana supaya kita punya daya ungkit yang besar. Mau tidak mau sebelum kita bisa nempel sama orang atau bisnis lain, maka mesti punya kompetensi dulu. Calon mitra kita akan melihat terlebih dahulu kompetensi apa yang kita miliki. Sebagai contoh, pada waktu saya menjabat sebagai Business Manager (assistant to GM) di PT. Wicaksana ada sebuah perusahan minyak goreng dari Medan (baca: Brand Sania yang kini masih beredar)  yang ingin mendistribusikan produknya melalui Wicaksana. Mereka tahu bahwa mereka tidak akan mampu melakukan sendiri, mengingat mereka belum banyak pengalaman soal jalur-jalur distribusi yang efisien dan efektif. Setahu saya tidak sampai lima tahun ketika perusahaan ini sudah cukup paham lika-liku distribusi mereka mendistribusikannya sendiri. Nyatanya hingga hari ini minyak Goreng Sania masih beredar di pasaran. Inilah bukti konkret kehebatan leverage. Contoh lain adalah, betapa Bank Muamalat Indonesia (BMI) saat ini tumbuh pesat. Kenapa mereka bisa sedemikian  cepat? Tidak lain dan tidak bukan, sebabnya adalah mereka mampu menggandeng PT. POS Indonesia sebagai jalur distribusi BMI. Ini yang namanya mantap dan sehat.

Kedua contoh di atas saya utarakan pada si penanya, lalu saya tegaskan bahwa supaya usaha berkembang maka leverage menjadi jalan yang sangat baik supaya bisnis Anda bisa melesat bak anak panah. Lagi-lagi dia mengangguk penuh senyum plus keyakinan tanda setuju dan yakin bahwa usahanya bisa berkembang dan membesar. Yang tidak boleh dilupakan formula di atas adalah faktor kali. Berbeda dengan penjumlahan, faktor kali ini peningkatannya sangat signifikan. Sebagai contoh 2 X 6 sama dengan 12, berbeda kalu 2 + 6 jumlahnya hanya 8. Jadi jelaslah sudah bahwa variabel kompetensi jika dikalikan dengan variable leverage hasilnya pasti dahsyat. Kalau mau bukti coba saja!!!

Salam Pencerahan,

COACH EKO SUPRIYATNO

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Two Days Public Training : MENYUSUN STRATEGI BISNIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD

sacsacscsa

 

  • MENGAPA PERUSAHAAN GAGAL MENGIDENTIFIKASI STRATEGI?
  • MENGAPA STRATEGI TIDAK MEMBUAT PERUSAHAAN PERFORM?
  • BAGAIMANA  MEMBUAT  STRATEGI BISNIS YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN PERUSAHAAN?
  • BAGAIMANA AGAR SETIAP KARYAWAN BEKERJA SESUAI VISI PERUSAHAAN?

 

TEMUKAN SOLUSINYA

DALAM WORKSHOP INI…!

Perubahan lingkungan bisnis seringkali sulit untuk diantisipasi, karena berjalan tidak linier. Sehingga ketidakpastian tersebut justru menjadi kepastian yang sering terjadi. Untuk mengurangi factor turbulensi perlu ada rencana strategi dan ukuran-ukuran kunci atau Key Performance Indicator (KPI) yang dapat memberikan panduan bagi kegiatan di perusahaan. Sayangnya masih banyak perusahaan yang sulit membedakan antara Key Performance Indicator (KPI) dengan Performance Indicator (KPI). Untuk itu perlu disusun perencanaan strategis yang tepat.

Perencenaan strategis memungkinkan perusahaan melakukan pemetaan yang tepat dan terarah sesuai tujuan yang diinginkan. Untuk itu perlu dibuat peta jalan yang jelas agar setiap tahun perusahaan mengetahui langkah yang harus dilakukan.

Perencanaan strategis dapat menggunakan pendekatan tradisional  (tanpa BSC) atau menggunakan BSC. Metode Balancae Score Card (BSC) memungkinkan perusahaan melakukan langah-langkah strategis yang mudah diukur dari berbagai perspektif.

Pelatihan ini juga dilakukan secara gamblang sehingga mudah dimengerti karena dikembangkan berdasarkan pengalaman praktis di perusahaan. Model pembelajaran yang berhasil akan menjadi pola dalam pelatihan ini

 

Tujuan dan Manfaat Pelatihan :

Workshop ini didesain untuk memandu para peserta menyusun perencanaan strategis dengan lebih matang dan terarah.

 

Materi :

  1. Analisis lingkungan bisnis
  2. Analisis Portofolio Perusahaan
  3. Menyusun formulasi startegi dengan Tows analysis, GE matric maupun Grand strategy matrix.
  4. Analisis Industri untuk mendapatkan Key success factor (KSF)
  5. Pilihan strategi menggunakn QSPM
  6. Menuangkan target kinerja perusahaan ke level divisi/departemen
  7. Menuangkan target kinerja perusahaan ke level individu
  8. Metode untuk mengidentifikasi KPI dari beragam peran dalam organisasi.

 

Metode Pelatihan :

  1. Pemaparan materi menggunakan  modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini.
  2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  4. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat  merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

 

Model Pelatihan                                                    Persentase

– Teori                                                                    – 30%

– Kiat/Tips Praktis Praktis Pelatihan                     – 25%

– Studi Kasus Pelatihan                                        – 20%

– Assignment/ Simulation / Role Play /FGD            – 20%

– Games / Ice Breaking                                         – 5%

* Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment

 

Peserta :

Business Owner.


Fasilitator :

Eko Supriyatno SE, MM, Mtb

Beliau adalah lulusan dari PPM Institute dengan konsentrasi pada Manajemen.Saat ini masih aktif sebagai kolumnis Master Terapi Bisnis Manajemen dan Pembicara workshop di Koran dan Majalah Tempo. Beliau juga menjabat sebagai direktur PT. Terapi Bisnis Indonesia dan  konsultan yang bergerak dibidang jasa konsultasi manajemen. Ia adalah mantan direktur LP3I MTC dan Managing Director LP3I entrepreneur Center. Selain itu beliau adalah seorang instruktur/trainer/speaker pada berbagai workshop dan training di bidang sumber daya manusia dan pemasaran. Sebelumnya, beliau telah sukses sebagai praktisi, terbukti dari berbagai posisi yang pernah disandangnya. Posisi Assistant Manager di PT Astra International pernah dipegangnya, serta posisi Business Manager di PT Wicaksana Overseas International Tbk. Selain itu beliau pernah bekerja sebagai direktur training LP3I (lembaga pendidikan ternama). Beberapa proyek yang pernah ditanganinya adalah Penyusunan Job Description, Pengembangan dan Desain Organisasi, strategi SDM, Pengembangan Peran Baru SDM di berbagai perusahaan retail, Fast Moving Consumer Good (FMCG), pelayaran dan Penerbangan. Tak diragukan lagi bahwa beliau sangat piawai dalam mengemukakan formulasi-formulasi baru di bidang SDM, Marketing dan Strategi yang bersifat praktis. Beberapa training yang seringkali dibawakan adalah Negotiating skills, Goal Setting With Smart KPI, Time Management, Marketing Intellegence, Effective Marketing for Your Company, Smart Selling, Managing HR for Beginner, Recruitment Handbook dan lain-lain.

 

KLIEN :

  •   PT. PUSRI
  •   CIMB NIAGA
  •   CU Pancur Kasih ( Kalimantan )
  •   CUKK ( Kalimantan )
  •   PERTAMINA
  •   CAPITAL RISK MANAGEMENT ( Malaysia )
  •   Universitas IPB
  •   PT. Trans Poer Marino
  •   PT. Wiraswasta Gemilang Indonesia, dll

Two Days Public Training : Cara Mudah Menyusun Job Analysis

sacsacscsa

Mendapatkan SDM atau karyawan yang handal dan jumlah yang tepat tidak mudah. Analisis jabatan merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan tenaga kerja yang handal dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dalam pelatihan ini juga akan dibahas mengenai analisis beban kerja, persyaratan jabatan sampai dengan evaluasi jabatan.

Melalui pelatihan ini akan membantu mengatasi masalah kesulitan dalam menyusun analisa pekerjaan atau jabatan. Pelatihan ini menjelaskan secara praktis bagaimana sebaiknya membuat suatu uraian jabatan sehingga berbagai informasi penting yang ada di dalamnya mudah dipahami dan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan perusahaan khususnya departemen SDM. Pelatihan ini juga dilakukan secara gamblang sehingga mudah dimengerti karena dikembangkan berdasarkan pengalaman praktis di perusahaan. Model pembelajaran yang berhasil akan menjadi pola dalam pelatihan ini.

 

Tujuan Pelatihan :

  • Mengerti konsep dasar mengenai job analysis
  • Memahami bagaimana mendapatkan SDM yang handal
  • Memahami berbagai kegunaan analisis jabatan secara praktis
  • Mampu menguraikan langkah-langkah menulis analisa jabatan
  • Mampu mengimplementasikan langkah-langkah menulis analisis jabatan
  • Mampu mengatasi hambatan pada saat penulisan amalisis jabatan
  • Dapat dipraktekkan oleh perusahaan khususnya bagi departemen SDM sesuai  kondisi perusahaan
  • Mampu membuat analisa jabatan yang benar

 

Pokok bahasan :

  • Vision & Mission
  • Job analysis backround
  • Policy of Job analysis
  • The principles of Job analysis
  • Usefull of Job analysis
  • Procedure of Job analysis
  • Job analysis : HR tool
  • Fields of job information
  • Job Description
  • Job requirement
  • Workload analysis
  • Job evaluation
  • Job Classification
  • Pemecahan Masalah studi kasus Job analysis

 

Metode Pelatihan :

  1. Pemaparan materi menggunakan  modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini.
  2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  4. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat  merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

 

Model Pelatihan                                                    Persentase

– Teori                                                                    – 30%

– Kiat/Tips Praktis Praktis Pelatihan                      – 25%

– Studi Kasus Pelatihan                                        – 20%

– Assignment/ Simulation / Role Play /FGD            – 20%

– Games / Ice Breaking                                         – 5%

* Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment

 

Fasilitator :

Eko Supriyatno SE, MM, Mtb

Beliau adalah lulusan dari PPM Institute dengan konsentrasi pada Manajemen.Saat ini masih aktif sebagai kolumnis Master Terapi Bisnis Manajemen dan Pembicara workshop di Koran dan Majalah Tempo. Beliau juga menjabat sebagai direktur PT. Terapi Bisnis Indonesia dan  konsultan yang bergerak dibidang jasa konsultasi manajemen. Ia adalah mantan direktur LP3I MTC dan Managing Director LP3I entrepreneur Center. Selain itu beliau adalah seorang instruktur/trainer/speaker pada berbagai workshop dan training di bidang sumber daya manusia dan pemasaran. Sebelumnya, beliau telah sukses sebagai praktisi, terbukti dari berbagai posisi yang pernah disandangnya. Posisi Assistant Manager di PT Astra International pernah dipegangnya, serta posisi Business Manager di PT Wicaksana Overseas International Tbk. Selain itu beliau pernah bekerja sebagai direktur training LP3I (lembaga pendidikan ternama). Beberapa proyek yang pernah ditanganinya adalah Penyusunan Job Description, Pengembangan dan Desain Organisasi, strategi SDM, Pengembangan Peran Baru SDM di berbagai perusahaan retail, Fast Moving Consumer Good (FMCG), pelayaran dan Penerbangan. Tak diragukan lagi bahwa beliau sangat piawai dalam mengemukakan formulasi-formulasi baru di bidang SDM, Marketing dan Strategi yang bersifat praktis. Beberapa training yang seringkali dibawakan adalah Negotiating skills, Goal Setting With Smart KPI, Time Management, Marketing Intellegence, Effective Marketing for Your Company, Smart Selling, Managing HR for Beginner, Recruitment Handbook dan lain-lain.

Workshop Business Mastery “Batch 12” 31 Maret – 01 April ’14

sacsacscsa

Workshop Business Mastery Coach Tom sangat BAGUS karena as a leader saya bisa mempelajari hal-hal yang harus saya pelajari atau saya ketahui, karena Coach Tom mengajarkan dengan sangat detail sehingga mudah untuk saya fahami.

Nadia Ambadar – Owner of Ambadar & Partners Jakarta

Saya banyak belajar dalam Workshop Coach Tom Business Mastery ini mulai dari pengetahuan dari Marketing, HRD, Finance, Sales dan Marketing Departement. Coach Tom membuka mata saya, bahwa bisnis itu harusnya tersistemasi!

Joeneza Bachtiar – Owner of PT Agung Multi Berjaya

Banyak sekali yang saya pelajari mulai dari basic dalam bisnis yaitu fondasi bisnis sampai dengan cara mensistemasi bisnis. Ternyata mensistemasi bisnis itu tidak lah sulit asalkan kita focus dan pastinya dipandu oleh Coach KELAS DUNIA seperti Coach Tom! Thanks Coach Tom, You are the best!!

Boy Fuad – Owner of Mandalay Garment

Workshop Business Mastery materinya sangat INOVATIF, KRITIS, RAPID MOVED dan yang saya senang dari Coach Tom, beliau memberikan contoh-contoh dengan sangat simple tapi benar-benar menjawab solusi atau permasalahan dari Peserta yang ada. Benar-Benar BUKAN TEORI SEMATA sangat APLIKATIF!! Untuk pengusaha yang ingin mensistemasi bisnis WAJIB IKUT WORKSHOP COACH TOM BUSINESS MASTERY INI.

Dwi Marini – Owner of Mandalay Group

Lebih bisa terarah dalam menjalankan usaha saya, hal yang tidak pernah terpikirkan menjadi terpikirkan, saya menjadi mengerti tentang value, visi dan misi dalam membangun bisnis. Coach Tom membawakan workshop Business Mastery ini dengan “sangat menarik” serta pastinya gampang di mengerti, dan pastinya exercise-exercise dalam business mastery workshop sangat membantu didalam menjalankan bisnis saya. BRAVO COACH TOM!

Riedsky Amelia – Owner of PT Rezky Energi Abadi

Workshop Business Mastery ini sangat bagus untuk para owner dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya, dan tak kalah penting untuk mengelola SDM dalam bisnis. Thanks Coach Tom J

Pudjianti – Owner of PT Wigati Teknikindo

Dari Workshop Business Mastery by Coach Tom, saya menjadi semangat dan FOCUS dalam menjalankan tugas saya. Coach Tom mengajarkan ILMU BISNIS dari A sampai dengan Z dari yang saya tidak tahu menjadi tahu sekarang. You Are The Best Coach Tom !

HIGHLY RECOMMENDED FOR BUSNIESS OWNERS BECAUSE EASY TO UNDERSTAND

Abdullah Umar – Semen Bossowa Makassar

Menambah wawasan saya tentang bisnis yang banyak saya pelajari dari 2 hari workshop business mastery bersama Coach Tom.  Saya belajar business structure dengan secara detail bersama Coach Tom.

Willy – Intertec

Dua hari workshop bersama Coach Tom, saya banyak belajar mulai dari System, Coaching, Sales-Marketing, Controling, Blue Print Bisnis, Recruitment dsb, Workshop Business Mastery ini sangat comprehensive dan bermanfaat untuk pebisnis yang ingin mendirikan perusahaan.

Akhmad Syarifuddin – PT Merck Sharp & Dohme

Saya belajar cara membuat blue print bisnis, SOP, Job desk, System, KPI dan masih banyak lagi yang saya pelajari. Pokoknya Business Mastery Workshop nya Coach Tom itu BAGUS, BERMANFAAT.. MANTABZ  dan terima kasih untuk ilmu nya.

Drg. Lenie Dahliana, CHt – HappyTooth Dental Care

Thanks Coach Tom, saya mendapatkan banyak strategy dan mengetahui cara mensistemasi bisnis dengan cara yang sangat mudah dalam dua hari workshop Business Mastery ini. Coach Tom, You Are FANTASTIC !

Susanto Ali – Owner of PT. Eramart

Ambisi Indonesia Jadi Basis Industri Otomotif Dunia

sacsacscsa

Jakarta, 27 Maret 2014 – Menteri Perdagangan Indonesia, Muhammad Lutfi mengaku sangat yakin Indonesia akan menjadi basis industri otomotif bukan hanya untuk pasar regional tapi juga masyarakat internasional.
Berdasarkan data bahwa salah satu perusahaan manufakturing otomotif, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia akan meningkatkan ekspornya dua kali lipat pada 2016, dari ekspor tahun 2014.
“Kita lihat aja Toyota dulu, buktinya kita untung, ini akan menjadi bukti bahwa indonesia akan menjadi basis industri otomotif bukan hanya untuk pasar regional tapi juga masyarakat internasional, Toyota ini sedang meningkatkan kapasitasnya,” ujar Lutfi.
Industri otomotif Indonesia bukan hanya ditopang oleh Toyota. Menurutnya, perusahaan manufacturing lain seperti Daihatsu juga berkontribusi terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia.
“Daihatsu itu production capacity setelah 2016 itu akan lebih besar dari kapasitas mereka di Jepang sendiri. Jadi kalau angkanya mirip (dengan Toyota), kita akan mengekspor, kita akan jadi eksportir otomotif yang terkuat,” katanya.
Saat ditanya jumlah pruduksi Daihatsu, Lutfi tidak menyebutkan secara rinci. Namun perkiraannya jumlah pruduksi Daihatsu akan tiga kali lipat dari produksi Toyota. Lutfi pun tidak main-main dengan mematok target surplus mencapai 5 miliar dollar AS dari industri otomotif tersebut.
“Daihatsu hampir triple, hampir 500.000 unit. Ini yang akan menjadi basisnya, bisa dapat surplus 600 juta apalagi yang lain itu akan kelihatan setelah 2016-2017. Target kita surplusnya 5 miliar,” ujarnya.

QH

PT. IDS Medical System Indonesia

sacsacscsa

“Very interesting training! Saya menjadi pribadi yang lebih positif, bersemangat, and I believe I can do! Terima kasih Coach Tom” –Ony Prasetyo-

“Saya mengetahui cara komunikasi yang efektif, mengetahui cara breakthrough dalam kehidupan, mengubah pola pikir saya dan menemukan cara efektif untuk mencapai target dalam hidup saya. One word I learned from this training was UNSTOPABLE” –Tieska-

“Saya belajar menilai diri sendiri dan bagaimana menghargai diri kita serta jadi tahu bahwa plans and dreams yang saya pikir tidak mungkin dalam hidup saya sebenarnya sangat mungkin dan bisa menjadi kenyataan, Good Training” –Dian-

“Saya banyak belajar untuk menjadi leader yang baik, belajar meningkatkan hal positif dalam diri dan belajar untuk mencapai impian yang di inginkan” –Julianti Margaretta-

“Coach Tom = Good Coach; Saya sadar untuk terus me-maintenance hidup untuk tujuan yang lebih baik” –Lely Tri Anggraini-

“Perubahan wajib dimulai dari diri sendiri, jika diri sendiri sudah baik, maka kita juga bisa memberikan yang terbaik untuk orang lain, very insteresting” –Angelina Marlina-

“Dalam training leadership ini saya belajar tentang spirit, keyakinan dan kesempatan. Thanks Coach Tom, Good training for open mind when everybody can be success and can be a leader” –Christine Jachya-

“Saya belajar hukum alam, jadi mengetahui kemampuan terbaik diri, belajar menghilangkan emosi negative, dan belajar setting goals (meraih impian 2014), Training yang bagus, lanjutkan” –M. Ghazali-

“Saya disadarkan bahwa perubahan positif dimulai dari diri sendiri, Very good training and excellent, thanks Coach Tom” –Lukas-

“Change leadership, hukum universal dan saya merasa training ini sangat bagus untuk membangun leadership baik dalam diri sendiri maupun dalam tim” –Edi Yanto-

“Very good training, dari training leadership ini saya mengetahui bahwa semua yang ada  dunia ini tidak ada yang mustahil jika kita berfikir positif dan melakukan action” –Puput Eka-

“Training Coach Tom sangat Bagus, mampu memotivasi hidup saya saat ini untuk jadi lebih baik dari yang telah saya lakukan, selain itu saya juga belajar  cara mempengaruhi orang, belajar cara mewujudkan impian dan selalu positive thinking” –Evan Setiawan-

“Very Good Training, Saya jadi lebih confidence, dan bertekat mau membuat hal yang mustahil menjadi kenyataan” –Bun An-

Saya harus berubah untuk menjadi yang terbaik, hidup dengan seutuhnya dan berjuang maksimal. Training leadership ini ringkas, padat isinya, capai sasaran, menyentuh hati dan emosi untuk hidup yang terbaik, dan saya tidak sabar untuk mulai melakukannya. Thanks Coach Tom” –Arline Wijaya-

Pikiran saya menjadi lebih terbuka setelah mengikuti acara ini dan saya menjadi tahu bagaimana mengontrol pikiran positif dan negatif” –Welly Handoko-

“Training yang sangat bagus untuk mengembangkan motivasi dalam diri, Saya memiliki semangat untuk berubah ke arah yang lebih baik” –Dedy Mulyadi-

“Semakin percaya diri untuk memenangkan tantangan terutama di 2014 serta powerfull of spirit untuk menghadapi challenger” –Minarsih-

Saya menjadi orang yang lebih confident dan semangat setelah mengikuti training leadership ini. Untuk Coach Tom… BAGUS, BAGUS dan BAGUS” -Gigin Ginanjar Gumelar-

Good! Many thanks Coach Tom to open up our mind and make us be a new person ! Dari training leadership ini saya belajar untuk menjadi pribadi yang lebih positif” –Dina Astriana-

seminar leadership  ini sangat baik, tidak hanya motivasi namun memberi arahan bagaimana membuat dan mencapai goal dalam hidup, saya memiliki spirit baru untuk berubah menjadi lebih baik dengan cara membuang energy negative” –Henny Junita-

GOOD COACH AND GOOD TRANSFORMATION; Saya mampu menginstropeksi diri dan melakukan perubahan besar dalam hidup” –Yohny Langen-

Rasa bersyukur atas apa yang kita miliki dan alami, belajar bahwa perubahan itu harus terjadi dan belajar berani untuk berubah. Good materi dan banyak contoh yang bisa di aplikasikan” -Luhut Simanjuntak-

Training leadership ini sangat bermanfaat untuk mengingatkan hal-hal kecil yang tanpa kita sadari menjadi penyebab apa yang kita inginkan jadi susah untuk terwujud” –Arzan-

Belajar untuk menjadi good leader, belajar berdamai dengan diri sendiri dan setting goals Training leadeship ini sangat bagus untuk mengatasi ketakutan  yang sering kita alami dalam bertindak, bagaimana untuk focus mencapai goals yang kita inginkan” –Ferrianto Surya-

Balancing energy positif dan negative, menciptakan impian dari dalam diri untuk menjadi kenyataan dan belajar untuk tingkatkan “BE” –Kefas Saputra-

I learn Everything about be and positive thinking. LUAR BIASA” –Hans Jovian Abinata-

Membuka pikiran yang positif, belajar untuk dapat mengendalikan pikiran dan perasaan. Luar Biasa dan sangat bermanfaat!, Salam SUKSES!!!” –Welly Chandra Wijaya-

“Saya Yakin akan kehebatan diri sendiri dengan cara membuang semua hal negative dan juga reminding tentang hal positif dalam diri” –Renya R Witardani-

Selalu berpikir positif, menghadapi masalah dengan ikhlas, dan membuat saya semakin yakin dan percaya diri pada impian-impian saya untuk bisa terwujud serta mengingatkan selalu pada hal-hal positif dan membuat orang menjadi lebih percaya diri” –Firda Maharani-

Berpikir dan berbicara positif, belajar untuk berubah untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik serta merubah anggapan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, overall good training. Thanks Coach Tom” –Heny P-

Saya menjadi berani untuk mengambil keputusan untuk dapat membuat perubahan kearah yang lebih baik, Penyampaian Mr. Tom sangat clear dan memuaskan” –Robin Ginting-

Saya belajar ilmu dahsyat untuk bangkit dari keterpurukan dan training ini sangat berkualitas untuk orang-orang yang mau berubah. Many thanks to Coach Tom” –Moces Manurung-

Mengajarkan kita bagaimana untuk membuang sisi negative yang ada dalam diri kita dan menanamkan sisi positif, Training leadership ini membuat saya lebih percaya diri dan yakin dalam melangkah kedepan” -Tety Nurhayani-

Luar biasa, jadi mengerti bagaimana memancarkan energy positif, yakin, bisa menghadapi diri sendiri maka semuanya bisa tercapai, tidak ada yang tidak mungkin event ini sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri saya untuk menjadi good leader” –Yulia-