Pekan Wirausaha Makassar 2013 Digelar

sacsacscsa

Jakarta, 16 Desember 2013 – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama sejumlah pengusaha Sulawesi Selatan dijadwalkan menjadi pembicara dalam acara Pesta Wirausaha Makassar 2013 bertemakan “Passion Of Celebes” di Celebes Convention Centre (CCC), 28–29 Desember 2013.
Ketua pelaksana Rahmat Al Muarif, di Makassar, mengatakan beberapa nama pengusaha sukses yang juga direncakanan hadir seperti Aksa Mahmud, Alwi Hamu, Mubyl Handaling, Fauzy Rachmanto, M Fitriady Zainal Abidin, Teguh “Hidro” Wibawanto, serta Handoko “BrandGardener”, Hendroyono.
“Para pemateri akan memberaikan sejumlah tips dan ilmu soal wirausaha. Kami juga sengaja memilih nama tersebut karena merupakan pengusaha sukses baik tingkat nasional hingga kancah internasional,” jelasnya, seperti dikutip Antara.
Selain agenda seminar, Pesta Wirausaha Makassar 2013 juga akan menggelar sejumlah kegiatan termasuk pelatihan UKM serta expo atau pameran untuk beberapa produk seperti kuliner, fashion, kanvas, dan sebagainya.
Untuk peserta UKM yang akan melibatkan diri dalam kegiatan pertama kali di Makassar tersebut, panitia menargetkan bisa diikuti hingga 50 UKM se Sulsel. Para pelaku UKM ini pada umumnya merupakan pengusaha muda yang juga berstatus mahasiswa.
“Untuk peserta kita targetkan bisa mencapai 5 ribu peserta. Untuk tiket masuk ada tiga jenis yakni kategori silver Rp 150.000, kategori gold Rp 200.000, serta untuk platinum dengan berbagai kelebihan kita tawarkan Rp 1,2 juta,” jelasnya.
Ketua Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar Muhammad Fitriady menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerjasama TDA Makassar dan Bank BNI. Kegiatan ini sebelumnya telah dilaksanakan dibeberapa daerah serta luar negeri.
Mengenai keputusan menggelar di Makassar, menurut dia, karena Makassar merupakan salah satu kota yang tingkat pertumbuhan ekonominya tertinggi di Indonesia. Pelaksanaan ini sekaligus untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa Makassar itu bukan hanya terkenal dengan demonstrasinya namun memiliki banyak kelebihan.
Komunitas TDA terbentuk di Jakarta pada 2006. Untuk saat ini, TDA sudah memiliki puluhan pengurus dari berbagai kota di Indonesia. Selain Indonesia, TDA juga sudah terbentuk di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Hongkong serta Mesir yang baru saja terbentuk.
“Sebelum di Makassar, kita juga telah melaksanakan kegiatan serupa di Hongkong beberapa waktu lalu. TDA sendiri terbentuk dengan tujuan memberikan pengetahuan terhadap kaum muda dalam berwirausaha. Misi kita yakni menyebar virus berwirausaha untuk masyarakat,” ujarnya.
Wakil Penanggungjawab Wilayah BNI Riswan Nasaruddin, mengakui keputusan melakukan kerjasama dengan TDA karena memiliki kemiripan visi khususnya terkait UMKM.
“Pertumbuhan ekonomi Makassar yang mencapai 9,6 persen lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi selama ini kegiatan sepert itu hanya melulu digelar di Pulau Jawa sehingga tidak ada salahnya jika kita laksanakan di Makassar,” ujarnya.

 QH.