PENTINGNYA MENJAGA LOYALITAS KONSUMEN

sacsacscsa

two happy friends shopping in mall
Kestabilan sebuah bisnis sangat menentukan apakah bisnis itu akan bisa bertahan atau tidak dengan perubahan pasar setiap harinya. Salah satu hal paling penting yang harus dipertahankan adalah kepuasan dan Loyalitas Konsumen kita. Jika bisnis yang dijalankan tidak memberikan pelayanan maksimal dan kualitas produk yang apa adanya akan membuat pelanggan tidak puas dan mereka pun sangat mudah beralih ke tempat lain.
Jadi saat ini coba Anda evaluasi, apakah pelanggan Anda saat ini loyalitas karena kualitas produk baik dan pelayanan yang memuaskan?. Atau jangan-jangan hanya karena tidak ada pilihan lain. Jika jawabannya yang kedua, karena tidak ada pilihan lain maka suatu ketika ada bisnis yang sama masuk ke dalam pasar maka konsumen dengan mudah memilih bisnis baru itu.
Bahkan bisa dikatakan bisnis tanpa konsumen yang loyal bukanlah bisnis yang bisa bertahan di pasar. Begitu pentingnya loyalitas pelanggan kadang jadi faktor terpenting selagi meningkatkan kualitas produk dan persaingan harga.
Agar bisa menjaga Loyalitas Konsumen atau pelanggan kita, gunakan berbagai trik berikut ini :
1. Buatlah Membership

Metode ini yang paling banyak digunakan dan paling mudah. Anda bisa menjaga pelanggan tetap setia dengan memberikan kemudahan atau potongan harga melalui program membership. Saat ini banyak perusahaan retail yang menggunakannya dengan memberikan kartu member. Lalu mereka yang berbelanja dengan kartu member akan mendapatkan diskon lebih atau poin yang dikumpulkan untuk mendapatkan hadiah.


Loyalitas Konsumen1
Membership ini akan membantu menjaga konsumen tetap loyal, karena jika ada kompetitor baru maka konsumen akan berfikir dua kali untuk pindah ke bisnis baru itu. Kecuali penetrasi pasar yang mereka lakukan lebih unik dan menarik.
2. Amati Before dan After Sales

Konsep dari marketing yang sesungguhnya bukan hanya mencari pelanggan dan setelah beli dibiarkan begitu saja. Marketing ini mencakup bagaimana cara Anda menjaga mereka tetap loyal menggunakan produk atau jasa Anda. Salah satu caranya dengan melakukan pengamatan before dan after sales.

Semacam riset pasar tapi dilakukan berdasarkan perlakuan yang kita jalankan. Misalnya, konsumen akan lebih tertarik dengan diskon yang besar atau harga yang sengaja diturunkan tanpa diskon. Ini harus diamati karena segmentasi pembeli berbeda-beda setiap produk dan level konsumennya.
Setelah tahu perlakuan yang paling menguntungkan setelah dan sebelum sales, maka Anda bisa mengambil kesimpulan untuk melakukan hal-hal yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Konsumen pun merasa dilayani dan peningkatan kepuasan pelanggan yang menjadikan bisnis Anda semakin sehat.
3. Ciptakan Hubungan yang Saling Menguntungkan

Siapa bilang hanya Anda yang membutuhkan konsumen, tapi konsumen juga membutuhkan pelayanan atau produk Anda. Ini jelas kedua belah pihak saling berkaitan dan membutuhkan. Tapi bagaimana jadinya jika pembeli lebih memilih menggunakan produk atau jasa dari tempat lain?

Nah ini yang disebut dengan konsumen yang tidak setia. Bisa jadi karena pelayanan kita buruk, kualitas tidak berangsur naik atau semacamnya. Lalu salah satu cara menjaganya adalah dengan menjaga hubungan baik yang saling menguntungkan. Berikan nilai tambah yang konsumen butuhkan dan yang tidak dilakukan oleh pengusaha lain.
Misalkan jika Anda menjalankan bisnis catering, dimana bisnis catering lain tidak menyediakan request menu. Tapi hanya sesuai dengan paket saja. Tapi Anda bisa melakukan pemesanan menu sesuai dengan keinginan. Cara ini akan membuat konsumen membutuhkan Anda dan Anda tentu terbantu dengan orderan yang terus menerus.
4. Berikan Program Menarik untuk Konsumen

promotion
Menggunakan program-program menarik biasanya sering dilakukan untuk menarik hati calon konsumen baru. Tapi tidak bisa dipungkiri juga bisa digunakan untuk menjadikan mereka loyal pada Anda. Misalkan dengan memberikan diskon besar atau doorprise ketika melakukan pembelian pada nominal tertentu dan pada hari tertentu.
5. Berikan Harga Khusus untuk Repeat Order dalam Kesepakatan

Khusus untuk penjualan barang atau jasa yang memiliki konsumen tetap dan repeat order atau penjualan berulang, Anda bisa memberikan harga khusus atau harga paket agar dia terus beli di tempat Anda. Misalnya Anda adalah penjual barang-barang grosiran, berikan harga khusus untuk jumlah pembelian banyak dan harga yang lebih murah untuk pembeli yang jelas-jelas selalu membutuhkan produk Anda setiap bulan.

6. Bangun Persepsi dan Perkuat Brand

Brand dan persepsi akan sebuah produk sangat berpengaruh terhadap keputusan konsumen akan beli atau tidak suatu barang. Jadi jika Anda ingin produk Anda laris jangka panjang, buatlah brand dan persepsi yang bagus. Karena mayoritas orang Indonesia terutama lebih banyak setia membeli produk berulang kali karena merk yang bagus.

Hasil studi dari Bain & Company bersama dengan Lembaga Survey Kantor Worldpanel di Indonesia terhadap 70 kategori produk pada periode 1,5 tahun yang mencakup 7.000 responden rumah tangga. Menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Indonesia membeli karena merk.
Ingatlah bahwa loyalitas konsumen tidak bisa dibangun dalam waktu sehari atau dua hari saja. Anda membutuhkan proses yang cukup lama, mulai dari konsumen yang merasakan pelayanan memuaskan, produk menarik, konsistensi penjualan, benefit yang diunggulkan dan sistem yang matang.
Lalu jika bisnis yang Anda jalankan sudah berumur lama tapi konsumen sudah mulai berpindah ke lain hati. Lakukan evaluasi dan inovasi, karena bisa jadi mereka jenuh dengan produk Anda yang itu-itu saja. Sedangkan di tempat lain mereka bisa menemukan yang lebih bagus dan lebih menarik lagi. Pastikan sebagai pebisnis handal, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dan kelestarian bisnis.
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI PENENTU KESUKSESAN BISNIS ANDA

sacsacscsa

Kepuasan Pelanggan1
Kalau saya bertanya seperti ini, apa sih yang diinginkan pelanggan ketika membeli produk Anda? Kemungkinannya mereka akan membeli atau tidak produk tersebut ketika mereka merasa bahwa produk Anda layak untuk dibeli.
Seorang pelanggan tidak mempedulikan seberapa bagus perusahaan Anda atau seberapa mahal produk Anda. Yang mereka tahu apakah mereka layak untuk membeli barang atau jasa yang Anda berikan. Sebagai contoh seorang pelanggan tidak memilih untuk membeli baju dengan merk X karena perusahaannya besar dan ternama.
Pelanggan hanya menilai dari apa yang pernah mereka rasakan atau orang lain rasakan (pengalaman), branding dan harga. Intinya adalah mereka tidak menghubungkan perusahaan besar atau kecil, murah atau mahal. Yang terpenting adalah kepuasan yang mereka dapatkan.
Faktor Penentu Pelanggan Puas
Sebelumnya, Business Owner harus benar-benar paham bahwa Kepuasan Pelanggan merupakan indikator utama dari berhasil atau tidaknya perusahaan. Sehingga benar apabila dikatakan bahwa pelanggan adalah aset yang berharga. Kenapa? Karena dengan adanya pelanggan, perusahaan memperoleh pasar dan profit yang besar.
Penentu dari Kepuasan Pelanggan sendiri bisa diukur dari value yang mereka dapat. Maksudnya adalah ada keuntungan yang bersifat timbal balik yang diberikan kepada penjual dan pembeli. Nah, value bisa didapatkan ketika perusahaan bisa memberikan sesuatu yang lebih bagi customer.
Contoh saja, apa sih yang Anda inginkan ketika membeli gado-gado atau nasi pecel dengan harga Rp. 7000? Bagaimana kalau dibandingkan dengan harga yang Rp. 30.000? Tentu dari hal ini Anda berharap bahwa nasi pecel yang harganya Rp. 30.000 itu bisa memberikan kepuasan kepada Anda setelah makan nasi pecel tersebut.
Mungkin Anda berharap bahwa porsinya harus lebih banyak, rasanya lebih enak, pelayanannya lebih baik. Namun, jika ternyata nasi pecel yang harganya Rp. 30.000 itu tidak memenuhi harapan Anda dan lebih enak serta bagus pelayanannya dengan nasi pecel yang harga Rp. 7.000, maka Anda akan merasa kecewa. Betul?
5 Faktor Pelanggan Puas
Dari hal di atas Anda pasti tahu bahwa Kepuasan Pelanggan memberikan pengaruh pada omzet dan penjualan yang Anda lakukan. Nah, sekarang kira-kira bagaimana caranya agar pelanggan Anda bisa puas? saya akan memberikan 5 tips yang bisa Anda gunakan agar pelanggan Anda bisa merasa puas dan Anda bisa mendatangkan customer lebih banyak lagi.

Couple Paying for Merchandise
1. Kualitas Produk

Percaya tidak, kalau pelanggan Anda tidak mempedulikan berapa banyak uang yang mereka keluarkan? Ya, mereka akan rela membeli produk yang Anda tawarkan walaupun membuat dompet mereka menipis.

Nah, hal ini bisa Anda peroleh jika produk Anda dinilai layak untuk dibeli oleh customer. Ingat bahwa uang bukanlah hal yang memuaskan bagi Anda tetapi apakah produk yang Anda berikan cukup membuat pelanggan Anda puas atau tidak? Inilah seharusnya yang Anda tanyakan.
Disisi lain, pelanggan Anda adalah orang yang memiliki sumber daya yang yang terbatas tetapi permintaannya tak terbatas. Karena itu, kualitas produk Anda harus konsisten. Jika kualitas produk atau jasa Anda bagus terus-menerus, maka pelanggan Anda akan terus mendambakan produk tersebut bahkan mereka akan sering menabung demi mendapatkan barang atau jasa yang mereka inginkan.
2. Kualitas Pelayanan

Pada intinya, melayani pelanggan merupakan hal yang mudah dilakukan. Namun, terkadang kita lupa untuk memperhatikan prinsip pelayanan tersebut. Entah itu sekedar untuk melakukan suatu hal yang paling simple, yakni tersenyum, menyapa, bersikap ramah kepada pelanggan dan seterusnya.

Namun, pada kenyataannya ketika suasana hati seorang sales atau mungkin Anda lagi kurang baik, mereka jadi lupa bahkan segan untuk melakukan hal tersebut. Akhirnya saat berjualan wajah jadi murung, cemberut bahkan customer baru mau menawar produk, langsung dimarah-marahin.
Hal ini tentu bisa membuat pelanggan Anda kesal bahkan bisa jadi tidak akan pernah lagi datang ke toko atau perusahaan Anda. Ya, kalau hanya pelanggan itu saja, tetapi jika ternyata pelanggan tersebut membuat isu tak sedap kepada teman-temannya atau orang lain dan kemudian menyebar di media sosial, apa yang terjadi?
Seorang pakar marketing, Philip Kotler pernah mengatakan begini,

“…Pelaku bisnis harus memastikan kualitas produk dan jasanya agar bisa memenuhi harapan bagi konsumen. Pemenuhan harapan tersebut akan menciptakan kepuasan bagi konsumen. Konsumen yang terpuaskan akan menjadi pelanggan setia.”

3. Terbuka terhadap Keluhan Pelanggan

Emosi sangat mempengaruhi kepuasan di mata pelanggan. Kira-kira, apa yang akan Anda lakukan ketika ternyata ada customer yang komplain kepada Anda? Apakah Anda akan terima atau jangan-jangan Anda akan marah.

“Ah… mana mungkin rusak. Mbak,,,nggak bener pakainya mungkin. Saya tidak mau ganti!
Jika kasar seperti ini kira-kira pelanggan akan lebih emosi tidak? Teman-teman, saat orang lain menyampaikan keluhan atau saran mungkin terlihat sangat tidak nyaman bagi Anda. Namun, memberikan respon positif terhadap keluhan atau saran yang mereka berikan akan membuat pelanggan merasa dihargai pendapatnya. Kita pun bisa sekaligus mengetahui apa kekurangan dari produk yang kita pasarkan dan bisa memperbaikinya.
4. Jujur Jika Tidak Mampu

Sebelumnya saya ingin bertanya pada Anda, pada saat ada pelanggan meminta Anda untuk menyediakan produk tertentu dalam toko Anda yang mungkin tidak sanggup Anda berikan, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan berjanji meskipun sebenarnya tidak akan Anda tepati atau Anda akan berkata jujur bahwa Anda tidak bisa menyediakan produk tersebut.


Kepuasan Pelanggan4
Ingat, bisnis merupakan investasi yang berharga bagi Anda. Jujurlah jika tidak mampu dan sampaikan dengan baik kalau Anda tidak bisa memenuhi permintaan mereka. Kejujuran tersebut justru akan memberikan kesan bahwa Anda adalah pengusaha yang jujur di mata pelanggan.
5. Pelayanan Ekstra

Memberikan pelayanan ekstra adalah hal mutlak untuk membuat customer Anda puas. Hal ini mungkin bisa Anda lakukan dengan memberikan diskon khusus atau promosi bagi pelanggan. Bisa juga Anda memberikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang Anda berikan, sehingga pelanggan merasa nyaman dan percaya dengan produk yang disediakan.

Nah, setelah pelayanan ekstra ini diberikan tentu akan sangat berdampak pada keuntungan bagi Pelanggan dan Business Owner, bahkan bisa meningkatkan Kepuasan Pelanggan Anda secara efektif.
Ingat, bahwa Kepuasan Pelanggan adalah hal yang sangat vital dalam bisnis Anda. Apabila bisnis yang Anda bangun banyak mengecewakan orang maka untuk menjadikan bisnis maju akan sangat susah dan mustahil. Semoga 5 tips ini bermanfaat dan memberikan Anda pencerahan untuk membangun bisnis Anda lebih dahsyat lagi.
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

10 Tantangan Saat Membuat Bisnis Online Yang harus kamu hadapi

sacsacscsa

Bisnis online merupakan sebuah alternatif bisnis yang sangat menjanjikan. Terbukti banyak orang yang berhasil memperoleh omset secara bervariatif. Ada yang ratusan ribu dalam satu hari hingga ratusan juta dalam satu bulan. Namun demikian sama dengan bisnis konvensional, bisnis oniline memiliki banyak tantangan. Sebaiknya sebelum menjalankan bisnis ini, Anda perlu mengetahui apa saja tantangan yang biasanya dihadapi. Hal tersebut berfungsi agar Anda dapat memecahkan masalah dan meningkatkan kekuatan bisnis di masa depan.

Kompetitor

Tantangan yang pertama adalah pesaing. Hal ini disebabkan karena banyaknya bisnis online yang merambat dan menjanjikan membuat banyak orang menjalankan bisnis tersebut. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan strategi yang tepat. Misalnya, Anda bisa mencari peluang bisnis yang tidak banyak dipikirkan oleh kompetitor. Cara lainnya adalah dengan memiliki ide dan menunangkannya ke dalam pelayanan, atau kreasi produk.

Ulah Konsumen

Ada saja konsumen yang cukup jahil ketika memesan sebuah produk. Jika Anda tidak jeli dalam memiliki sistem, bisa saja konsumen yang memesan produk kemudian tiba-tiba membatalkan tanpa persetujuan Anda. Akibatnya bisa fatal jika barang sudah dikirim ke tempat tujuan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat sebuah sistem yang bekerja secara otomatis membatalkan bila dalam beberapa lama konsumen tidak konfirmasi pembelian.

Penipuan

Semakin besar bisnis yang Anda geluti, maka kemungkinan untuk duplikasi atau meniru produk Anda akan semakin banyak. Yang lebih ekstrem adalah ketika ada penipuan yang mengatas namakan bisnis Anda dan mewajibkan pelanggan untuk transfer sejumlah uang. Cara yang paling baik untuk mengatasinya adalah dengan menyebarkan info bahwa bisnis Anda dijalankan pada satu pintu, situs yang resmi.

Hacker

Suka atau tidak suka, hacker juga bisa mengancam keberadaan sistem yang Anda tanam pada bisnis online. Beruntung apabila seorang hacker hanya meretas keamanan dan mengganti tampilan situs dengan gambar yang tidak senonoh. Selain itu, yang lebih berbahaya adalah ketika hacker mencuri berbagai informasi tentang rahasia bisnis Anda dan menyebarkan malware. Cara mengatasinya adalah memasang dan sering melakukan pengawasan terhadap internet.

Perkembangan teknologi

Meskipun membantu cukup banyak, tetapi perkembangan teknologi juga bisa merepotkan Anda sebagai pelaku usaha. Betapa tidak, perkebangan yang cepat memaksa pelaku usaha untuk mempelajarinya dengan cepat. Misalnya, pada era smartphone sistem delivery order lebih laku dengan sejumlah aplikasi dibandingkan dari situs. Untuk mengatasinya Anda harus cepat update informasi terkini.

Musim

Faktor yang satu ini memang tidak bisa diperkirakan, khususnya bagi para pebisnis toko online. Sebab, biasanya pakaian yang laku terjual tergantung pada musim apa yang sedang berjalan. Jika Anda salah membaca musim, maka kerugian yang paling sering dirasakan adalah sepi pelanggan. Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda memiliki stok yang banyak dari setiap musim, atau cepat beralih dengan produk yang sesuai musim.

Pola makan

Bisnis online memaksa Anda untuk terus menatap layar komputer atau ponse dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal tersebut juga bisa merubah kebiasaan pola makan yang Anda miliki. Pola makan yang tidak benar, akan menyebabkan orang cenderung mudah sakit sehingga akan kesulitan untuk mendapatkan keuntungan. Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap menyediakan jam makan secara teratur.

Gaya hidup

Hasil yang menjanjikan akibat bisnis online membuat seseorang mendadak menjadi jutawan. Jika tidak kuat dalam menejemen uang, maka dia kaan cenderung mengalami perubahan gaya hidup. Sejatinya perubahan gaya hidup jika dilakukan secara konsumtif akan menghambat pelaku usaha. Sebab, pada akhirnya uang tidak akan bisa diputar untuk usaha lain dan habis dengan gaya hidup pelaku usaha. Untuk mengatasinya Anda bisa langsung mengalihkan keuntungan dengan usaha lain.

Ketidak siapan

Orang akan yakin 100% ketika dia mengalami keuntungan secara terus-menerus. Tetapi, banyak pelaku bisnis yang belum siap untuk menghadapi kerugian. Bisnis adalah sebuah kegiatan yang sangat mumungkinkan terjadinya kerugian. Alih-alih terpuruk dalam kerugian, Anda harus berusaha bangkit dan menjadikan kerugian sebagai pengalaman bisnis.

3 Cara Cepat Menambah Jumlah Pelanggan

sacsacscsa

Mencari pelanggan sama halnya dengan mencari sahabat, Anda harus menemukan orang yang cocok untuk diajak kerjasama, lalu tetap setia ketika dia tahu bahwa Anda sedang dalam kondisi yang tidak baik. Bahkan seorang sahabat akan memberikan masukan terbaik yang sesuai dengan kemampuan dan berguna untuk pengembangan diri. Mereka juga dinilai sebagai pemberi kritik paling pedas ketika apa yang Anda lakukan tidak sesuai dengan biasanya dan terlihat mengganggu bagi publik.

Sedangkan seorang teman dapat Anda cari sebanyak-banyaknya. Mereka menjadi teman biasanya karena terikat pada sebuah kepentingan, pekerjaan misalnya. Namun, mereka tidak mengerti seberapa detail kehidupan yang Anda rasakan.  Jika sedang terpuruk, biasanya mereka hanya berusaha untuk mengatasinya dengan memberikan semangat, setelah itu tidak ada tindak lanjut. Bahkan banyak teman yang tidak peduli tentang apa yang sedang dialami di balik kehidupan Anda saat ini.

Pelanggan adalah orang atau sekelompok orang yang dianggap sangat mengerti tentang keadaan Anda, namun tetap setia untuk menggunakan produk. Selain itu, pelanggan berbeda dengan pembeli biasa. Jika toko ramai hanya pada waktu tertentu, maka adanya pelanggan bisa mengisi kekosongan penjualan yang dialami oleh Anda. Jika masih kesulitan untuk mendapatkan pelanggan, artikel ini adalah pilihan yang tepat bagi Anda merealisasikan keinginan. Setidaknya ada 3 cara cepat untuk menambah jumlah pelanggan, antara lain :

Temui Berbagai Orang

Semakin banyak orang yang Anda temui maka makin besar harapan untuk memiliki pelanggan. Sebab, biasanya masalah suka atau tidak sukanya konsumen terhadap produk tidak akan Anda ketahui tanpa berbicara lebih dalam. Untuk mengatasinya Anda bisa memulai berbicara dengan banyak orang dari satu pintu ke pintu yang lain. Pada saat bertemu, Anda bisa menceritakan tentang keahlian yang dimiliki, hal menarik, hingga manfaat apa saja yang bisa didapatkan mereka.

Hal ini merupakan kunci keberhasilan dalam berbisnis, mengingat orang Indonesia biasanya sungkan untuk mengatakan tidak. Selain iya, biasanya mereka akan mengatakan “mungkin besok” sehingga Anda masih memiliki kesempatan untuk bertemu dan meyakinkan kembali. Biasanya ketika mereka nyaman dan telah mengenal Anda, calon konsumen itu akan terus menggunakan produk yang ditawarkan.

Contohnya adalah ketika Anda mencari pelanggan untuk menulis artikel. Iklan yang dimuat di situs maupun sebatas telepon saja tidaklah cukup menggambarkan seberapa baiknya produk yang ditawarkan. Mereka perlu melihat apakah Anda adalah tempat yang cocok untuk dipercayakan sebagai penulis. Maka sebaiknya Anda bisa mengatur pertemuan dan mempersiapkan segala materi yang menarik dan berusaha meyakinkan calon pelanggan tersebut.

Gunakan Teknologi yang Ada

Kehadiran teknologi kini telah memudahkan orang untuk melakukan banyak aktivitas. Mereka tidak perlu mengunjungi toko, tetapi sudah bisa membeli barang yang diinginkan. Selain itu, adanya perkembangan teknologi memudahkan orang untuk memesan kendaraan yang lebih terjangkau, tidak perlu pergi ke pangkalan atau menunggu terlalu lama.

Semakin canggih teknologi yang Anda tawarkan, akan mengundang banyak pelanggan untuk membeli produk. Terlebih lagi dengan produk yang membutuhkan registrasi terlebih dahulu. Mereka akan merasa lebih aman dengan sejumlah tingkat keamanan sehingga tida takur untuk kehilangan privasi. Zaman ini juga menuntut pekerjaan yang lebih praktis dan efisien, sehingga jika bisa terjadi, hal itu merupakan nilai tambah bagi bisnis yang dijalankan.

Contohnya bisa Anda lihat ketika ada layanan transportasi dengan aplikasi. Banyak pengguna HP yang mengaku mereka lebih tertarik terhadap transportasi tersebut karena memiliki teknologi yang mudah untuk diakses. Mereka merasa lebih puas dan nyaman dalam menjalankan aktivitas.

Buatlah Sebuah Kompetisi atau Lomba Berhadiah

Perlombaan merupakan ajang yang selalu mendapat tanggapan positif dari para pendaftarnya. Tentu saja harus disertai dengan hadir yang cukup menarik sehingga memberikan kesan yang berkualitas bagi para pendaftar lomba. Melalui ajang lomba inilah banyak kesempatan yang bisa Anda lakukan untuk memperkenalkan produk yang diproduksi.

Contohnya, Anda membuat lomba run 10KM dan memberikan hadiah yang cukup menarik. Selain itu, Anda memperlihatkan keunggulan elektronik, misalnya itu adalah produk yang diperjual belikan. Para peserta akan beranggapan bahwa bisnis yang Anda jalani cukup berkualitas sehingga ada kemungkinan mereka untuk mencoba dan kemudian menjadi pelanggan.

Mengapa Membuat Pelanggan Puas Adalah Strategi Terbaik

sacsacscsa

Ketika Anda mendedikasikan diri di dalam bisnis, maka banyak hal yang harus dipelajari. Mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan membutuhkan banyak perincian. Selain itu, Anda juga perlu memasukkan beberapa kendala yang kemungkinan terjadi di tiap tahapannya beserta bagaimana cara mengatasi. Salah satunya juga memasukkan tingkan kepuasan pelanggan yang akan menjadi target penjualan nantinya.

Kehadiran pelanggan merupakan hal yang paling didambakan bagi seluruh pelaku usaha. Hal ini menunjukkan tingkat keberhasilan usaha sehingga pelaku usaha memiliki harapan untuk semakin maju. Membuat pelanggan merasa puas merupakan strategi yang paling baik di antara lainnya. Berikut adalah beberapa alasan yang menguatkan perlunya melaksanakan kegiatan tersebut.

  1. Bisa mendapatkan profit yang lebih baik

Tujuan utama membuka usaha adalah memperoleh banyak profit. Untuk memperolehnya Anda dituntut bisa bekerja keras dan menanamkan sikap disiplin diri. Bekerja keras dalam artian berusaha maksimal dengan memanfaatkan banyak strategi yang Anda dapatkan dari berbagai sumber referensi, termasuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Tidak hanya banyak anak, banyak rejeki, tetapi banyak pelanggan juga berpotensi meningkatkan rejeki Anda. Seorang pelanggan biasanya loyal dan royal terhadap produk yang Anda keluarkan. Minimal Anda akan mendapatkan penghasilan yang tetap karena memiliki sejumlah pelanggan. Ingat bahwa untuk mencari orang pada awal bisnis pasti cukup sulit, oleh karena itu jangan pernah menyia-nyiakan kehadiran pelanggan.

  1. Mempertahankan bisnis dari persaingan

Dewasa ini persaingan bisnis berkembang secara pesat. Jika Anda tidak bisa bertahan terhadap panasnya persaingan, maka jangan harap bisnis yang dijalani akan berjalan dengan baik. Banyak pebisnis yang gulung tikar karena kurangnya peminat untuk menggunakan produk mereka, selain itu tidak ada upaya untuk mengembangkan produk yang telah ada.

Memiliki sejumlah pelanggan setidaknya membantu Anda untuk bertahan dari maraknya persaingan. Seperti yang tela disebutkan sebelumnya bahwa pelanggan pada dasarnya adalah subyek yang loyal. Jika sudah merasa cocok dengan satu produk, mereka enggan untuk menggantinya dengan yang baru. Untuk bisa mempertahankan pelanggan yang sudah ada, bisa dilakukan dari peningkatan pelayanan dalam bentuk khusus bagi pelanggan.

  1. Tidak perlu menaksir jumlah produksi

Kebanyakan pebisnis akan memperkirakan berapa jumlah produksi yang akan mereka jual hari ini. Tidak jarang pebisnis kemudian menemukan bahwa produksinya masih sisa banyak. Jika Anda menggeluti bisnis toko online, maka hal tidak menjadi masalah karena barang bisa disimpan dalam waktu yang lama. Sebaliknya Anda akan kewalahan ketika produk yang dijual berupa makanan.

Adanya pelanggan dapat menentukan berapa barang yang bisa diproduksi dalam satu hari. Jadi, setiap produksi yang dikerjakan pada hari itu tidak ada yang kurang maupun berlebih. Keuntungan lainnya adalah Anda tidak perlu membuang uang dalam jumlah banyak dan terbuang secara sia-sia karena produk makanan yang cepat basi.

  1. Pelanggan memiliki link yang bervariasi

Setiap orang setidaknya memiliki keluarga atau kerabat dekat. Setiap keluarga biasanya terdapat jenis pekerjaan dan minat yang berbeda-beda. Hal ini perlu diketahui oleh Anda sebagai pelaku bisnis. Sebab, meskipun hanya memiliki sedikit pelanggan, tetapi mereka memiliki banyak link yang berminat pada produk Anda. Sehingga pesanan produk akan semakin laris dan berpotensi mendapatkan profit lebih banyak.

  1. Memberi kritik yang sangat berguna

Seorang sahabat akan memberikan kata-kata yang lebih banyak dan mengena dibandingkan dengan orang yang Anda kenal dalam 30 menit yang lalu. Jika orang sekitar hanya akan mengatakan “yang sabar ya” ketika Anda menghadapi masalah, seorang sahabat akan memberikan banyak masukan dan memberi kekuatan. Tidak lupa merekalah orang pertama yang akan mengkritik tingkah aneh Anda.

Sama halnya dengan sahabat, itulah fungsi pelanggan bagi para pebisnis. Mereka tidak segan untuk mengkritik bila produk ternyata berbeda dari sebelumnya sehingga Anda bisa memperbaikinya. Pasalnya mereka adalah orang yang paling sering menggunakan produk yang Anda tawarkan. Hal tersebut bisa disambut positif dengan cara memperbaiki kesalahan produksi.

  1. Tidak mempermasalahkan kenaikan harga

Lebih baik seorang pelanggan yang rewel ketika harga produk Anda naik, daripada mencari pasar baru dalam kondisi tersebut. Meski terkadang mereka kesal dengan kenaikan harga, asal kualitas yang Anda berikan sebanding, maka tidak sulit bagi mereka untuk tetap membeli produk yang ditawarkan.

Pelajaran Bisnis Dari Nabi Besar Yang Juga Pengusaha

sacsacscsa

Menjalankan bisnis tidak bisa dipisahkan dari kehidupan rohani. Bahkan kegiatan ini telah lama dilakukan oleh Nabi Besar Umat Islam, yaitu Nabi Muhammad SAW. Meskipun kegiatan bisnis merupakan usaha sekuler, tetapi prakteknya tidak boleh lepas dari hukum agama yang berlaku. Untuk lebih memahaminya, berikut adalah beberapa pelajaran yang dapat diberikan oleh Nabi Muhammad ketika beliau menjalankan sebuah bisnis. Jika Anda berhasil mengerjakan bagian ini, niscaya kesuksesan bisnis sudah ada di dalam genggaman tangan.

  1. Jujur di dalam Bisnisnya

Jujur adalah kunci dari sebuah kesuksesan. Hal ini juga diterapkan pada Muhammad ketika menjalankan dagang dan juga memberikan nasihat pada para pedagang. Beliau menyampaikan untuk tidak menaruh barang yang busuk ke dalam tumpukan barang lainnya dengan motif lebih banyak mendapatkan keuntungan. Tetaplah berlaku jujur ketika melakukan aktivitas dagang.

  1. Berprinsip pada nilai Illahi

Secara mudah adalah berserah kepada kehendak Tuhan. Sang nabi melekukan hal yang maksimal dengan catatan beliau juga menyerahkan dirinya dalam melakukan perdagangan. Hal ini mengajarkan pada Anda bahwa Tuhan memiliki kuasa yang besar untuk memberikan banyak hal yang terbaik bagi umatNya, selama mereka taat.

  1. Prinsip kebebasan Individu yang bertanggung Jawab

Setiap pedagang bebas menentukan harga dalam bisnis mereka. Akan tetapi, Anda diharapkan untuk tidak menentukan jumlah harga yang terlalu tinggi, berakibat pada jumlah laba yang sangat banyak. Anda perlu memberi harganya pada standar yang ada. Oleh karena itu, Anda juga tidak diperkenankan menggunakan bisnis riba. Yang dimaksud bisnis riba adalah bisnis di mana pelaku usahanya tidak perlu melaukan berbagai aktivitas untuk mendapatkan keuntungan. Salah satunya adalah deposito.

  1. Bertanggung Jawab

Yaitu bertanggung jawab baik secara vertikal, kepada Tuhan, maupun secara horizontal kepada sesama. Ingat bahwa apapun yang Anda lakukan di bumi harus dipertanggungjawabkan di bumi. Selain itu, penting bagi Anda untuk memiliki rasa tanggung jabwab. Sehingga para pelanggan tidak keberatan bila mengalami kerusakan atau lebih nyaman dalam melakukan klaim.

  1. Keadilan dan Keseimbangan

Meskipun bisnis merupakan sarana memperkaya diri tetapi Muhammad mengajarkan Anda supaya tidak lupa untuk memperhatikan hak dan kewajiban baik untuk pengusaha atau para karyawan. Sebagai pengusaha yang bisa memberikan hal tersebut, ada baiknya Anda mencoba mencarikan keseimbangan melalui perjanjian yang ditawarkan. Anda juga disarankan untuk membantu rekan kerja yang sedang kesulitan.

  1. Tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga berorientasi untuk menolong orang lain

Ingat bahwa apa yang Anda tabur itu yang nantinya akan dituai. Jadi setiap menuai kebaikan, pasti Anda akan menabur kabikan juga, meskipun prosesnya berbeda dari satu orang ke orang lainnya. Semakin banyak menolong orang lain juga sangat baik. Biasanya mereka mendoakan supaya bisnis dan usaha yang Anda tekuni nantinya lebih sukses ke depannya. Tetapi agar tidak salah paham, jangan langsung mengharapkan imbalan bahwa kebaikan Anda akan dibalas dengan cepat oleh Tuhan.

  1. Berniat baik di Bisnisnya

Niat baik akan membawa berkah. Percayalah bahwa hal tersebut akan memberikan keuntungan bagi Anda ketika menjalankan bisnis. Selain berkah, maka Anda tidak memiliki kekhawatiran nanti ketika tidak ada balasn dari mereka. Selain itu, niat baik membawa keuntungan lainnya karena produk yang ditawarkan bisa memiliki nilai kemanfaatan yang besar bagi para konsumen.

  1. Berani mewujudkan Mimpi

Tidak hanya mimpi yang boleh besar, tetapi tindakan mewujudkan hal tersebut juga harus dimiliki oleh para pengusaha pada masa sekarang. Banyak tantangan yang ada di depan Anda tetapi tetaplah berusaha memiliki jiwa dan mental yang kuat agar Anda bisa menghadapi semua hal tersebut. Muhammad juga berawal dari penggembala kambing dan kemudian menikah dengan Siti Khadijah. Pada saat itu, dia baru merintis usahanya menjadi seorang pemilik perusahaan pada saat itu,

  1. Branding/Menjaga nama baiik

Nama baik diperlukan supaya banyak pelanggan yang tetap setia bertahan di dalam bisnis. Untuk menjaga nama baik tidaklah mudah, biasanya perlu beberapa pengorbanan. Pertama Anda butuh waktu yang lama agar nama Anda bisa dikenal. Kedua, mulailah dengan beberapa tindakan pelayanan yang maksimal dan memiliki banyak fasilitas ynag bisa digunakan oleh para pelanggan.

Inspirasi Bisnis Yang Jadi Besar Karena Membagikan Barang GRATISAN

sacsacscsa

Beragam cara tersedia untuk mengembangkan bisnis Anda. Mulai dari pemberian promo, obral, dan mendapat fasilitas yang lain bisa Anda tempuh sebagai pengusaha untuk menarik perhatian para konsumen. Tidak lupa cara membagikan produk secara gratis, khususnya makanan, bisa memberikan keuntungan yang besar bagi bisnis Anda. Dilansir oleh Rex Marindo, Founder Creative Sales Method mengatakan bahwa teknik ini merupakan rekomendasi yang ampuh umtuk menarik perhatian masyarakat.

Mengeluarkan beberapa modal untuk dialokasikan mejadi santapan gratis adalah cara yang mungkin tidak terpikirkan banyak orang. Akan tetapi, jika dipikir-pikir dengan perkembangan bisnis Anda nantinya, harga yang harus dibayar untuk beberapa menu gratis tidaklah sebanding. Melalui menu inilah banyak orang yang akan memasarkan produk yang Anda miliki tanpa diminta.

Indonesia memang merupakan masyarakat yang cukup konsumtif, jadi tidak perlu takut akan kehilangan pelanggan asalkan produk yang Anda sajikan berkualitas dan terjangkau. Membagi makanan secara gratis juga harus disertai dengan menu olahan yang berkualitas, jangan malah menurunkan resep dengan alasan menghemat biaya pengeluaran.

Sejatinya ada beberapa manfaat yang bisa Anda selain yang disebutkan di atas. Pertama, Anda bisa mengetahui komentar dari konsumen secara langsung tentag apa saja yang kurang dan perlu ditingkatkan terhadap rasa dan jenis produk tersebut. Caranya bisa ditanyakan secara langsung atau menyediakan menu testimoni di situs atau dengan kuesioner.

Kedua, Anda bisa memiliki konsumen sangat banyak dalam waktu yang singkat. Siapa yang tidak suka dengan masakan gratis, meskipun hanya sampel. Orang akan berbondong-bondong untuk segera mencicipinya, bahkan mungkin membuat Anda kelabakan dalam mengatasi banjir “promo hunter. Meskipun tidak semua orang akan memberikan tanggapan yang membangun, tetapi, sebagian orang akan memberikan tanggapan yang baik terhadap bisnis Anda tersebut.

Ketiga, Anda bisa memulai pelayanan terhadap pelanggan. Hal ini cukup penting karena sistem pelayanan sangat penting untuk mengebangkan bisnis ke arah yang lebih baik. Ketika Anda membuat orang nyaman, maka mereka akan menilai bahwa bisnis Anda tidak main-main dan boleh sebagai pilihan favorit mereka.

Keempat, Anda bisa membuat link dengan para pengusaha lainnya. Prinsip ini selalu yang menjadi minat bagi para pelaku bisnis pemula. Membuat lingkaran bisnis dengan pengusaha lainnya akan memberikan motivasi yang lebih, dan mungkin juga bisa bertukar pelanggan. Misalnya saja, dengan mengakses situs lifull.co.id, maka masakan Anda bisa dipromosikan oleh mereka. Sebaliknya, mereka mendapat kunjungan orang dari masakan yang Anda tawarkan.

Meski memiliki beragam manfaat, Anda juga harus berhati-hati dalam menjalankan bisnis dengan cara membagi makanan gratis. Tidak sedikit pelaku usaha yang mengira bisnisnya akan segera laris ketika mengetahui makanannya enak dan digemari. Anda tidak boleh terbuai dengan hal tersebut. Sebaliknya, langkah yang harus diambil adalah mengelola manajemen agar lebih baik. Sejatinya bisnis dengan cara ini juga memuliki beberapa kerugian yang perlu Anda awasi.

  1. Pertama, modal Anda bisa cepat habis. Disadari atau tidak, membuat teknik makanan gratis akan menguras sejumlah modal Anda, jika tidak bisa memilih-milih menu masakan, maka bisnis Anda hanya sekedar menjadi tempat beramal bagi semua konsumen. Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat porsi yang lebih kecil tetapi tidak mengurangi kualitas masakan.
  2. Kedua, membuat para calon pelanggan kecewa. Bisnis masakan gratis tentunya akan Anda batasi dengan jumlah yang sedikit. Oleh karena itu, biasanya ada saja orang yang ingin mencoba masakan Anda tetapi belum sempat karena kehabisan. Akhirnya, banyak dari antara mereka yang kecewa dan tidak ingin mencoba masuk ke dalam bisnis Anda lebih dalam lagi. Beberapa tanggapan miring tentag Anda adalah pengusaha yang pelit juga akan muncul dari mereka yang kehabisan makan.
  3. Ketiga, Anda bisa kehilangan komentar terbaik. Penting bagi Anda untuk menyadari bahwa tidak semua orang yang menghabiskan masakan gratis Anda datang untuk mengomentari hasil Anda. Alih-alih mendapatkan tanggapan yang positif, Anda hanya mendapati bahwa makanan Anda cepat habis tanpa mengatahui apa yang harus ditingkatkan. Untuk mengatasinya, Anda bisa menawarkan hal tersebut kepada orang-orang terdekat Anda terlebih dahulu. Menawarkan kepada pengusaha lainnya juga alternatif yang baik. Sebab, mereka mengerti perjuangan Anda.
  4. Keempat, waktu yang belum dipikirkan dengan matang. Ingat Anda adalah seorang pelaku usaha, bukan dermawan. Maka tujuan Anda adalah mencari keuntungan dalam peluang, bukan membagi-bagikan secara gratis dalam waktu yang lama. Beberapa orang melupakan waktu ketika membagikan makanan secara gratis sehingga merka tidak siap untuk mengakhirnya. Anda perlu menentukan waktu kapa promo tersebut berakhir, sehingga tidak banyak orang yang kecewa dan telah siap bila nanti Anda memuli bisnis yang sebenarnya. Selamat mencoba.

5 Hal Yang Dibenci Pelanggan

sacsacscsa

Disadari atau tidak, nasib Anda tergantung pada pelanggan. Ada beberapa alasan yang memperkuat penyataan tersebut bagai para pelaku usaha. Pertama, Anda mencari produk yang berguna dan menarik minat konsumen. Kedua, produk tersebut ditaksir seusai keadaan dan kemampuan calon konsumen. Ketiga, Anda baru bisa menikmati keuntungan setelah produk tersebut laku dibeli oleh konsumen.

Oleh karena itu, tidak jarang pelaku usaha menggunakan banyak cara agar para pelanggan tetap membeli produknya. Namun, pada kesempatan ini Anda akan diajak untuk melihat dari cara yang berbeda. Selain mencari cara untuk menarik pelanggan, Anda juga perlu mengetahui apa saja hal yang dibenci oleh pelanggan pada umumnya. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengetahui langkah spesifik apa yang bisa Anda terapkan selanjutnya.

Bersikap acuh terhadap konsumen yang datang.

Para pelanggan biasanya akan sedikit kecewa dengan sikap acuh tak acuh yang ditujukan kepada mereka. Hal tersebut sangat mengganggu karena ada beberapa yang merasa bahwa sikap yang ditunjukkan oleh Anda atau karyawan merupakan aktivitas defensif terhadap komplain. Biasanya hal tersebut ditunjukkan kepada bidang usaha yang telah memiliki omset besar dan terlihat sangat banyak pelanggan. Mereka berpikir bahwa pelangganlah yang membutuhkan mereka, bukan sebaliknya.

Jika Anda memiliki potensi untuk kegiatan tersebut, cobalah perbaiki secara perlahan. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik, misalnya dengan penambahan jumlah karyawan, menerapkan sistem manajemen yang baik, dan adanya penghargaan bagi karyawan terbaik. Hal tersebut akan memotivasi lingkungan kerja Anda sehingga pelayanan terhadap konsumen makin baik selanjutnya.

Memberikan pelayanan yang terlalu lama.

Hal yang dibenci oleh pelanggan berikutnyadalah soal waktu elayanan yang terlalu lama. Meski demikian, biasanya hal tersebut tidak disadari oleh para pelaku usaha. Mereka hanya berpikir semakin lama pelayanan yang diberikan, maka semakin baik tanggapan yang dihasilkan oleh para pelanggan. Sebaliknya, jika terlalu lama akan membuat pelanggan jenuh dan memutuskan untuk meninggalkan tampat Anda tersebut.

Pelanggan memerlukan waktu untuk memilih produk yang terbaik, beberapa di antara mereka merasa terganggu bila Anda atau karyawan terus mengikuti gerak gerik yang dilakukan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengganti aksi tersebut dengan pantauan CCTV, selain itu menyediakan tombol yang terdekat dari posisi pelanggan sehingga komunikasi bisa dilakukan lebih efektif.

Mengusir konsumen secara halus, ketika toko hendak tutup.

Anda pasti tidak akan merasa nyaman jika pada sebuah tempat makan, tiba-tiba sisa makanan Anda diambil oleh para waiter. Padahal ada yang masih ingin Anda lakukan,yaitu mengobrol lebih lama. Secara tidak langsung, tindakan tersebut merupakan aksi mereka untuk mengusir Anda secara halus dengan harapan tidak nyaman dan segera pergi meninggalkan ruangan. Hati-hatilah, hal tersebut bisa menjadi senjata makan tuan bagi Anda ketika membuat sebuah usaha.

Pada dasarnya setiap pelanggan memiliki kesadaran untuk segera meninggalkan tempat yang telah dikunjungi. Hanya saja butuh beberapa waktu untuk mengambil keputusan tersebut dengan berbagai alasan. Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah memberikan waktu tambahan kepada para pelanggan kemudian mengingatkan bila telah lebih dari kesepakatan.

Mengesampingkan keluhan pelanggan

Banyak pelaku usaha yang telah memiliki omset besar percaya bahwa keluhan pelanggan bukanlah faktor utama yang dapat meningkatkan produk pemasaran. Mereka lebih berorientasi kepada produksi yang lebih banyak dari sebelumnya. Padahal, keluahan masyarakat yang tidak ditangguhkan akan membuat gosip miring terhadap produk yang Anda bangun.

Bila Anda sedang kebanjiran order hampir setiap hari, maka penting untuk membuat satu divisi lagi yang khusus menangani keluhan. Orang tersebut harus bisa mencatat dan mengurusi keluahan secara langsung, cepat, dan tanggap, sehingga pelanggan tidak mudah kecewa dan aspirasi bisa tercapai.

Melupakan ucapan terimakasih

Orang Indonesia bukan masyarakat yang gila hormat, tetapi bukan juga masyarakat yang tidak memiliki rasa hormat. Minimal ucapan terma kasih selalu diberikan kepada orang yang telah memberikan Anda rezaki. Pada hal ini adalah para pelangan sangat penting utnuk diucapkan rasa terima kasih. Tidak butuh ungkapan yang berlebihan, cukup dengan memberikan perintah kepada para karyawan agar dapat melaukannya dengan baik.

10 Strategi Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

sacsacscsa

Istilah pembeli adalah raja patut mejadi slogan bagi para pengusaha, baik mereka yang baru merintis ataupun sudah memiliki omset yang besar. Tidak dipungkiri bahwa jumlah keuntungan terbesr berasal dari tingkat pembelian konsumen. Sebuah usaha yang tidak memiliki konsumen maka hanya menjadi pekerjaan amal belaka. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku usaha untuk melayani calon konsumennya sebaik mungkin. Agar tidak kebingungan berikut akan diulas beberapa cara terbaik yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan loyalitas para pelanggan.

  1. Menghubungi Konsumen secara Berkala

Inti dari sebuah bisnsi adalah komunikasi. Meskipun barang Anda sebaik apapun, tetapi jika tidak diimbangi oleh sikap yang komunikatif, maka pelanggan merasa kurang diperhatikan. Akibatnya, mereka akan cenderung meninggalkan bisnis Anda dan beralih para pengusaha lainnya. Komunikasi tidak perlu dilakukan setiap hari, tetapi secara berkala yang berfungsi juga untuk memastikan ada perkembangan penting yang bisa dibagikan untuk para konsumen.

  1. Membuat Konten Berharga

Maksudnya tentang isi dan review produk yang Anda miliki. Pada HP misalnya, meskipun mereka mengetahui keadaan HP tersebut baik, tetapi review juga memberikan pertimbangan sendiri bagi para calon pembli. Meski pada akhirnya konsumen tidak membeli produk Anda, tetapi setidaknya, dia akan terus mengunjungi situs tersebut karena memiliki konten yang ebrkualitas untuk dibaca dan sebagai referensi.

  1. Menjadi Otoritas di dalam bidang Anda

Sebuah usaha memerlukan rasa percaya diri yang tingi. Hal tersebut akan membawa Anda tampil berbeda dibandingkan kompetitor lainnya. Selain itu, calon konsumen akan melihat bahwa produk yang Anda tawarkan memiliki kualitas yang terbaik. Untuk merealisasikannya, Anda bisa menggunakan banyak referensi terlebih dahulu dan memulai dengan mengubah beberapa hal secara bertahap.

  1. Membalas Email Secepat Mungkin

Jika Anda pernah mengirimkan sebuah pesan, artinya Anda mengharapkan sebuah balasan, dan secepat mungkin bisa dibalas. Hal tersebut berlaku sama dengan keadaan yang dialami oleh para calon konsumen. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memiliki sistem notofikasi atau karyawan yang siap sedia bila ada pelanggan yang mengirimkan email untuk meminta kejelasan atau hal lain yang bersangkutan.

  1. Membuat Keputusan

Adalah keputusan yang Anda berikan kepada para konsumen ketika mereka membeli atau menyewa produk yang dimiliki. Agar tidak dinilai plin plan dalam mengambil keputusan, sebaiknya bisa dirundingkan dengan beberapa teman atau karyawan lainnya terlebih dahulu. Yang jelas, Anda tidak boleh terlihat ragu dalam mengambil sebuah keputusan tersebut. Semakin tepat keputusan yang dibuat, maka semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen.

  1. Menghargai Sudut Pandang Konsumen

Konsumen memang tidak selalu mengerti kondisi yang sedang Anda alami terhadap barang yang mereka gunakan. Biasanya mereka langsung mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran kepada Anda maupun karyawan bisnis yang Anda miliki. Tampilah sebagai pengusaha yang profesional dengan menerima setiap sudut pandang yang disampaikan oleh para konsumen.

  1. Berikan Sentuhan Personal

Manusia pada dasarnya ingin diperhatikan, termsuk juga jika posisinya sebagai seorang konsumen. Jangan pernah melupakan tahap ini karena biasanya lewat sentuhan personal Anda akan mendapati seberapa besar daya tarik terhadap produk yang ditawarkan, seberapa ingin mereka melanjutkan untuk membeli produk, dan agar mereka lebih nyaman.

  1. Realistik Namun Tidak Teralu Muluk

Tidak perlu memberikan janji yang berlebihan terhadap konsumen. Alih-alih mendapatkan banyak pelanggan, Anda akan dianggap wanprestasi terhadap janji yang telah diucapkan, akibatnya satu-per satu pelanggan Anda mundur. Ingat bahwa perbuatan buruk yang Anda lakukan lebih cepat menyebar daripada semua perbuatan baik sebelumnya.

  1. Identifikasi Kesempatan-kesempatan secara Proaktif

Ingat bahwa posisi Anda adalah pengusaha atau pelaku bisnis. Oleh karena itu, sangat penting jika memiliki prinsip menjemput bola jika konsumen yang ingin menggunakan produk Anda ternyata kesulitan untuk mengunjungi toko Anda. Ada baiknya Anda menyediakan faisilitas delivery supaya baik Anda juga para pelanggan sama-sama dalam kondisi yang nyaman.

  1. Jelas dan Transparan

Setiap konsumen membutuhkan kejelasan terhadap ketentuan yang Anda buat. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu memberikan info yang jelas bagi para pelanggan. Selain itu, penting bagi Anda untuk selalu menciptakan transparansi bila memang produk yang ada tidak ada atau tidak dijual. Jangan mengalihkan perhatian konsumen dengan “sedang kosong” mau diganti yang lain?.

Rahasia Melakukan Penjualan Dalam Waktu Singkat

sacsacscsa

Top Coach Indonesia – Setiap pembisnis pasti ingin semua produknya laku terjual. Saya rasa Anda pun begitu kalau jadi seorang pembisnis. Apa penjualan Anda tapinya bisa dilakukan dengan cepat? Untuk ukuran pemula bisnis pasti perlu waktu yang sedikit lama saat melakukan penjualan produk. Saya akan memberikan langkah – langkah untuk Anda untuk membuat jualan Anda laku dalam waktu singkat.

  1. Buat langkah pertama

Pertama – tama pastinya Anda harus melakukan pendekatan dulu ke calon pelanggan. Semakin cepat Anda berhasil menjadikan mereka pelanggan Anda, maka Anda akan cepat bertindak untuk membuat follow up. Anda sebaiknya melihat keterlibatan mereka dalam bisnis Anda. Apakah mereka sudah bergabung dalam situs online Anda, itu kalau Anda berbisnis online. Anda juga harus memerhatikan akses pelanggan ke website Anda mudah atau tidak.

  1. Memanfaatkan waktu terbaik pelanggan

Apakah Anda sering menghubungi pelanggan lebih dari jam 5 sore? Itu sebaiknya Anda hindari karena pelanggan biasanya merasa  terganggu apalagi di bawah jam 9 pagi. So, Anda perlu menentukan waktu yang baik. Anda bisa memanfaatkan waktu terbaik antara pukul 09.00 – 17.00. Kalau memang masih sibuk, Anda bisa menanyakan waktu senggang pelanggan dan menjadwalkan kembali untuk bisa Anda minta informasinya.

  1. Jangan menjual pada orang yang belum siap menjadi pembeli

Kalau dari awal sudah terlihat kalau si calon bisikan Anda belum siap membeli baiknya tidak usah diteruskan. Anda pastinya bia melihat calon yang hanya sekedar ingin tahu dan benar – benar ingin membeli. Kalau belum punya niat masukan saja dulu kedalam daftar marketing Anda. Mungkin lain kali ia akan membeli dari follow up di lain waktu.

  1. Membuat rencana untuk besok

Pastinya sebelum melakukan closing, Anda akan melakukan follow up dulu. Nah, follow up baiknya Anda lakukan setiap hari. Mulai dari perencanaan awal saat mulai bekerja dengan Anda buat daftar leads yag perlu di follow up. Kalau Anda lakukan data leads Anda bisa tersusun rapi. So, Anda bisa menghindari pembahasan yang berulang saat sedang menghubungi lagi.

  1. Membuat pemeringkatan (kualifikasi) terhadap leads

Anda harus pandai mengatur waktu, apalagi untuk kualifikasi leads. Saran saya sebaiknya Anda lakukan di setiap kesempatan. Orang yang memberikan data kontak bukan berarti Anda masukan kedalam leads yang termasuk kualifikasi. Anda bisa gunakan metode BANT (Budget, Authority, Need and Timeline) untuk membantu Anda mengkualifikasi.

Anda harus lihat keuangannya cukup atau tidak membeli produk Anda. Kemudian, apakah orang yang Anda lakukan pemasaran itu yang memiliki keputusan untuk mengeluarkan uang atau bukan. Pentingnya lagi Anda harus tahu apa si calon memang sedang membutuhkan produk Anda atau tidak.  Anda baiknya tidak sampai datang di waktu yang salah untuk menawarkan hingga nantinya produk di beli.

  1. Membuat hubungan yang lebih personal dengan leads

Siapa sih yang tidak merasa nyaman kalau diposisikan sebagai teman? Saya rasa semua leads akan berpikir yang sama. Leads pastinya tidak sua dipaksa apalagi dalam membeli suatu produk. Nah, untuk mengatasi kesan memaksa, Anda bisa mengakrabkan diri dulu sekedar menanyakan hobi dan keluarga. Baru deh kalau suasana sudah oke, Anda bisa mulai bicarakan bisnis.

Salam Pencerahan.

Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach

Lean Six Sigma Coach

Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur