Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?

sacsacscsa

Kali ini akan membahas secara singkat bagaimana cara memberikan insentif bagi tim penjualan Anda. Tidak ada orang malas, hanya orang yang tidak punya tujuan. Insentif bisa diartikan sebagai intermediate goal antara goal perusahaan dengan goal pribadi karyawan Anda. Mengapa ada bisnis yang berisi orang-orang yang kurang produktif bisa jadi disebabkan oleh hilangnya tujuan jangka pendek.

Apa sih arti insentif? Menurut Pangabean (2002 : 93), Insentif adalah kompensasi yang mengaitkan gaji dengan produktivitas. Insentif merupakan penghargaan dalam bentuk uang yang diberikan kepada mereka yang dapat bekerja melampaui standar yang telah ditentukan.

Metode pemberian insentif kelompok:

 

  1. Superstar insentif: Semua mendapat uang sesuai dengan prestasi tertinggi. Jadi semua harus mengejar prestasi tertinggi agar semua mendapat insentif besar. Kelebihannya, style ini lebih positif, tidak melihat pemain yang lemah. Semua harus kerja keras melakukan prestasi tertinggi. Kompetisi bisa jadi lebih sehat.
  2. Prinsip weakest link: Semua mendapat uang sesuai dengan prestasi terendah.  Agar tidak ada yang mau menjadi yang terendah, jika ada 10 orang sales, prestasinya mencapai 90%, eh, ternyata ada satu orang pencapaian 50%, semua mendapat insentif 50%.Artinya semua orang harus waspada dengan team yang lemah, selalu membantu yang lemah agar mereka ber-prestasi sama dengan yang terbaik.
  3. Menggunakan rata-rata. Ini model sosialis. Semua dapat porsi sama, berapapun prestasinya.

 

Mungkin Anda pernah mendengar Marketing Tips dari banyak buku, pembicara, seminar, radio dan sebagainya, rata-rata mungkin 80% focus strategi pada media. Kali ini saya mengajak Anda memusatkan perhatian Anda pada emosi karyawan Anda.

Dua sumber motivasi seorang karyawan, sebagian dari mereka focus untuk menghindari sengsara sebagian lainnya ingin mengejar kenikmatan. Insentif, bisa disebut sebagai hadiah untuk karyawan yang lebih focus mengejar kenikmatan, khususnya dalam  konteks tim penjualan. Jika Anda menawarkan sesuatu yang benar-benar menarik, tim penjualan Anda akan berusaha lebih giat.

Bentuk Insentif

Bentuk hadiah tidak perlu selalu berupa uang. Bisa jadi hadiahnya hanya dengan mengizinkan mereka pulang lebih cepat. Ketika system ini dilakukan oleh sebuah lembaga keuangan yang saya latih, produktifitas mereka mendadak naik. Biasanya untuk mengejar target mereka harus lembur. Sejak insentif “siapa capai target harian lebih cepat, boleh pulang lebih awal” diterapkan, mereka berlomba-lomba pulang lebih awal.

Bentuk lain dari insentif adalah dengan memberikan FREE LUNCH! Masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan seperti:

  • Boleh pulang lebih awal jika mencapai target
  • Boleh libur di hari kerja
  • Mendapat hotel voucher menginap untuk keluarga
  • Tiket pesawat pp ke Bali
  • Menginap di villa bersama team
  • Voucher belanja

Jadikan insentif tersebut menantang untuk dimenangkan, namun dapat dilakukan semua orang. Jika ada satu orang saja yang selalu menang, yang lain perlahan-lahan akan menimbulkan perasaan demotivasi dan akhirnya malas berusaha.

Apa yang harus Anda reward?

  • Perilaku terbaik
  • Disiplin terbaik
  • Absensi paling bersih
  • Best growth
  • Best results
  • Best achievement antara target dan actual
  • Orang yang paling proaktif
  • Best service champion
  • Dan masih banyak lagi

Tips memberikan insentif tim:

  1. Hadiah harus kreatif dan menarik
  2. Sebaiknya minta usulan dari tim, apa yang paling seru menurut mereka
  3. Pastikan ada seremonial saat hadiah di berikan, perbesar momentum kemenangan ini seolah hadiah yang di terima adalah sesuatu yang sangat istimewa
  4. Buat plakat, piagam, sertifikat agar mereka merasa special
  5. Cara bermain harus jelas aturannya
  6. Buat time frame jangka waktu
  7. Hubungkan antara goal perusahaan dan gairah pribadi
  8. Terakhir: BAYAR ONTIME kepada semua team!

Didalam menerapkan marketing yang efektif, tips ini akan sangat membantu Anda dalam menggali potensi team dengan memberikan mereka kesempatan untuk menang. Semua orang suka permainan, setiap melakukan permainan yang menyenangkan, sifat kita berubah drastis. Semakin menyenangkan, semakin seru sebuah permainan. Bayangkan jika bisnis Anda adalah permainan yang seru, menyenangkan dan menantang bagi setiap orang yang bekerja di perusahaan Anda, apa hasilnya?

Jadikan bisnis seperti permainan dengan menerapkan marketing tips ini. Reward, hadiah, games yakin akan membantu team Anda menciptakan asosiasi menyenangkan saat mengejar target.

Untuk mendapatkan tips lebih dalam mengenai cara mensistemasi bisnis, ikuti workshop www.topcoachindonsia.com/bisnis untuk memperkuat kerajaan bisnis Anda.

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Related Articles :
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur

sacsacscsa

Setiap tahun, makin banyak wanita yang menjadi pengusaha atau sedang menjajaki dan berpikir serius untuk menjadi seorang pengusaha. Ketika semakin banyak wanita diluar sana yang semakin sukses dan menjadi inspirasi untuk wanita wanita untuk menjadi pengusaha,  bisnis terkadang masih dianggap teritori dari pria. Selain itu banyak juga hambatan bagi seorang wanita pengusaha yang harus mereka hadapi.

Saya Tertarik untuk menulis ini dari sudut pandang seorang pria dan coach dikarenakan saya terinspirasi oleh beberapa wanita hebat yang pernah menjadi atau masih sebagai client saya

Dibawah ini adalah beberapa hambatan yang mungkin wanita hadapi untuk menjadi pengusaha

1.      Wanita merasa untuk menjadi pengusaha mereka harus bertindak sebagai laki laki

Ketika Anda datang kesebuah bisnis atau coaching seminar ,Anda dapat menghitung berapa persent dari wanita yang hadir dan biasanya tidak terlalu banyak. Saya bisa berkata mungkin sekitar 80% adalah pria. Ketika seorang wanita datang untuk berbicara bisnis di depan banyak pria, mungkin hal ini dapat sedikit menakutkan.

Ketika berbisnis kita perlu bernegosiasi dengan banyak orang, dan sering ketika seorang pria bernegosiasi dengan seorang wanita mereka merasa bahwa wanita tidak memiliki keberanian dan pengetahuan seperti seorang pria, sehingga apa yang terjadi adalah deal yang didapatkan oleh seorang wanita mungkin bukan merupakan deal yang terbaik. Nah, untuk melindungi dirinya, terkadang wanita beradaptasi menjadi lebih jantan dalam melakukan bisnis: lebih kompetitif, agresif, bahkan kasar. Dan ini bisa saja berpengaruh negatif buat wanita. Alasannya, ketika wanita mencoba menjadi seorang pria, hal ini tidak memberikan garansi kalo dia akan sukses.

Jadilah diri Anda sendiri, fokus pada hal yang Anda kuat dan Anda miliki.
Walau secara umum terkadang wanita lebih sering emotional yang mungkin tidak terlalu positif berdampak terhadap bisnis, tetapi wanita juga lebih menjaga hubungan dan mengayomi kepada anak buah dan customer/supplier. Hubungan ini sangatlah penting bagi bisnis untuk jangka panjang.

Fokus dan Goal dapat dilatih untuk mensupport wanita dalam perencanaan bisnisnya.

Kebetulan saya sempat meng-coach seorang wanita yang sangat soleh dan menurut saya juga sangat feminin. Beliau memiliki bisnis di sebuah perusahaan pembuat mesin yang dominasi nya adalah lelaki. Di perusahaannya, dengan kekuatan femininnya beliau dapat menjaga keharmonisan dan komunikasi di perusahaannya. Komunikasi dan Keharmonisan, adalah hal yang mungkin banyak menjadi persoalan diperusahaan pada umumnya.

2.      Wanita terkadang kurang mendapat dukungan dari pemimpin wanita lainnya

Hal ini menurut saya agak sedikit unik. Dikarenakan wanita pembisnis yang sukses masih sedikit, sulit untuk wanita untuk mendapatkan dukungan dari pemimpin wanita lainnya. Serta ada kemungkinan pemimpin wanita juga lebih percaya kepada pembisnis pria karena secara umum lebih banyak dealing dengan pembisnis pria.

3.      Kesulitan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga sambil menjalankan bisnis

Hal ini sering terjadi terutama di Indonesia. Baru baru ini saya meng-coach seorang ibu yang memiliki 3 anak kecil dan juga harus secara bersamaan menjalankan keluarga dan perusahaannya. Belum termasuk suaminya yang terkadang dapat menjadi seorang bayi besar yang juga ingin perhatian.
hal ini bisa menjadi sangat menantang dikarenakan Anda harus mencari jalan untuk membuat keduanya seimbang. Stigma akan wanita harus lebih memperhatikan keluarga dan pria sebagai seorang yang harus menafkahi keluarga juga dapat membuat hal ini semakin sulit.

Terkadang wanita enterpreneur harus dapat tidak terlalu menyalahkan dirinya atau menjadi terlalu serius ketika ada sesuatu yang tidak berkenan terjadi seperti tidak dapat menemani anaknya ke pertandingan melukis,dll.

Mommypreneur memiliki tanggung jawab terhadap bisnisnya dan keluarganya yang sama rata dan untuk benar benar menemukan dan melakukan management waktu yang baik adalah kunci untuk sukses.

4.      Ketakutan akan kegagalan

Menurut Babson College 2012 Global Enterpreneur Monitor, Takut akan gagal adalah hal yang paling ditakuti wanita untuk memulai bisnis.

Dalam kenyataannya memang 80% bisnis baru gagal dalam 5 tahun, namun tidak perlu untuk melihat kegagalan ini sebagai sesuatu yang negatif.

Ada kemungkinan bahwa Ketakutan akan kegagalan ini juga disebabkan dikarenakan wanita merasa tidak memiliki skill pengusaha yang seimbang dibandingkan pria. Dan saya rasa ini tidak positif, dikarenakan skill dapat dilatih apabila Anda mau.

Walaupun adanya ketakutan dan keraguan, ada kira kira 130 juta pengusaha wanita di seluruh dunia berdarsarkan riset, dan saya percaya angka ini akan terus bertambah.

Kesimpulannya, tantangan untuk menjadi pengusaha wanita mungkin sedikit lebih banyak dibandingkan pria.

Tetapi saya percaya bahwa ketika Anda berfokus kepada kesempatan, mimpi dan kekuatan Anda, tantangan tersebut akan terlihat mengecil. Temukan apa yang Anda cintai, skill dan support apa yang Anda butuhkan dan kejar mimpi Anda.

Percayai diri Anda serta mengerti bahwa penting untuk dapat keluar dari zona nyaman dan kerja keras untuk mencapai mimpi Anda.

Saya sudah banyak melihat dan bekerja sama dengan wanita wanita pengusaha hebat dan saya percaya Anda juga bisa.
Salam Pencerahan,

Coach Yudi

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

4 Langkah Mencari Karyawan Handal

sacsacscsa

Saya sering kali mendengar mitos “Cari karyawan SUSAH”, saya setuju, bahkan bisa banyak yang membuktikan kalau karyawan memang susah diatur, susah cari yang bagus, atau malah banyak dibajak kompetitor.

 

Pernah mengalami ini?

1. Karyawan sudah interview, lolos jadi karyawan lalu batal jadi karyawan?

2. 100 di rekrut 101 resign?

3. Saat interview bagus, saat kerja ternyata tidak kompeten?

4. Skill bagus, attitude bagus, cocok dengan penghasilan, kerja hanya seminggu lalu resign?

 

Yes, hal ini terjadi karena ada beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengusaha kecil dan menengah. Ada 3 kesalahan fatal dalam mencari karyawan baru :

1. Tidak menetapkan kriteria yang jelas.

2. Merekrut Skill bukan merekrut Attitude

3. Tidak memiliki alat ukur motivasi, skill dan attitude dengan akurat

 

Saya bahas satu satu yah…

 

TIDAK MENETAPKAN KRITERIA YANG JELAS

 

Kalau saya bertanya, mengapa seorang karyawan resign dari perusahaan sebelumnya, biasanya mereka mengatakan:

# Tidak ada jenjang karir
# Tidak cocok dengan atasan
# Pindah rumah
# Tidak ada tantangan lagi
# Suasana kerja kurang enak

 

Artinya, karyawan ini akan mencari perusahaan yang TIDAK seperti yang diatas. Jika anda tidak dapat memberikan kepastian bahwa mereka akan lebih safe bekerja ditempat anda, mereka akan merasa sama saja.

 

MEREKRUT SKILL BUKAN ATTITUDE

 

Skill bisa dilatih, attitude susah diubah. Jarang sekali orang yang Skill bagus tapi perilakunya negatif yang mudah diatur oleh pengusaha. Kebanyakan, lebih mudah meningkatkan skill orang-orang yang perilakunya positif. Jadi, anda harus memiliki strategi cara memilih dan menilai attitude yang baik.

 

TIDAK MEMILIKI ALAT UKUR

 

Benar, untuk menciptakan standar sebaiknya anda memiliki alat untuk mengukur skill, attitude, atau bahkan performance. Ada banyak tools diluar sana seperti psikometrik test, DiSC test, MBTI, Graphology dan seterusnya. Buatlah cara mengukur standar agar dapat secara konsisten memiliki team yang handal.

 

Nah, ini dia 4 LANGKAH Merekrut Karyawan handal :

1. Buat kriteria berdasarkan, karakter, sifat, attitude dan apa yang membuat mereka frustrasi dalam bekerja saat ini.

2. Lakukan proses de-selection. Artinya, undang mereka-mereka yang memang memiliki karakter seperti yang tercantum di iklan lowongan.

3. Lakukan test drive. Jangan hanya interview, tapi minta mereka melakukan pekerjaan secara langsung. Bisa diberi tugas yang sederhana, agar anda bisa menilai cara kerja secara langsung.

4. Adakan induction training. Induction training adalah orientasi kerja, agar mereka memiliki rasa memiliki, rasa tanggung jawab karena memahami Visi, Misi, Budaya dan kebiasaan positif ditempat anda bekerja.

 

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?

sacsacscsa

Sudah sering saya mendengar kata korupsi yang sering di dengungkan oleh banyak institusi terutama istitusi pemerintahan, karena koruspsi memang suatu tindakan yang sangat merugikan, bukan hanya secara materi tapi juga mental. Sangat mencengangkan lagi bahwa beberapa hari lalu mendengar bahwa ketua salah satu institusi hokum tertinggi di Indonesia, ketuanya tertangkap tangan melakukan korupsi untuk beberapa kasus yang dipegangnya.

Korupsi memang tidak pandang bulu, hal itu bisa saja terjadi disetiap bagian, bukan hanya di pemerintahan tapi juga bisa terjadi di semua organisasi, atau perusahaan, baik itu yang bergerak di bidang bisnis atau non bisnis. Dampak korupsi sangatlah besar, karena secara proses korupsi bisa merusak semua proses yang seharusnya berjalan sesuai dengan system dan aturan yang ada tapi hasil akhirnya dipangkas , di potong dan dirubah sehingga tidak sesuai dengan hasil yang seharusnya.

Bagaimanapun bagusnya system, aturan dan prosedur yang sudah dibuat tapi jika ada korupsi maka semuanya tidak akan ada artinya, karena hasil ditentukan oleh orang-orang tertentu atau sekumpulan  orang yang berkomplot untuk menciptakan hasil sesuai dengan keinginan mereka.

Dari setiap kasus korupsi yang terjadi selalu melibatkan para petinggi, pemimpin atau pejabat yang memang memiliki kekuasaan di bagiannya. Mereka yang memang punya wewenang untuk memutuskan dan melakukan suatu tindakan akhir untuk suatu proses yang penting dibagiannya masing-masing. Di sisi lain mereka adalah juga para leader yang  memimpin puluhan atau bahkan ratusan karyawan dibawahnya,  dimana setiap tindakan yang mereka lakukan akan berdampak langsung atau tidak langsung bukan hanya kepada karyawan atau staff tapi juga kepada perusahaan atau institusinya.

Lalu bagaimanakah jika kita sebagai pemilik usaha atau pebisnis memiliki leader seperti itu ? apa yang mungkin terjadi di bisnis kita ? apa dampaknya bagi karyawan dan bisnis kita ? Lalu bagaimana agar di bisnis kita tidak terjadi korupsi atau penyimpangan ? Ada beberapa hal yang sangat mendasar yang harus dimiliki, diketahui dan dilakukan oleh setiap karyawan mulai dari staff sampai kepada leader yang ada di perusahaan/bisnis kita

Mindset

Mindset yang benar sebagai seorang leader adalah hal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan. Karena pada dasarnya setiap orang adalah menjadi leader bagi dirinya sendiri, sehingga ia harus memiliki nilai atau value yang positive bagi dirinya. Seorang leader harus bisa memikirkan hal yang lebih besar pengaruhnya dan dampaknya, bukan hanya buat dirinya sendiri tapi juga buat team, sehingga attitude/sikap yang positive menjadi penting untuk dimiliki.

Visi & Misi                                                                                                          

Visi & Misi juga menjadi acuan semua karyawan, setiap hal yang kita rencanakan, kita lakukan dan kita putuskan harus selalu mengikuti dan searah dengan visi dan misi perusahaan kita. Untuk itu perlu sekali jika perusahaan memiliki visi dan misi yang jelas, dan diketahui oleh semua karyawan kita.

SOP dan Job Description

Standard Operasional Prosedur (SOP) dan Job description adalah juga menjadi bagian yang sangat penting, karena itu adalah aturan, proses dan alur kerja yang ada di perusahaan dan harus dilakukan oleh setiap karyawan sesuai dengan bagian dan tanggung jawabnya masing-masing. SOP ini bukan hanya ada/dimiliki oleh perusahaan sebagai “kitab” atau hal yang tidak pernah disentuh, tetapi justru SOP ini harus diketahui, dimengerti dan dijalankan oleh semua karyawan di perusahaan.

Punishment & Rewards

Setelah infrastuktur perusahaan, alat dan aturan kerja (Visi Misi, SOP dan Job Description) sudah ada, sudah siap maka agar bisa dijalankan dengan efektif harus juga dilengkapi dengan Pusnishment & Rewards untuk setiap posisi, karyawan dan tingkatan sesuai dengan hasil kerja yang dia lakukan. Ini penting untuk membuat efek jera dan pelajaran bagi semua karyawan yang ada.

Salam pencerahan

Coach Tedy

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes

sacsacscsa

5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes Semoga bisnis anda sukses dan tembus target tahun ini… banyak sekali perubahan yang besar di tahun 2013 ini. Yang sangat signifikan adalah Pembengkakan Biaya dibanyak sector. contoh, biaya logistic saja bisa menghabiskan antara 40-50% dari biaya produksi. Jika tidak ditekan, maka harga jual akan semakin mahal sementara customer semakin cerdas dalam menentukan pilihan. untuk itu mewaspadai perubahan.

 

Berdasarkan Forbes, ada 5 trend yang signifikan terjadi di tahun 2013 yang
perlu diwaspadai.

1. Kekuatan Wanita semakin besar.
2. Pemecatan Manager terjadi dimana-mana
3. Biaya logistic semakin membengkak
4. Customer semakin tahu apa yang mereka mau
5. Saatnya melakukan Blue Ocean

 

Nah, apa strategi yang perlu dilakukan oleh bisnis yang sudah berjalan.

1. Melakukan efisiensi disegala bidang
2. Efisiensi tidak selalu bentuknya potong biaya tetapi membuang aktifitas yang tidak memberi nilai tambah
3. Mendekatkan diri dengan customer secara intensif
4. Menghilangkan pemborosan
5. Mengukur produktifitas setiap karyawan

 

Perlu digaris bawahi. Kesimpulan Forbes adalah BISNIS YANG RAMPING dan LINCAH akan bertahan. Bisnis yang GEMUK, BOROS, TIDAK MAU BERUBAH akan tertekan.

  • Apakah bisnis anda mengalami pembengkakan biaya?
  • Apakah bisnis anda kurang cepat memberi pelayanan?
  • Apakah profit menurun karena biaya tidak terkendali?
  • Apakah distribusi semakin lemah?

 

Tahun ini aka nada Workshop yang membahas tentang How to Become a World Class Company. Bagaimana perusahaan kelas dunia melakukan perubahan, membuat strategi, dan memastikan bisnisnya tetap menjadi pemimpin pasar. Bagi Anda yang berminat, silakan klik: SixSigma

 

Acaranya tanggal 13 Juni 2013 di SURABAYA. Semoga bisa memberi anda masukan untuk memenangkan persaingan tahun ini.

 

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Leadership – Belajar dari Politik

sacsacscsa

Leadership seorang pengusaha bisa dibandingkan dengan leadership dari sebuah negara. Coba perhatikan Mesir, Siang itu puluhan ribu massa memenuhi Tahrir Square dengan memegang poster wajah pemimpin yang di coret silang berwarna merah. Saluran televisi, media cetak menjadikan berita ini topik paling hot selama satu minggu. Pemimpin Mesir, Husni Mubarak terancam lengser dari kursi kepresidenannya yang telah ia pegang selama tiga dekade. Sejumlah skenario politik telah diantisipasi oleh kelompok demonstran yang juga antipemerintah dinego bersama Perdana Menteri Ahmad Shafiq agar Mubarak mau mundur dengan terhormat.

Apa sih maunya politik?

Tiga kata penting didunia leadership politik:

1.       Memperoleh!

2.       Mengelola!

3.       Mempertahankan!

Well, saya adalah orang yang jarang sekali membaca berita politik. Namun, kali ini saya tertarik untuk menghubungkan leadership bisnis dan politik. Kelihatannya, banyak orang yang tidak merasakan hubungan yang erat diantara tiga topik ini. Tanpa disadari bisnis juga memiliki kecenderungan yang sama dengan kondisi politik sebuah negara. Misalnya, pemimpin bisnis disebut Presiden Direktur seperti Presiden disebuah negara.

Yes, bisnis adalah negara kecil yang harus memperoleh, mengelola, dan mempertahankan sesuatu.

Politik dan bisnis dalam esensinya

Politik Ekonomi : memperoleh sumberdaya, mengelola sumberdaya dan mempertahankan sumberdaya…

Di leadership bisnis: memperoleh pelanggan, mengelola pelanggan dan mempertahankan pelanggan.

Coba lihat, apa yang terjadi jika kita gagal menjaga salah satu tujuan, misalnya, bisa memperoleh tapi tidak bisa mengelola maka dengan sendirinya bisnis atau politik akan gagal.

Didalam konsep politik dan bisnis, ada faktor besar yang sangat berperan, yaitu Leadership!

Fungsi leadership baik di bisnis maupun politik adalah

1.       Memperoleh dukungan

2.       Mengelola dukungan

3.       Mempertahankan dukungan

Kasus Presiden Husni Mubarak, ia gagal mengelola dukungan dan akhirnya harus merelakan melepaskan dukungan secara brutal.  Secara de facto ia sudah tidak lagi berkuasa, meskipun secara de jure ia adalah presiden sah.

Ini adalah efek yang terjadi jika seorang pebisnis gagal Memperoleh, Mengelola dan Mempertahankan? Kasus yang saya temui:

·         Sulit mendapat karyawan yang bagus

·         Jumlah customer terus menyusut

·         Customer pindah ke kompetitor

·         Team member keluar masuk

·         Profit turun terus menerus

·         Customer pindah ke kompetitor

Ada obat mujarab yang bisa menyembuhkan masalah ini, jawabannya : LEADERSHIP! Leadership anda menentukan profit bisnis anda, menentukan juga kedaulatan serta loyalitas karyawan anda.

Bagaimana menurut anda?

Ingin belajar detil tentang Leadership ?  Daftar di workshop Business Mastery SEKARANG!

Klik Disini Untuk Mengikuti Workshop “Business Mastery”

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit