BCA Kurangi Kredit KPR dan KKB

sacsacscsa

Jakarta, 6 Maret 2014 РPT Bank Central Asia, Tbk (BCA) akan mengurangi  penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) untuk tahun 2014. Hal tersebut sejalan dengan arahan regulator untuk menekan kredit di tengah perlambatan ekonomi.
Hal ini disampaikan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. Ia mengatakan, khusus pinjaman konsumen, baik KPR dan KKB, BCA akan menahan diri. “Kalau terjadi sesuatu di perekonomian, sektor ini yang terkena dampak,” ujar Jahja.
BCA juga akan menekan penyaluran kredit konsumen kendati tak ada gejala adanya lonjakan rasio kredit bermasalah (NPL) di sektor tersebut. Namun, Jahja tidak menampik di beberapa kota memang terjadi kenaikan NPL. “Tetapi alasannya karena itikad nasabah yang tidak baik,” ujarnya.
Untuk keseluruhan kredit, BCA menargetkan pertumbuhan kredit hanya sebesar 13-15 persen tahun ini. Jahja mengatakan, kredit yang terus dipacu dapat membuat ekonomi menjadi overheating dan memacu tak terkendalinya suku bunga. Oleh karena itu, bank diharapkan menyesuaikan diri dengan kondisi pasar.
Ke depannya, Jahja mengatakan, BCA akan melihat situasi makro ekonomi. “Kalau semuanya lancar, tak ada peningkatan NPL, likuiditas cukup, DPK berkembang. Itu bisa menjadi acuan untuk berkembang lebih pesat,” ujarnya

QH.