Dua Kementerian Kerja Sama Pemberdayaan Koperasi dan Pengembangan Energi

sacsacscsa

Jakarta, 16 Juni 2014 – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (UKM) mengadakan kerjasama terkait pemberdayaan koperasi dalam pengembangan energi baru dan energi terbarukan. “Diharapkan ke depannya UKM dan Koperasi bisa bersinergi dalam menyejahterakan masyarakat,” ungkap Menteri UKM Syarif Hasan.

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pelaksanaan kegiatan pengusahaan energi baru dan energi terbarukan. Dimulai dari penyediaan bahan baku sampai dengan pemanfaatan energinya.

Dalam kesepakatan ini, difokuskan pada pelaksanaan kegiatan yang bersifat fisik dan non-fisik. Adapun kegiatan yang bersifat fisik meliputi pengadaan dan atau pembangunan fasilitas atau sarana penyediaan energi dari sumber-sumbr energi baru dan terbarukan, termasuk pengadaan dan atau penyediaan bahan baku bioenergi.

Sedangkan pada kegiatan non-fisik, meliputi penyiapan dan pemberdayaan lembaga pengelola fasilitas atau sarana penyediaan energi dari sumber-sumber energi baru dan terbarukan, pemberdayaan koperasi, unit usaha kecil dan menengah dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“Program sangat bagus untuk pemerataan bagi penggiat koperasi di daerah terpencil, infrastruktur dan listrik sangat kurang, salah satu tujuan MoU ini percepat pembangunan di daerah,” pungkasnya.

QH.

Related Articles :
Kemenperin Gelar Sepatu, Kulit, dan Fesyen 2014
Kemenperin Gelar Pameran Produksi Indonesia 2014
Kemenperin Gelar Pameran Indo Intertex-Inatex-Indo Dyechem 2014

Transaksi PRJ 2014 Targetkan Rp5 triliun

sacsacscsa

Jakarta, 5 Juni 2014 – PT Jakarta International Expo (JIExpo) menargetkan nilai transaksi selama penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2014 mencapai Rp 5 triliun.

“Pada PRJ tahun 2013 lalu, target transaksi kita Rp4,5 triliun. Untuk PRJ tahun ini, targetnya kita naikkan lagi menjadi Rp 5 triliun. Semoga target ini bisa kita capai,” kata Komisaris Utama PT JIExpo Murdaya Poo. Ia mengaku optimistis mencapai target karena melakukan promosi yang lebih luas, yakni ke kantor-kantor kedutaan besar (kedubes) negara-negara sahabat yang berlokasi di Jakarta.

“Karena tujuan dari penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran ini adalah untuk mengembangkan industri meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) di Indonesia dan untuk seluruh dunia. Makanya, kita optimis,” ujarnya.

Murdaya menambahkan, panitia menargetkan jumlah pengunjung dalam kegiatan Jakarta Fair Kemayoran 2014 lebih banyak dari 2013. “Tahun ini, kita targetkan jumlah pengunjungnya bisa mencapai 4,7 juta orang. Bahkan, kita juga berharap PRJ tahun ini dapat menarik minat wisatawan, bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga mancanegara,” tuturnya.

Jakarta Fair Kemayoran atau PRJ akan diselenggarakan mulai 6 Juni hingga 6 Juli 2014 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-487. Setiap hari, PRJ dibuka mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB pada hari biasa dan pukul 10.00 hingga 23.00 WIB pada akhir pekan. Harga tiket masuk Rp25.000 pada hari biasa, Rp30.000 akhir pekan dan Rp20.000 khusus Senin.

Karena 2014 adalah pertama kalinya Jakarta Fair Kemayoran digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, maka pihak penyelenggara menyediakan sejumlah musholla tambahan dengan total kapasitas lebih dari 1.000 orang yang lokasinya tersebar di Hall-C, Gedung Pusat Niaga dan kawasan Gambir Expo.

QH.

Related Articles :
Indonesia Cellular Show 2014 Kembali Digelar
Kemenperin Gelar Sepatu, Kulit, dan Fesyen 2014
Kemenperin Gelar Pameran Produksi Indonesia 2014
Kemenperin Gelar Pameran Indo Intertex-Inatex-Indo Dyechem 2014