Kemenperin Percepat Program Penyebaran dan Pemerataan Industri

sacsacscsa
Jakarta, 7 Agustus 2014 – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memfokuskan diri dalam program penyebaran dan pemerataan industri. Sejauh ini, program ini masih menjadi “pending matters” untuk segera diselesaikan pada 100 hari masa akhir Kabinet Indonesia Bersatu II. Contohnya, program pembangunan kawasan industri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang saat ini sedang disusun dokumen perencanaannya.
Menteri Perindustrian M.S Hidayat mengatakan, infrastruktur pendukung di wilayah tersebut belum memadai seperti listrik dan jalan. Karena itu menurut dia, saat ini dilakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk penyediaan infrastruktur kelistrikan, jalan negara, dan perizinan pelabuhan serta bandara.

Ia mengatakan, “Tindak lanjut yang kami lakukan adalah koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait seperti PLN, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perhubungan.” Selanjutnya, fokus dalam pembangunan kawasan industri Kuala Tanjung di Sumatera Utara. Dalam perkembangannya program ini sudah disusun dokumen perencanaan pembangunan kawasan industri tetapi masih belum terbentuk kelembagaan.

Saat ini, lanjutnya, Kemenperin sedang menyiapkan kelembagaan melalui koordinasi dengan Badan Otorita Asahan dan koordinasi dengan instansi terkait dalam penyediaan lahan dan infrastruktur. Selain itu program ketiga yaitu pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu dan KEK Bitung yang dalam perkembangannya telah ditetapkan Peraturan Pemerintah KEK. Tindak lanjut program itu menurut dia menyusun dokumen perencanaan untuk pembangunan infrastruktur di dalam KEK.

QH.
Related Articles :
Industri Musik Sumbang Rp5,2 Trilin PDB
Kemenperin Dukung Peningkatan Ekspor Furniture
100 Ribu UKM Manfaatkan Contact Center dari Telkom.
Situasi Politik Tak Pengaruhi Investasi
BANK INDONESIA DI YOGYAKARTA DAN TOP COACH INDONESIA GELAR SEMINAR 
  “Membangun Jiwa Kewirausahaan”
Tak Ada Lagi Suntikan Bagi BUMN Sakit