10 Pelajaran Hidup Bill Gates yang harus kamu ikuti

sacsacscsa

Jika mendengar nama Bill Gates, maka pikiran Anda akan langsung tertuju pada Microsoft. Ya, beliau adalah founder Microsoft, tepatnya pada tahun 2015. Selain itu, namanya juga tercantum dalam daftar nama orang terkaya di dunia serta pembuat Xbox. Kesuksesannya hingga sekarang ini tidak terjadi begitu saja, perlu adanya usaha keras dan beberapa kegiatan lainnya. Jika Anda ingin meraih kesuksesan seperti Bill Gates, maka penting untuk mempelajari 10 hal yang dia lakukan untuk sukses.

  • Mulai Sedini Mungkin

Perlu Anda ketahui bahwa seorang Bill Gates memulai berinovasi dengan komputer sejak usia 13 tahun. Dia sangat senang menjalankan isi komputer mulai dari software hingga hardware. Hal ini menjadi bekal baginya ketika sudah menginjak usia dewasa hingga bisa membangun Microsoft. Jika Anda ingin menjalankan sebuah bisnis, maka cobalah untuk menggelutinya sejak masih muda.

  • Bangun Kemitraan

Bill Gates menyadari bahwa memiliki link merupakan kebutuhan untuk membangun sebuah bisnis. Sebab, dia akan termotivasi dan selalu dituntun untuk belajar sehingga berhasil dalam menjalankan usahanya nanti. Anda juga bisa memulai membangun kemitraan dengan rekan, misalnya. Selain memiliki hubungan yang bermanfaat, Ada bisa saling bertukar pikiran untuk menjalankan bisnis ke arah yang lebih baik.

  1. Anda Tidak Akan Menghasilkan Uang Ratusan Juta Setahun Setelah Keluar dari Sekolah Tinggi Saja

Mungkin Anda adalah orang yang memiliki pendidikan tinggi, seperti Sarjana atau bahwa Magister. Akan tetapi, Anda tidak bisa secara langsung menjadi sebuah pimpinan dalam perusahaan setelah dinyatakan lulus kuliah. Untuk memiliki jabatan tinggi atau menghasilkan banyak uang, Anda harus memiliki banyak pengalaman. Hal tersebut didapat tidak hanya dalam waktu satu tahun, tetapi proses yang cukup lama.

  • Jadi Bos Untuk Dirimu Sendiri Sesegera Mungkin

Usia bukanlah hambatan bagi diri Anda untuk menjadi seorang pemimpin, minimal untuk diri sendiri. Anda bisa belajar dari Bill Gates yang bisa mengatur dirinya di usia yang sangat belia. Dia menunjukkan kualitas terhadap pekerjaan dan hobi yang ditekuni. Untuk menjadi bos terhadap diri sendiri poin pentingnya adalah pengendalian diri.

  • Jangan Mengeluh tentang Kesalahanmu, Belajarlah dari Kesalahan.

Hindari sikap mengeluh terhadap kesalahan yang Anda perbuat. Sebaliknya Anda bisa menjadikan kesalahan sebagai pembelajaran di masa depan. Yakinlah bahwa kesalahan yang Anda perbuat merupakan sebuah kesempatan yang langka untuk mengembangkan bisnis ke depannya.

  • Berkomitmen dan Minat yang Besar

Memang lebih mudah meraih daripada mempertahankan, sama hal nya dengan mimpi. Ketika Anda membuat mimpi yang besar, cobalah untuk berkomitmen atasnya. Selain itu, tanamkan minat terhadap usaha yang sedang Anda geluti. Jika tidak, maka Anda akn kesulitan dan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan yang besar dari usaha tersebut.

  • Hidup Adalah Sekolah Terbaik, Bukan Universitas atau Perguruan Tinggi

Anggapan yang salah terletak pada pola pikir Anda tentang kehidupan perkuliahan. Meskipun memang merupakan perguruan terakhir dalam pendidikan, tetapi sekolah yang paling baik terletak pada kehidupan Anda setelahnya. Banyak pelajaran yang perlu Anda perhatikan dalam kehidupan nyata. Misalnya memecahkan masalah, bagaimana cara mencapai target, dan memiliki sikap table manner yang baik bagi seorang pebisnis.

  • Bersikap Baiklah pada Kutu Buku

Jangan pernah anggap remeh seorang kutu buku, culun, atau orang yang selalu terlihat belajar. Bahkan kehidupan dia biasanya jauh lebih baik dibanding dengan orang yang membuang waktu untuk bermain. Mereka sudah mempunyai pola pikir bagaimana meraih dan mencapai masa depan dibanding yang lainnya. Biasanya kutu buku juga akan berhasil menduduki tingkat yang lebih tinggi dalam pekerjaan. Oleh karena itu, lebih baik Anda bersikap baik dan belajar dari mereka.

  • TV Bukan Kehidupan Nyata

Tidak hanya kedua orang tua kita, Bill Gates juga mengakui bahwa TV bukan kehidupan nyata. Maka jangan terlalu lama terbuai di dalam kehidupan TV. Mungkin Anda bisa menikmati kehidupan glamour, tetapi hidup Anda tidak akan semulus di acara TV. Berusahalah dengan keras jika Anda menginginkan kehidupan yang lebih baik.

  • Hidup itu Tidak Adil

Bill Gates juga menyadari bahwa kehidupan tidak adil. Terbukti bahwa orang yang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin. Cara yang terbaik dilakukan oleh para pelaku bisnis adalah merubah nasib dan tidak terbuai dengan keuntungan yang mereka miliki sekarang.

Bagaimana Membawa Perubahan Positif di Pekerjaan

sacsacscsa

Pekerjaan sedang Anda hadapi bukan tujuan akhir dari hidup. Akan tetapi Anda bekerja karena ingin mengembangkan diri ke arah yang lebih baik lagi. Ada beberapa alasan untuk tetap mengembangkan diri, baik terhadap perusahaan maupun untuk diri sendiri. Bagi perusahaan, pengambangan diri adalah cara ang paling tepat untuk membuat karyawan bekerja sesuai etos kerja mereka. Sedangkan bagi Anda, pengembangan diri baik untuk pengembangan karir atau untuk pekerjaan yang lebih baik selanjutnya.

Setiap pengembangan diri diharapkan membawa perubahan yang positif bagi perusahaan. Sembari menunggu diklat atau training yang diberikan oleh perusahaan, Anda bisa melakukan beberapa hal secara pribadi. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar tercipta perubahan positif dalam pekerjaan yang sedang ditekuni.

Ubah nasib Anda

Akal budi yang dimiliki manusia berfungsi untuk mengubah nasib mereka ke arah yang lebih baik. Sayangnya banyak orang yang mudah menyerah sebelum bertanding. Hasilnya tentu akan berbeda dari orang yang mencoba secara tekun untuk merubah nasib. Jangan menunggu keajaiban datang, tetapi secara jauh buatlah keajaiban itu.

Sebagai contoh, ada sebuah bank yang menawarkan fasilitas yang unik dan menarik bagi nasabahnya. Mereka menerapkan sistem pendekatan dengan cara menanyakan artis favorit nasabah. Setelah mereka mengetahui, maka giliran selanjutnya bank tersebut akan menyediakan fasilitas bertemu dengan artis. Tidak hanya itu, segala transaksi mereka dalam satu kali dilayani oleh sang artis.

Nothing impossible

Selalu mengatakan bahwa semuanya itu mungkin akan membuat perubahan positif dalam pekerjaan Anda. Tetaplah optimis dengan segala tantangan dan jangan lupa untuk memiliki usaha yang realistis. Jika tidak bisa dilakukan sendiri, cobalah untuk mendiskusikannya bersama teman atau atasan. Sehingga kekurangan yang Anda miliki dapat dicukupkan oleh orang lain dan pekerjaan terasa lebih baik.

Do the best

Langkah berikutnya adalah melakukan yang terbaik. Anggap saja tidak ada kesempatan kedua dalam pekerjaan diberikan untuk Anda. Selain itu, anggap juga bahwa tugas yang diberikan merupakan salah satu kepercayaan agar karir Anda lebih baik. Cara terbaik adalah dengan tidak menunda-nunda pekerjaan. Jika tidak diminta untuk cepat selesai, maka kerjakan dengan hati-hati. Minimal teman sebelah meja Anda akan melihat bahwa hal tersebut memotivasi dirinya untuk bekerja lebih baik lagi.

Jangan sepelekan orang lain

Kelemahan manusia adalah menyepelekan orang lain. Mereka tidak berpikir bahwa kegiatan tersebut pada dasarnya merusak diri sendiri dan pandangan orang lain secara luas. Bisa saja Anda mengalami penurunan kinerja karena melihat rekan yang kurang maksimal dalam pekerjaan. Cara terbaik adalah sama-sama memotivasi sehingga lingkungan kantor jadi lebih baik dan nyaman.

Jangan terpaku dengan background pendidikan

Setiap orang pada dasarnya diberikan kemampuan yang sama, hanya saja mungkin karena pilihan atau kemampuan ekonomi maka latar belakang pendidikan menjadi berbeda. Oleh karena itu sangat tidak dianjurkan bila Anda melihat beban kerja orang dari tingkat pendidikan. Seorang atasan bisa saja dari tamatan SD tetapi dia memiliki kualitas dan pekerja keras.

Selain itu biasanya ada perbedaan antara orang eksak dan non eksak yang sebenarnya menghambat kinerja Anda. Sebab, sebuah pekerjaan nantinya akan menuntut kerja sama dari berbagai orang di dalamnya. Meskipun Anda latar belakang matematika, bisa saja juga akan diperbantukan untuk mengerjakan laporan keuangan, misalnya. Sebaliknya, tetap melakukan tugas dengan tekun sembari mempelajari hal yang belum diketahui serta selalu terbuka.

Perlihatkan kemampuan Anda

Jika Anda adalah orang yang tidak menunda pekerjaan, maka tunjukkan. Jangan hanya berdiam diri atau banyak omong yang mengakibatkan orang jadi tidak percaya. Lapangan pekerjaan membutuhkan tindakan nyata, bukan sekedar kata-kata. Percayalah ketika Anda memperlihatkan siapa diri Anda hal tersebut menjadi motivasi bagi banyak orang di kantor.

Cara di atas merupakan segelintir tindakan yang dapat dilakukan oleh setiap karyawan. Bagikan hal yang positif terhadap pekerjaan di kantor. Sebab, lingkungan yang baik lebih menguntungkan di bandingkan dengan tingkatan gaji yang tinggi. Pada dasarnya persaingan di dunia kerja cukup berat di mana akan banyak saling menjatuhkan. Namun, tetaplah mencoba untuk membawa perubahan positif dalam lingkungan pekerjaan

10 Cara Mengatasi Kredit Macet

sacsacscsa

Adanya fasilitas kredit memberikan kemudahan bagi konsumen yang menggunakannya. Secara fisik, mereka dapat menikmati sebuah barang meskipun sebalum lunas. Selain itu pembayarannya dapat dilakukan secara menyici tidak memberatkan keuangan mereka. Akan tetapi sejumlah oknum memanfaatkan hal tersebut utnuk bergaya di publik. Ada juga konsumen yang tidak mampu membayar karena gaji pada bulan itu belum keluar. Namun, Anda tidak perlu khawatir ketika memiliki masalah tersebut. Artikel ini akan membahas cara mengatasi kredit macet.

Persyaratan Kembali (Restructuring)

Kredit yang resmi biasanya berhubungan langsung dengan pihak bank sebagai penyedia layanan kredit. Oleh karena itu, segala kondisi yang menyebabkan kredit macet perlu sepengetahuan dari bank yang bersangkutan. Anda bisa datang kepada bank untuk meminta persyaratan kembali. Maka, bank akan menaksir beberapa kemungkinan yang sesusai dengan keadaan Anda sehingga kredit bisa diatur ulang.

Penjadwalan Kembali (Rescheduling)

Kredit macet pada umumnya terjad karena ketidakmampuan konsumen untuk membanyar dalam tenggang waktu tertentu. Biasanya sudah ada peringatan sebelum kredit macet ini terjadi. Jika sudah sampai peringatan terakhir tetapi sang konsumen masih belum dapat membayar kreditnya, dia bisa mengajukan penjadwalan kembali. Hal ini memuat penambahan waktu pembayaran yang mampu dilakukan oleh konsumen.

Menambah fasilitas kredit

Kredit merupakan fasilitas terbaik saat ini. Anda bisa menggunakan barang secara langsung tanpa harus membayar lunas dalam hari itu juga. Namun, jika kredit masih belum mampu untuk dibayar, maka seorang konsumen bisa berkonsultasi kepada bank dan meminta untuk ditambah fasilitas kredit. Contohnya dengan membagi pembayaran lebih kecil sehingga tidak memberatkan konsumen.

Mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru

Kredit yang berkepanjangan berpotensi untuk menimbulkan bunga pembayaran. Hal tersebut yang membuat orang semakin malas dan tidak mampu mengeluarkan uang untuk membayar kreditnya. Jika Anda di posisi yang demikian, maka cobalah untuk datang kepada bank dan meminta konversi tunggakan. Hal ini akan membuat Anda bisa membayar kredit dan membayar bunganya di belakang sehingga tidak berat.

Pembebasan bunga kepada debitur

Jika cara yang di atas mewajibkan seseorang membayar bunga kreditnya, maka cara yang ini berbeda. Biasanya bank akan menghapuskan bunga yang dimiliki oleh konsumen. Konsumen hanya diwajibkan untuk membayar sisa pinjaman pokok. Hanya saja hal ini harus melalui proses yang panjang dan memastikan bahwa konsumen yang akan dikenai fasilitas ini memang tidak mampu secara finansial.

Melakukan prinsip peminjaman yang tekun

Pada dasarnya pinjaman ditujukan bukan semakin memberatkan orang yang menggunakan sebuah barang. Oleh karena itu, yang Anda perlukan hanyalah melakukan prinsip peminjaman dengan tekun, yaitu membayarkan kredit tepat pada waktunya. Maka hutang yang ada tidak akan menumpuk dan Anda tidak keberatan untuk membayarkan sisanya.

Menjaminkan barang gadai

Jika Anda benar-benar tidak memiliki uang yang tersisa untuk melakukan pembayaran, maka Anda bisa mengatasinya dengan dengan menggadaikan barang yang memiliki taksiran yang sama. Sebab, ketika barang tersebut digadaikan, Anda tidak perlu repot untuk memikirkan bagaimana cara melunasi. Sebab, barang gadai yang tidak dapat dilunasi akan tersita secara langsung oleh pegadaian.

Bermain dengan collector

Saran ini adalah untuk para pelaku usaha yang menjalankan sistem kredit. Maksudnya adalah seorang collector yang mau selalu mengingatkan kondisi konsumen. Tidak perlu menggunakan kekerasan, hanya butuh mengigatkan setiap saat dengan datang ke rumah atau via telepon. Siapa tahu konsumen yang dihadapi sebenarnya lupa kapan harus membayar kreditnya.

Memperketat taksiran ulang

Bagi pelaku usaha juga penting untuk menjalankan sistem ini. Hal ini berfungsi agar tidak mempermudah orang yang sulit dalam pelunasan untuk melakukan sejumlah pembayaran. Selain itu, taksiran juga dapat difasilitasi dengan mempertanyakan berapa barang yang telah masuk kredit, yang dapat menjadi pertimbangan pelaku usaha.

Meluangkan sejumlah uang khusus untuk pembayaran kredit

Sebuah kegiatan yang jarang disadari oleh sebagian orang adalah meluangkan sejumlah uang. Hal ini akan mempermudah setiap debitur dalam melunasi hutangnya setiap bulan. Luangkan uang sesuai gaji yang Anda terima, jika di awal, maka bayarlah di awal, demikian juga ketika menerima gaji di akhir bulan.

10 Tantangan Saat Membuat Bisnis Online Yang harus kamu hadapi

sacsacscsa

Bisnis online merupakan sebuah alternatif bisnis yang sangat menjanjikan. Terbukti banyak orang yang berhasil memperoleh omset secara bervariatif. Ada yang ratusan ribu dalam satu hari hingga ratusan juta dalam satu bulan. Namun demikian sama dengan bisnis konvensional, bisnis oniline memiliki banyak tantangan. Sebaiknya sebelum menjalankan bisnis ini, Anda perlu mengetahui apa saja tantangan yang biasanya dihadapi. Hal tersebut berfungsi agar Anda dapat memecahkan masalah dan meningkatkan kekuatan bisnis di masa depan.

Kompetitor

Tantangan yang pertama adalah pesaing. Hal ini disebabkan karena banyaknya bisnis online yang merambat dan menjanjikan membuat banyak orang menjalankan bisnis tersebut. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan strategi yang tepat. Misalnya, Anda bisa mencari peluang bisnis yang tidak banyak dipikirkan oleh kompetitor. Cara lainnya adalah dengan memiliki ide dan menunangkannya ke dalam pelayanan, atau kreasi produk.

Ulah Konsumen

Ada saja konsumen yang cukup jahil ketika memesan sebuah produk. Jika Anda tidak jeli dalam memiliki sistem, bisa saja konsumen yang memesan produk kemudian tiba-tiba membatalkan tanpa persetujuan Anda. Akibatnya bisa fatal jika barang sudah dikirim ke tempat tujuan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat sebuah sistem yang bekerja secara otomatis membatalkan bila dalam beberapa lama konsumen tidak konfirmasi pembelian.

Penipuan

Semakin besar bisnis yang Anda geluti, maka kemungkinan untuk duplikasi atau meniru produk Anda akan semakin banyak. Yang lebih ekstrem adalah ketika ada penipuan yang mengatas namakan bisnis Anda dan mewajibkan pelanggan untuk transfer sejumlah uang. Cara yang paling baik untuk mengatasinya adalah dengan menyebarkan info bahwa bisnis Anda dijalankan pada satu pintu, situs yang resmi.

Hacker

Suka atau tidak suka, hacker juga bisa mengancam keberadaan sistem yang Anda tanam pada bisnis online. Beruntung apabila seorang hacker hanya meretas keamanan dan mengganti tampilan situs dengan gambar yang tidak senonoh. Selain itu, yang lebih berbahaya adalah ketika hacker mencuri berbagai informasi tentang rahasia bisnis Anda dan menyebarkan malware. Cara mengatasinya adalah memasang dan sering melakukan pengawasan terhadap internet.

Perkembangan teknologi

Meskipun membantu cukup banyak, tetapi perkembangan teknologi juga bisa merepotkan Anda sebagai pelaku usaha. Betapa tidak, perkebangan yang cepat memaksa pelaku usaha untuk mempelajarinya dengan cepat. Misalnya, pada era smartphone sistem delivery order lebih laku dengan sejumlah aplikasi dibandingkan dari situs. Untuk mengatasinya Anda harus cepat update informasi terkini.

Musim

Faktor yang satu ini memang tidak bisa diperkirakan, khususnya bagi para pebisnis toko online. Sebab, biasanya pakaian yang laku terjual tergantung pada musim apa yang sedang berjalan. Jika Anda salah membaca musim, maka kerugian yang paling sering dirasakan adalah sepi pelanggan. Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda memiliki stok yang banyak dari setiap musim, atau cepat beralih dengan produk yang sesuai musim.

Pola makan

Bisnis online memaksa Anda untuk terus menatap layar komputer atau ponse dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal tersebut juga bisa merubah kebiasaan pola makan yang Anda miliki. Pola makan yang tidak benar, akan menyebabkan orang cenderung mudah sakit sehingga akan kesulitan untuk mendapatkan keuntungan. Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap menyediakan jam makan secara teratur.

Gaya hidup

Hasil yang menjanjikan akibat bisnis online membuat seseorang mendadak menjadi jutawan. Jika tidak kuat dalam menejemen uang, maka dia kaan cenderung mengalami perubahan gaya hidup. Sejatinya perubahan gaya hidup jika dilakukan secara konsumtif akan menghambat pelaku usaha. Sebab, pada akhirnya uang tidak akan bisa diputar untuk usaha lain dan habis dengan gaya hidup pelaku usaha. Untuk mengatasinya Anda bisa langsung mengalihkan keuntungan dengan usaha lain.

Ketidak siapan

Orang akan yakin 100% ketika dia mengalami keuntungan secara terus-menerus. Tetapi, banyak pelaku bisnis yang belum siap untuk menghadapi kerugian. Bisnis adalah sebuah kegiatan yang sangat mumungkinkan terjadinya kerugian. Alih-alih terpuruk dalam kerugian, Anda harus berusaha bangkit dan menjadikan kerugian sebagai pengalaman bisnis.

Mengapa Membuat Pelanggan Puas Adalah Strategi Terbaik

sacsacscsa

Ketika Anda mendedikasikan diri di dalam bisnis, maka banyak hal yang harus dipelajari. Mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan membutuhkan banyak perincian. Selain itu, Anda juga perlu memasukkan beberapa kendala yang kemungkinan terjadi di tiap tahapannya beserta bagaimana cara mengatasi. Salah satunya juga memasukkan tingkan kepuasan pelanggan yang akan menjadi target penjualan nantinya.

Kehadiran pelanggan merupakan hal yang paling didambakan bagi seluruh pelaku usaha. Hal ini menunjukkan tingkat keberhasilan usaha sehingga pelaku usaha memiliki harapan untuk semakin maju. Membuat pelanggan merasa puas merupakan strategi yang paling baik di antara lainnya. Berikut adalah beberapa alasan yang menguatkan perlunya melaksanakan kegiatan tersebut.

  1. Bisa mendapatkan profit yang lebih baik

Tujuan utama membuka usaha adalah memperoleh banyak profit. Untuk memperolehnya Anda dituntut bisa bekerja keras dan menanamkan sikap disiplin diri. Bekerja keras dalam artian berusaha maksimal dengan memanfaatkan banyak strategi yang Anda dapatkan dari berbagai sumber referensi, termasuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Tidak hanya banyak anak, banyak rejeki, tetapi banyak pelanggan juga berpotensi meningkatkan rejeki Anda. Seorang pelanggan biasanya loyal dan royal terhadap produk yang Anda keluarkan. Minimal Anda akan mendapatkan penghasilan yang tetap karena memiliki sejumlah pelanggan. Ingat bahwa untuk mencari orang pada awal bisnis pasti cukup sulit, oleh karena itu jangan pernah menyia-nyiakan kehadiran pelanggan.

  1. Mempertahankan bisnis dari persaingan

Dewasa ini persaingan bisnis berkembang secara pesat. Jika Anda tidak bisa bertahan terhadap panasnya persaingan, maka jangan harap bisnis yang dijalani akan berjalan dengan baik. Banyak pebisnis yang gulung tikar karena kurangnya peminat untuk menggunakan produk mereka, selain itu tidak ada upaya untuk mengembangkan produk yang telah ada.

Memiliki sejumlah pelanggan setidaknya membantu Anda untuk bertahan dari maraknya persaingan. Seperti yang tela disebutkan sebelumnya bahwa pelanggan pada dasarnya adalah subyek yang loyal. Jika sudah merasa cocok dengan satu produk, mereka enggan untuk menggantinya dengan yang baru. Untuk bisa mempertahankan pelanggan yang sudah ada, bisa dilakukan dari peningkatan pelayanan dalam bentuk khusus bagi pelanggan.

  1. Tidak perlu menaksir jumlah produksi

Kebanyakan pebisnis akan memperkirakan berapa jumlah produksi yang akan mereka jual hari ini. Tidak jarang pebisnis kemudian menemukan bahwa produksinya masih sisa banyak. Jika Anda menggeluti bisnis toko online, maka hal tidak menjadi masalah karena barang bisa disimpan dalam waktu yang lama. Sebaliknya Anda akan kewalahan ketika produk yang dijual berupa makanan.

Adanya pelanggan dapat menentukan berapa barang yang bisa diproduksi dalam satu hari. Jadi, setiap produksi yang dikerjakan pada hari itu tidak ada yang kurang maupun berlebih. Keuntungan lainnya adalah Anda tidak perlu membuang uang dalam jumlah banyak dan terbuang secara sia-sia karena produk makanan yang cepat basi.

  1. Pelanggan memiliki link yang bervariasi

Setiap orang setidaknya memiliki keluarga atau kerabat dekat. Setiap keluarga biasanya terdapat jenis pekerjaan dan minat yang berbeda-beda. Hal ini perlu diketahui oleh Anda sebagai pelaku bisnis. Sebab, meskipun hanya memiliki sedikit pelanggan, tetapi mereka memiliki banyak link yang berminat pada produk Anda. Sehingga pesanan produk akan semakin laris dan berpotensi mendapatkan profit lebih banyak.

  1. Memberi kritik yang sangat berguna

Seorang sahabat akan memberikan kata-kata yang lebih banyak dan mengena dibandingkan dengan orang yang Anda kenal dalam 30 menit yang lalu. Jika orang sekitar hanya akan mengatakan “yang sabar ya” ketika Anda menghadapi masalah, seorang sahabat akan memberikan banyak masukan dan memberi kekuatan. Tidak lupa merekalah orang pertama yang akan mengkritik tingkah aneh Anda.

Sama halnya dengan sahabat, itulah fungsi pelanggan bagi para pebisnis. Mereka tidak segan untuk mengkritik bila produk ternyata berbeda dari sebelumnya sehingga Anda bisa memperbaikinya. Pasalnya mereka adalah orang yang paling sering menggunakan produk yang Anda tawarkan. Hal tersebut bisa disambut positif dengan cara memperbaiki kesalahan produksi.

  1. Tidak mempermasalahkan kenaikan harga

Lebih baik seorang pelanggan yang rewel ketika harga produk Anda naik, daripada mencari pasar baru dalam kondisi tersebut. Meski terkadang mereka kesal dengan kenaikan harga, asal kualitas yang Anda berikan sebanding, maka tidak sulit bagi mereka untuk tetap membeli produk yang ditawarkan.

Cara Menghadapi Karyawan Yang Melawan Atasan

sacsacscsa

Sebagai seorang atasan, selain memiliki gaji yang lebih besar dari bawahan, Anda juga akan dihadapkan kepada beban yang lebih besar. Ibaratnya seorang raja yang memiliki banyak harta dan kekuasaan, tetapi harus bisa mengerti kondisi rakyat. Anda tidak hanya berpikir bagaimana meningkatkan kualitas perusahaan, tetapi juga harus mengurusi banyak karyawan yang telah menjadi bawahan Anda.

Mengurusi karyawan bukanlah hal yang mudah. Sebuah pekerjaan merupakan miniatur dari sebuah negara, di mana Anda akan menemukan banyak karyawan yang berasal dari berbagai suku bangsa dan adat istiadat. Tidak semua orang memiliki watak yang mudah untuk dikendalikan. Beberapa dari mereka memiliki sifat yang sulit untuk patuh terhadap atasan, baik karena umur yang lebih tua atau tidak suka dengan Anda. Namun, jangan takut terlebih dahulu terhadap orang seperti mereka. Alih-alih mengambil tindakan sendiri, berikut beberapa tips untuk dipelajari.

  1. Perlihatkan kematangan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa alasan keryawan tidak patuh terhadap Anda adalah menanggap mereka lebih berpengalaman atau lebih berumur. Meskipun bukan sebuah alasan yang baik, tetapi hal tersebut sudah menjamur sebagai tradisi di tiap pekerjaan. Namun, banyak atasan juga yang kemudian menanggapinya dengan kalimat yang cukup ketus. Anda mengganggap mau tidak mau, suka tidak suka sekarang Andalah atasan mereka.

Daripada berkutat kedua masalah tersebut, lebih baik mencari solusi yang terbaik. Salah satunya adalah dengan menunjukkan kematangan dalam kempemimpinan. Hanya saja Anda tidak bisa berharap cara tersebut akan cepat memberikan dampak bagi karyawan yang menentang Anda. Tetaplah jadi teladan dan tunjukkan prestasi terhadap gaya kepemimpinan Anda, sehingga lambat laun mereka akan sadar dan mengikuti yang Anda perintahkan.

  1. Tunjukkan rasa hormat

Satu yang sering menjadi kendala bagi keinginan karyawan untuk menghormati atasannya adalah rasa ingin dihormati. Sebaliknya, seorang atasan terkadang juga berpikir bahwa dia perlu dihormati karena telah memiliki kuasa dan otoritas terhadap sebuah pekerjaan. Rasa inign dihormati merupakan sikap yang wajar, tetapi letak kesalahannya adalah tidak mau mengalah antara satu dengan lainnya.

Ibarat padi yang semakin matang, maka dia makin menguning. Demikian pula seharusnya yang Anda lakukan ketika menjadi serang atasan. Hilangkan rasa gengsi dan perdalam rasa untuk menghormati bawahan. Namun, bukan berarti Anda menuruti semua keinginan bawahan. Sebenarnya yang mereka butuhkan adalah sejauh mana Anda ingin terjun untuk mengetahui dan mendengar keluh kesah mereka.

  1. Berikan penyadaran

Faktanya, sikap yang ditunjukkan oleh bawahan terhadap atasan sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan. Tidak hanya dirinya yang terganggu, tetapi dia juga mengusik kehidupan rekan sekantornya karena bisa menjadi hambatan bagi pekerjaan mereka. Misalnya, ketika ada deadline untuk menyelesaikan masalah klien tetapi dia tidak mengerjakan, maka hal tersebut juga akan mencoreng citra perusahaan di mata orang luar.

Untuk mengatasi hal tersebut ada baiknnya Anda sebagai atasan memberikan penyadaran. Namun, Anda juga harus melihat situasi dan kondisi yang ada pada saat itu. Jika memang memiliki urgensi, maka Anda bisa langsung mengatakan padanya di tempat. Selain itu, mengobrol secara empat mata adalah hal yang tepat untuk melakukan pencegahan terjadinya hal di atas, sembari memberikan dampak yang terjadi bila mereka tidak mengindahkan kata-kata Anda.

  1. Tegakkan kedisiplinan

Disiplin adalah kunci keberhasilan. Bayangkan jika Anda memiliki anak nakal dan dibiarkan begitu saja. Bisa jadi ketika anak tersebut sudah dewasa dia akan melakukan banyak hal yang semena-mena. Hal yang sama juga bisa terjadi pada karyawan yang tidak patuh terhadap Anda. Jika Anda membiarkannya, maka bisa jadi dia akan semakin berontak dan meremehkan kehadiran Anda bahkan lebih jauh menghambat perusahaan dalam berkembang.

Ada kalanya Anda harus memiliki prinsip dan menegakkan sikap disiplin. Hal tersebut berfungsi agar terciptanya etos kerja sehingga perusahaan memiliki prestasi kerja yang lebih baik. Selain itu, hal tersebut menghindarkan Anda dari asumsi karyawan lain yang menganggap kurang tegas dan berpotensi untuk melakukan hal yang sama.

  1. Tunjukkan keadilan

Pekerjaan juga adalah arena persaingan yang cukup besar pengaruhnya bagi kehidupan. Jika  seorang karyawan disenangi oleh atasan, maka kehidupan mereka akan terjamin lebih baik. Maka dari itu banyak karyawan yang berusaha melakukan berbagai cara untuk menyenangkan hati atasan. Bahkan mereka rela menjatuhkan teman sekantor demi reputasi yang lebih baik.

Sebgai seorang atasan Anda tidak hanya dituntut untuk hanya melihat prestasi bawahan. Namun, lebih jauh lagi, kenali hidup mereka, sehingga Anda bisa menentukan sikap yang adil. Artinya, Anda juga dituntut untuk memberikan penghargaan dan hukuman secara objektif, bukan subjektif.

Mengapa Banyak Sarjana Yang Menganggur

sacsacscsa

Dulu, mendapatkan gelar sarjana itu memang sangat sulit. Butuh usaha dan perjuangan yang keras, dan juga harus bermental baja. Itulah sebabnya lulusan sarjana pada masa itu sangatlah berkualitas. Mereka terbiasa ditempa dengan kesulitan sehingga ketika mereka mendapatkan kesuksesan, kesuksesan itu mereka mulai dari titik nol. Dengan usaha dan tekas yang kuat serta pantang menyerah akhirnya mereka mendapatkan keberhasilan.

Berbeda dengan saat ini dimana untuk mendapatkan gelar sarjan tidaklah sesulit dahulu. Semua orang bisa menjadi seorang sarjana sehingga lulusan sarjana saat ini sangat membludak. Pertanyaannya adalah apakah lulusan sarjana itu memiliki kualitas yang sama dengan lulusan sarjana yang dulu? Jawabannya tentu saja lulusan sarjana yang dulu sangat berbeda dengan lulusan sarjana saat ini.  Itulah sebabnya, saat ini banyak sarjana yang menganggur karena kualitas mereka masih jauh dibawah lulusan sarjana dulu.

Lalu apakah ada alasan lain yang menjadi faktor penyebab mengapa masih banyak sarjana yang menganggur? Berikut alasan lainnya.

  1. Terlalu Jual Mahal

Anda sebagai seorang sarjana tentu merasa bangga pada diri Anda karena gelar yang Anda peroleh. Terkadang perasaan bangga itu membuat Anda merasa lebih hebat dari orang lain. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa ketika Anda masih memegang status fresh graduate Anda masih belum memiliki pengalaman di dunia kerja. Itu artinya Anda belum siap untuk bekerja.

Mungkin Anda mengira ketika mendapatkan gelar sarjana Anda bisa menjadi seorang atasan. Padahal menjadi atasan itu bukanlah hal yang mudah. Butuh proses untuk mencapainya. Jika seorang fresh graduate seperti Anda berharap menjadi atasan, maka sebelumnya Anda harus menjadi bawahan dulu.

Oleh sebab itu, jangan pernah jual mahal. Anda harus mulai dari bawah, sebab untuk mencapai puncak itu seseorang harus mendaki, dan mendaki menuju puncak itu perlu proses. Begitu pula dengan Anda. Anda harus berusaha dari bawah dahulu dan bersabarlah, maka lama-kelamaan Anda akan mencapai puncak seperti apa yang Anda impikan.

  1. Idealis, Ingin Pekerjaan Sesuai dengan Jurusan

Sikap idealis memang bagus, tapi jika terlalu idealis juga tidak bagus. Anda mungkin memiliki sikap idealis yang terlalu tinggi sehingga Anda hanya ingin bekerja sesuai dengan jurusan Anda. Jika demikian, sebaiknya Anda turunkan sedikit level idealisme Anda. Jika Anda terlalu idealis, Anda akan sulit mendapatkan pekerjaan.

Jika Anda ingin cepat mendapatkan pekerjaan lupakan sejenak idealisme Anda yang ingin bekerja yang sesuai jurusan. Anda perlu lebih membuka pikiran Anda untuk menerima tawaran pekerjaan yang datang menghampiri Anda. Setelah Anda mulai bekerja, barulah Anda mencari celah untuk bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan jurusan Anda. Lebih baik Anda bekerja daripada menganggur kan?

  1. Nilai bagus tidak menjamin

Nilai bagus berupa IPK tinggi atau Cum Laude tidaklah menjamin Anda dapat mendapatkan pekerjaan dengan cepat. Sebab, dunia kerja bukan hanya membutuhkan nilai yang bagus dari karyawannya tapi dunia kerja membutuhkan dedikasi yang tinggi dari karyawan.

  1. Kurang Koperatif

Jika Anda termasuk orang yang kurang koperatif atau sulit bekerja sama dengan orang lain, maka yakinlah Anda tidak akan mudah mendapatkan pekerjaan. Perusahaan akan mencari orang yang bisa bekerja dalam sebuah tim dan dapat beradaptasi dengan sesama rekannya. Selain itu, perusahaan akan lebih menghargai jika Anda bisa mematuhi perintah tanpa banyak melawan. Oleh sebab itu, jika Anda orang yang individualis, cobalah rubah diri Anda agar Anda mudah mendapatkan pekerjaan.

  1. Kurang Bergaul

Mahasiswa yang sangat pintar dalam bidang akademik biasanya sangat sulit bergaul dan sangat individualis. Mahasiswa seperti ini akan sulit mendapatkan pekerjaan. Sebab, orang yang cepat diterima bekerja adalah orang yang pintar bergaul dan memiliki banyak teman. Oleh sebab itu, jika Anda ingin cepat mendapatkan pekerjaan perluaslah pergaulanmu dan perbanyaklah temanmu.

  1. Tidak Mau keluar dari Daerah Asal

Salah satu alasan mengapa banyak sarjana yang menganggur adalah mereka tidak mau mengambil tawaran kerja di luar daerah asal. Padahal banyak daerah terpencil di luar daerah mereka yang membutuhkan tenaga mereka.  Oleh sebab itu, jika Anda termasuk orang yang seperti ini, cobalah ubah pola pikir Anda dan jika Anda mendapatkan tawaran di luar daerah asal Anda, ambillah kesempatan itu. Kesempatan tidak datang dua kali kan?

  1. Malas Mencari Kerja dan Tidak Mau Buka Usaha

Lulusan sarjana yang tidak memiliki pikiran dewasa akan merasa malas mencari kerja. Selain itu, mereka juga tidak mau membuka bisnis untuk mendapatkan penghasilan. Mereka hanya berpikir untuk nongkrong dan bermain-main.

Jika Anda termasuk orang yang seperti ini cobalah bergaul di lingkungan yang positif dan ingat jasa-jasa orang tua Anda.

Kepribadian Atasan Yang Tidak Disukai Bawahan

sacsacscsa

Menjadi atasan gampang-gampang susah. Tidak hanya Anda yang bisa menuntut kepada bawahan, tetapi demikian sebaliknya. Terlebih lagi seorang atasan dewasa ini dituntut menjadi orang yang dapat memberikan teladan bagi para bawahannya. Atasan haruslah seseorang yang memiliki nilai lebih dari bawahan, bukan sebaliknya. Namun sayangnya ada beberapa atasan yang memiliki sikap tidak baik bagi pekerjaan. Hal ini juga berimbas pada kehadirannya yang tidak disukai oleh bawahan. Berikut adalah beberapa sifat yang tidak baik dimiliki oleh atasan.

  1. Emosional / Mudah Marah

Seorang atasan biasanya dituntut sebagai orang yang memiliki kepribadian yang tenang dan tidak mudah terpancing emosi. Hal ini akan memberikan kenyamanan bagi para bawahan untuk bekerja secara optimal. Jika Anda adalah orang yang mudah emosi, Anda bisa mencurahkan emosi tersebut secara bijak. Misal memanggil bawahan dan berbicara empat mata dengan baik-baik.

  1. Tidak Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa

Anda patut bersyukur karena Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai agama dibanding pekerjaan. Oleh karena itu, seorang atasan yang memiliki ketaatan kepada Tuhan yang Maha Esa-terlepas apapun agamanya, lebih dihormati oleh bawahannya. Mereka cenderung berpikir bahwa semua perbuatannya biasanya dilandasai dengan rasa takut akan Tuhan. Sehingga mereka juga dapat termotivasi dengan membagi waktu antara pekerjaan dan juga keagamaan.

  1. Cemberut / muka asem / Jutek

Atasan memang memiliki tugas yang berat, baik secara psikis maupun fisik. Akan tetapi, penting bagi Anda untuk tidak memperlihatkan keadaan tersebut terlalu banyak. Bagi yang sudah terlanjur, biasanya ada sikap unik yang dilakukan atasan untuk mencurahkan isi hatinya. Ada yang jutek, cemberut, dan ekspresi muram lainnya menyebabkan para karyawan tidak nyaman dalam menjalankan tugasnya lebih baik.

  1. Tidak Perhatian Kepada Bawahan

Hubungan yang diciptakan pada lingkungan kerja memang pada dasarnya adalah hubungan profesional. Namun, tidak ada salahnya Anda sebagai atasan juga memberikan beberapa perhatian kepada bawahan, akibat prestasi dan usaha kerja yang telah dia lakukan selama ini. Bawahan merupakan orang yang bekerja keras untuk mempertahankan Anda dan jalannya usaha, oleh karena itu, perhatian perlu ditujukan secara langsung pada karyawan.

  1. Tidak Mendukung dan Membela Bawahan Yang Benar

Atasan sangat sering dihadapkan pada berbagai benturan masalah. Oleh karena itu, terkadang pemikiran mereka telah terbatas untuk menyelesaikan masalah internal. Beberapa kasus menyebutkan bahwa orang benar selalu dihasut tetapi atasan salah dalam mendengarkan tanggapan. Untuk mengatasinya, cobalah pertemukan keduanya dan mengobrol empat mata dengan mereka.

  1. Pelit

Ingatlah bahwa hasil yang Anda capai sebagaian besar adalah bentuk prestasi kerja yang optimal dari karyawan. Maka sebenarnya tidak ada alasan Anda untuk pelit dan tidak memberikan hal-hal yang menyenangkan bagi para karyawan. Sebaliknya, Anda bisa mencoba untuk menjadwalkan secara tutin kapan waktu untuk pergi keluar dengan menghabiskan uang Anda.

  1. Mengatasi Masalah Dengan Emosi

Permasalahan atasan tidak hanya pada pekerjaan, tetapi pada hubungan dengan para pegawai maupun banyak faktor lainnya. Meski demikian, sangat dilarang apabila Anda mencoba mengatasi masalah dengan emosi. Selain berpotensi salah paham, maka karyawan Anda juga mengalami banyak ketidaknyamanan dalam bekerja.

  1. Melemparkan Semua Pekerjaan dan Tanggung Jawab

Seorang atasan tidak diperbolehkan untuk melimpahkan setiap pekerjaan kepada bawahan. Selain itu, penting bagi mereka untuk tetap mendampingi ketika ada tugas yang diberikan peda bawahan. Jika Anda melimpahkan semua kepada mesbah, maka niscaya banyak karyawan yang tidak menyukai gaya Anda. Mereka cenderung mencari cara untuk keluar dari pada Anda.

  1. Mengutamakan Kepentingan Pribadi / Egois

Sebagai seorang atasan, Anda dituntut untuk bisa membedakan kepentingan pribadi dengan kantor. Sebaiknya Anda bisa menempatkan diri terhadap posisi yang sedang berjalan. Jika dibutuhkan untuk serius, maka Anda bisa menjalankan kepentingan kantor di atas segalanya, jika tidak jangan harap bahwa Anda akan mendapatkan tempat di hati para karyawan.

  1. Tidak menghargai pendapat

Meskipun memiliki bawahan, bukan berarti Anda paling pintar. Jika demikian akibatnya adalah kesombongan yang dimiliki oleh Anda dan menghambat pekerjaan juga hubungan antara Anda dan juga karyawan. Sebaliknya, anda harus saling menghargai pendapat dan menurunkan ego yang Anda miliki.

7 Hal Yang Pantang Dilakukan Sebagai Karyawan

sacsacscsa

Sebagai seorang karyawan, kerja yang baik dan tepat waktu saja tidaklah cukup. Sosialisasi terhadap teman sekantor juga tidak boleh dilupakan. Sebab, setiap pekerjaan yang akan dilakukan nantinya akan berhubungan dengan rekan kerja, cepat atau lambat. Jika tidak menjalin hubungan yang baik sejak awal, maka banyak statement negatif tentang Anda hingga ada kecenderungan untuk dibenci oleh mereka.

Sebaiknya, pengenalan dimulai dari diri Anda sendiri. Setiap orang memang memerlukan waktu yang berbeda untu menjadi akrab dengan teman sekantornya. Akan tetapi cobalah untuk tidak berperan terlalu aktif di dalam masa pengenalan tersebut. Alih-alih mendapat banyak teman, Anda justru akan dihindari karena banyak teman yang merasa tidak nyaman dengan orang yang super aktif. Selain itu, ada beberapa hal lagi yang perlu Anda hindari ketika berada di kantor. Setidaknya ada 7 hal lagi yang perlu Anda ketahui, antara lain :

  1. Jangan bicara dengan suara keras

Ketika Anda berbicara dengan suara yang keras biasanya akan dianggap mengganggu oleh orang kantor. Terlebih lagi hindari kegiatan tersebut ketika Anda sedang mengangkat telepon di kantor. Ingat bahwa kantor adalah bagian terkecil dari sebuah negara, ada banyak orang dengan berbagai suku dan budaya. Jika suara keras adalah kebiasaan yang sering dilakukan, maka Anda bisa membatasinya secara perlahan. Selain itu, carilah teman yang bisa mengingatkan Anda untuk tidak berbicara terlalu keras saat di kantor.

  1. Jangan cari sahabat di kantor

Pepatah mengatakan semakin dekat hubungan seseorang, maka gesekan yang timbul akan semakin besar. Hal ini perlu Anda sadari ketika berhubungan dengan teman di kantor, khususnya bagi Anda yang mudah akrab dengan orang lain. Aktivitas di kantor memiliki banyak sekali hal yang harus dikerjakan setiap harinya. Oleh karena itu, hubungan yang paling baik dijalankan dalam kantor adalah hubungan profesional.

Ada beberapa hal yang mungkin terjadi ketika Anda membuat sahabat di kantor. Pertama, Anda mendapati hubungan tersebut memliki tingkat kebosanan. Selain itu, masalah pribadi dalam hubungan bisa berimbas ketika Anda dan teman sedang melakukan sebuah pekerjaan bersama. Yang paling ekstrem adalah terbatasnya hubungan Anda dengan orang lain di kantor karena terlalu asik dengan sahabat yang ada.

  1. Jangan jadi penjilat si Bos

Kebanggan seorang karyawan adalah menjadi kepercayaan dari atasan mereka. Oleh karena itu, sangat wajar bila adanya kompetisi dari para karyawan untuk mendapat posisi terbaik dari sang atasan. Hanya saja tidak jarang para karyawan yang manghalalkan segala cara untuk mendapat perhatian dari atasan, menjadi seorang penjilat contohnya.

Jangan biarkan diri Anda larut dalam keinginan tersebut. Yakinlah bahwa perbuatan yang tidak terpuji pasti akan membuahkan hasil yang tidak baik. Artinya, suatu saat bila perbuatan tersebut diketahui oleh rekan kerja bahkan atasan, Anda bisa saja dijauhi dan justru tidak mendapat kepercayaan dari lingkungan kerja. Oleh karena itu, lakukan saja yang terbaik jika ingin mendapat perhatian dari sang atasan merupakan cara yang lebih sportif dan tepat.

  1. Jangan main-main dengan komputer orang lain

Sebuah meja yang disediakan beserta fasilitasnya adalah hak dari orang yang menempatinya. Artinya, selain pekerjaan mereka bisa meletakkan barang yang dianggap penting dan dibutuhkan, baik dalam pekerjaan ataupun untuk diri mereka pribadi. Jika kebetulan ada komputer yang terdapat di meja teman kantor Anda, jangan sekali-kali menggunakan rasa ingin tahu Anda secara jahil. Siapa tahu di dalam komputer tersimpan banyak hal yang bersifat privasi dan tidak boleh diketahui oleh siapapun.

Cara terbaik adalah meminta ijin terlebih dahulu agar Anda dan rekan kerja sama-sama nyaman dan tidak ada rasa saling curiga. Ingat juga bahwa sebuah komputer merupakan perangkat yang sangat rentan akan kerusakan, sehingga adanya kehati-hatian sangat diperlukan untuk menggunakan perangkat yang satu ini.

  1. Jangan bahas soal gaji

Gaji merupakan hal yang cukup sensitif bagi banyak orang. Terlebih lagi ketika Anda berada di kawasan lingkungan swasta, biasanya gaji satu orang dengan lainnya akan terlihat sekali perbedaannnya. Hal tersebut bergantung dari beragam faktor. Maka sebisa mungkin untuk tidak membicarakan gaji dengan rekan kantor, kecuali Anda benar-benar dekat dengannya.

  1. Jangan membandingkan diri Anda dengan rekan

Setiap orang memiliki kemampuan kerja yang berbeda, di samping dari beban kerja yang diberikan. Ada yang bisa mengerjakan pekerjaan dengan cepat dan tepat, ada yang perlu meneliti dahulu sebelum menyelesaiakan pekerjaan, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Namun demikian, setiap orang juga tidak suka dibandingkan dengan orang lain, terlebih diri Anda. Mereka akan menganggap Anda adalah orang yang sombong dan mudah meremehkan orang lain.

  1. Jangan bergosip

Gosip adalah sumber awal dari timbulnya fitnah dan preseden buruk bagi orang tersebut. Sebuah gosip biasanya akan menghambat dia terlihat lebih baik di hadapan orang sekantornya. Jika Anda menemukan banyak hal yang harus diperbaiki oleh rekan kerja, sebaiknya melakukan pertemuan secara empat mata dan mengevaluasi secara langsung.

Cara Cepat Meraih Kepercayaan untuk Manajer Baru

sacsacscsa

Menjadi seorang manajer atau atasan dalam pekerjaan atau bisnis memang menjadi impian sebagian besar karyawan. Bagaimana tidak, ketika menjadi seorang atasan prestis yang di dapatkan sangat besar dan juga nominal gaji yang akan diterima sangat menggiurkan. Oleh sebab itu, banyak karyawan yang saling berkompetisi dan mengejar promosi untuk memperoleh posisi atau jabatan yang lebih tinggi.

 

Berikut ini cara cepat yang bisa Anda lakukan untuk meraih kepercayaan atasan agar Anda bisa menjadi manajer yang baru.

 

1. Sesuaikan pakaian dengan situasi dan lingkungan

Hal inilah yang pertama kali perlu Anda lakukan untuk mendapatkan kepercayaan diri. Jika Anda sudah memiliki percaya diri yang besar, maka meraih kepercayaan untuk menjadi seorang manajer tentu bukan lagi hal sulit yang Anda lakukan. Salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda di lingkungan kerja adalah memperhatikan penampilan dan menyesuaikannya dengan situasi dan lingkungan kerja.

 

2. Datang ke kantor jauh lebih awal

 

Datang ke kantor jauh lebih awal akan membuat Anda memiliki waktu yang lebih banyak untuk mempersiapkan sesuai, apalagi ketika Anda memiliki jadwal meeting penting di waktu pagi.

 

3. Kerjakan segala yang terbaik

Kerjakan tugas yang diberikan atasan Anda dengan sebaik-baiknya. Berikan kemampuan terbaik Anda untuk mengerjakan tugas tersebut, sehingga Anda akan menghilangkan kesan bahwa Anda tidak mampu mengerjakan tugas yang diberikan atasan Anda.


meraih,kepercayaan

 

4. Bersikap tenang

Cobalah untuk selalu bersikap tenang dan stabil. Selain itu, Anda perlu bersikap tenang dan cerdas dalam menghadapi masalah dan krisis yang melanda pekerjaan Anda. Jika Anda selalu bersikap tenang dan percaya diri, maka atasan Anda, klien Anda, serta rekan kerja Anda tentu sangat menyukai Anda.

 

5. Tegas

Selain bersikap tenang dan percaya diri, Anda juga perlu besikap tegas apalagi jika Anda berada pada posisi sebagai pengambil keputusan. Jangan pernah ragu dengan keputusan yang Anda ambil. Pelajari permasalahan yang muncul dengan seksama, lalu pikirkan alternatif solusinya serta ambilah keputusan dengan tegas dan jangan bertele-tele.

 

6. Gesit

Atasan Anda akan memperhatikan Anda jika Anda bekerja lebih gesit dan lebih cepat. Selain itu, Anda juga perlu gesit dalam berinisiatif.

 

7. Cerialah

Walaupun Anda dalam keadaan tertekan, selalulah perpikir positif dan cerialah di hadapan atasan atau rekan kerja Anda. Dengan demikian, Anda akan sangat dihargai.

 

8. Kuasailah seni berbicara

Hal ini penting untuk Anda pelajari. Menguasai seni berbicara akan menjadikan Anda lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain, apalagi kepada atasan, klien, atau rekan kerja Anda. Dengan demikian, atasan Anda akan menilai bahwa Anda mampu mendapatkan posisi sebagai manajer.

 

9. Sesuaikan diri dengan kepentingan atasan

Utamakanlah kepentingan atasan Anda di atas kepentingan Anda sendiri. Hal inilah yang akan membuat atasan Anda menilai Anda lebih baik.

 

10. Memelihara citra baik atasan

Sebagai bawahan, Anda memiliki kewajiban untuk menjaga dan memelihara citra baik atasan Anda. Sebab, atasan yang citranya baik akan mempengaruhi citra bawahannya juga.

 

11. Ringan tangan dalam menerima tugas tambahan

Jika suatu saat Anda mendapatkan tugas tambahan dari atasan Anda, padahal pekerjaan Anda sudah seabrek dan menumpuk, Anda jangan langsung menolak pekerjaan tersebut. Sebab, bisa jadi atasan Anda sedang menguji kesiapan Anda dalam menerima tanggung jawab menjadi seorang manajer.


meraih-kepercayaan

 

12. Kupas persoalan kritis dengan atasan

Ketika Anda menghadapi krisis atau permasalahan tertentu, Anda perlu menyelesaikannya dengan sangat cerdas dan cermat. Cobalah untuk mempelajari penyebab dari persoalan tersebut, pelajari juga situasinya. Setelah itu, pikirkan alternatif solusi dan tindakan penanggulangannya. Barulah Anda diskusikan dengan atasan Anda. Jika Anda tanggap terhadap masalah maka atasan Anda akan sangat menghargai Anda.

 

13. Siapkan rencana cadangan

Persiapkan rencana cadangan dan hindari hanya memiliki satu rencana. Sebab bisa jadi situasi yang dihadapi sangat berlawanan dengan rencana yang dimiliki. Oleh sebab itu, siapkanlah rencana cadangan sebagai alternatif jika situasi yang terjadi berbanding terbalik dengan apa yang direncanakan matang-matang.

 

14. Perluas pengetahuan umum Anda

Untuk mendapatkan kepercayaan menjadi seorang manajer, Anda perlu memperluas pengetahuan umum Anda. Dengan demikian, kilen, atasan, atau bahkan teman kerja Anda akan terkesima pada Anda sehingga mereka mempercayakan posisi manajer kepada Anda.

Salam Pencerahan,

Tom Mc Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur