Pengusaha Jangan Terlena Middle Income Trap

sacsacscsa

Jakarta 25 Februari 2014 – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa kembali mengingatkan kepada para pengusaha untuk tidak terlena terhadap Middle Income Trap, hal ini agar Indonesia menjadi naik kelas menjadi Negara maju.
“Jangan terlena dengan apa yang namanya middle income trap, Anda harus berkontribusi untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara maju dan tidak terjebak di dalamnya,” ujar Hatta.
Lebih lanjut Ia mengatakan, Indonesia harus tetap waspada pada ancaman middle income trap, situasi yang terjadi pada Negara berpenghasilan menengah yang ditandai dengan rasio investasi rendah, pertumbuhan infrastruktur lambat, di versifikasi industri terbatas dan pasar tenaga kerja buruk.
“Di Negara kecil mudah mengatasi middle income trap itu. Tetapi bagi Indonesia dengan penduduk lebih 241 juta jiwa dalam kapal membutuhkan kehati-hatian nahkoda dalam membawa semua penumpangnya,” tuturnya.
Saat ini, sambung dia, untuk terhindar dari middle income trap  pemerintah menjalankan agenda Marsterplan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan Masterplan Percepatan dan Perlusan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) demi  tercapainya kemandirian, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan rakyat.
Terjebak dari middle income trap dan mendorong Negara berpendapatan tinggi dan dipadukan dengan MP3KI. Inilah modalitas yang kita punyai,” ujarnya.
Ia juga menerapkan peran para pengusaha dalam menjaga pertumbuhan agar Indonesia tidak hanya menjadi Negara yang berpenghasilan menengah. “Kalau diantara Anda-Anda sekalian ada yang sukses, saya minta bantulah mereka yang membutuhkan. Misalkan dalam hal modal, kesempatan kerja dan akses pasar. Peran seperti ini akan menjadikan bangsa kita tidak terjebak dikelas menegah,” pungkasnya.

QH