Wirausaha BANK INDONESIA SULUT bersama TOP COACH INDONESIA – Bpk John F. Senewe

sacsacscsa

Selama mengikuti Boot Camp. Banyak hal yang ternyata masih bisa untuk digali lagi dalam potensi pada diri saya, saya jadi menyadari kekurangan saya dalam menjalankan usaha (ibarat luka, “borok saya disembuhkan”). Saya sangat berterima kasih pada Mbak Cicha, Coach Tom dan Coach Yudi dan tentunya Bank Indonesia Manado. Saya bangga bisa mendapatkan pelatihan yang begitu berarti ini. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih.

Cara Mudah Untuk Meningkatkan Omzet

sacsacscsa

Saya tertarik untuk menulis artikel ini dikarenakan  banyak orang bertanya kepada saya,

Coach Yudi, Bisnis saya perlu kenaikan omzet sehingga saya perlu sekali cari customer. Coach,  siapa prospek terbaik saya dan bagaimana saya dapat menemukannya ?

Jawaban saya biasanya adalah:  Prospek terbaik Anda adalah customer Anda sekarang.

Jawaban diatas biasanya akan diterima dengan pandangan mata yang bingung atau terkejut. Percaya… tapi tidak percaya…, dan biasanya dilanjutkan dengan pertanyaan … “ maksud Coach Yudi???’

Nah Disinilah Uang Anda Bersembunyi…

Apakah Anda mencari prospek baru? Saya yakin iya. 99% pembisnis selalu mencari prospek baru.

Mungkin banyak perusahaan tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya memiliki ratusan bahkan lebih prospek yang bagus dan mereka tidak memberi perhatian cukup terhadap prospek tersebut.

Prospek tersebut dekat dengan Anda, tetapi jauh dimata Anda.

Prospek tersebut adalah customer yang telah Anda miliki dan sudah berada di database Anda sendiri

Terkejut???

Mari kita lihat beberapa fakta  dibawah ini yang bisa dipikirkan untuk kepentingan perusahaan Anda

1.     Mereka telah mengetahui Anda

Secara umum, apakah Anda lebih suka untuk membeli barang dari yang telah Anda tahu atau belum sama sekali? Majoritas dari customer akan cenderung membeli barang atau servis dari orang/perusahaan yang telah diketahui. Tentu dengan catatan produk atau service yang Anda berikan tidak negatif.

2.     Mereka telah pernah menyukai Anda (pernah membeli dari Anda)

Fakta bahwa mereka pernah membeli produk Anda, menandakan bahwa ada fitur atau benefit yang customer Anda  pernah sukai. Apapun itu, benefit yang customer pernah dapatkan atau butuhkan sempat ada di Anda.

3.     Bersama sama , telah pernah memiliki masa lalu dan hubungan bersama perusahaan Anda

Sejarah adalah penting bagi banyak orang. Manusia cenderung untuk lebih memilih sesuatu yang memiliki sejarah baik dibandingkan yang belum sama sekali

4.     Kepercayaan telah pernah terbentuk

Pembelian, apapun itu biasanya terjadi karena adanya kepercayaan.

Customer yang pernah membeli dari Anda dapat berarti mereka telah pernah percaya kepada Anda atau produk dan servis Anda. Menjual kepada orang yang percaya kepada Anda akan jauh lebih mudah dibandingkan meyakinkan orang baru untuk percaya kepada Anda dari awal

5.     Mereka telah mengetahui sejarah dari delivery (pengiriman) dan customer service Anda

Mereka telah mengenal Anda, dan mengerti bagaimana Anda melakukan pengiriman dan pelayanan customer. Customer yang telah tahu dan teredukasi akan lebih mudah untuk kembali bertransaksi dan melakukan hal yang sama.

Berapa banyak customer yang menolak membeli sebuah barang atau servis dikarenakan kekhawatiran akan pengiriman atau customer servis yang buruk? Cukup signifikan/banyak

6.     Mereka telah pernah menggunakan servis dan produk Anda

Mereka telah tahu benefit dari produk dan servis Anda, dikarenakan ini akan lebih mudah untuk memutuskan ketika ingin membeli kembali dari Anda.

7.     Mereka akan menerima telpon atau kontak Anda

Seberapa sering Anda menolak telepon atau kontak dikarenakan Anda tidak tahu siapa yang mengkontak Anda? Saya pribadi tidak terlalu suka untuk menerima telepon dari orang yang saya tidak kenal.

Customer yang sudah ada akan lebih terbuka untuk berbicara dengan Anda karena mereka telah mengenal Anda.

8.     Mereka akan lebih terbuka untuk presentasi dan pengenalan produk Anda

Ketika Anda telah membeli produk atau service dan mengenal sebuah perusahaan, Anda akan lebih terbuka untuk mengetahui apa lagi yang perusahaan tersebut dapat berikan kepada Anda. Alasannya: Anda sudah mengetahui ekpektasi apa yang Anda dapat harapkan dari perusahaan tersebut.

Contoh: Kami di Top Coach Indonesia, banyak mendapatkan client untuk seminar atau coaching dari pelanggan majalah kami.

9.     Anda telah mengetahui sejarah kredit atau pembayaran mereka

Ini adalah satu hal yang penting untuk perusahaan Anda.

Customer lama yang Anda miliki akan lebih tidak beresiko untuk Anda dikarenakan Anda telah mengenal akan kebiasaaan dan sejarah dari pembayaran mereka dibandingkan Customer yang baru.

10.  Anda telah mengetahui kalau mereka membutuhkan produk atau servis Anda

Jelas sekali, Anda tahu bahwa mereka membutuhkan produk atau servis Anda, inilah sebabnya mereka ada di database Anda sebagai customer Anda.

Coba kembali kita renungkan, banyak dari sales mencari customer baru setiap hari dan menelantarkan customer lama mereka.

Customer lama sesungguhnya membutuhkan dan juga haus akan perhatian dan informasi dari perusahaan Anda.
Riset membuktikan bahwa banyak pelanggan membeli produk dari perusahaan lain karena tidak adanya komunikasi atau follow up dari perusahaan langganan mereka.

Mengapa sales mencari keluar, mengeluarkan biaya, mengontak prospek yang tidak pasti, melalui kemacetan demi menemui calon customer yang belum tentu membutuhkan produk Anda, serta membuang waktu memperkenalkan produk dan perusahaan Anda ke orang yang belum tentu tepat, walau sesungguhnya ada banyak customer di database Anda yang menunggu dihubungi dan siap melakukan bisnis dengan perusahaan Anda.

Segera lihat database customer lama anda dan hubungi, niscaya Anda akan lebih sukses dan effektif.

Salam pencerahan

Coach Yudi

Top Coach Indonesia

Phone: 021 2907 8909

Follow me : Twitter@CoachYudi

Facebook: CoachYudiCandra

Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur

sacsacscsa

Setiap tahun, makin banyak wanita yang menjadi pengusaha atau sedang menjajaki dan berpikir serius untuk menjadi seorang pengusaha. Ketika semakin banyak wanita diluar sana yang semakin sukses dan menjadi inspirasi untuk wanita wanita untuk menjadi pengusaha,  bisnis terkadang masih dianggap teritori dari pria. Selain itu banyak juga hambatan bagi seorang wanita pengusaha yang harus mereka hadapi.

Saya Tertarik untuk menulis ini dari sudut pandang seorang pria dan coach dikarenakan saya terinspirasi oleh beberapa wanita hebat yang pernah menjadi atau masih sebagai client saya

Dibawah ini adalah beberapa hambatan yang mungkin wanita hadapi untuk menjadi pengusaha

1.      Wanita merasa untuk menjadi pengusaha mereka harus bertindak sebagai laki laki

Ketika Anda datang kesebuah bisnis atau coaching seminar ,Anda dapat menghitung berapa persent dari wanita yang hadir dan biasanya tidak terlalu banyak. Saya bisa berkata mungkin sekitar 80% adalah pria. Ketika seorang wanita datang untuk berbicara bisnis di depan banyak pria, mungkin hal ini dapat sedikit menakutkan.

Ketika berbisnis kita perlu bernegosiasi dengan banyak orang, dan sering ketika seorang pria bernegosiasi dengan seorang wanita mereka merasa bahwa wanita tidak memiliki keberanian dan pengetahuan seperti seorang pria, sehingga apa yang terjadi adalah deal yang didapatkan oleh seorang wanita mungkin bukan merupakan deal yang terbaik. Nah, untuk melindungi dirinya, terkadang wanita beradaptasi menjadi lebih jantan dalam melakukan bisnis: lebih kompetitif, agresif, bahkan kasar. Dan ini bisa saja berpengaruh negatif buat wanita. Alasannya, ketika wanita mencoba menjadi seorang pria, hal ini tidak memberikan garansi kalo dia akan sukses.

Jadilah diri Anda sendiri, fokus pada hal yang Anda kuat dan Anda miliki.
Walau secara umum terkadang wanita lebih sering emotional yang mungkin tidak terlalu positif berdampak terhadap bisnis, tetapi wanita juga lebih menjaga hubungan dan mengayomi kepada anak buah dan customer/supplier. Hubungan ini sangatlah penting bagi bisnis untuk jangka panjang.

Fokus dan Goal dapat dilatih untuk mensupport wanita dalam perencanaan bisnisnya.

Kebetulan saya sempat meng-coach seorang wanita yang sangat soleh dan menurut saya juga sangat feminin. Beliau memiliki bisnis di sebuah perusahaan pembuat mesin yang dominasi nya adalah lelaki. Di perusahaannya, dengan kekuatan femininnya beliau dapat menjaga keharmonisan dan komunikasi di perusahaannya. Komunikasi dan Keharmonisan, adalah hal yang mungkin banyak menjadi persoalan diperusahaan pada umumnya.

2.      Wanita terkadang kurang mendapat dukungan dari pemimpin wanita lainnya

Hal ini menurut saya agak sedikit unik. Dikarenakan wanita pembisnis yang sukses masih sedikit, sulit untuk wanita untuk mendapatkan dukungan dari pemimpin wanita lainnya. Serta ada kemungkinan pemimpin wanita juga lebih percaya kepada pembisnis pria karena secara umum lebih banyak dealing dengan pembisnis pria.

3.      Kesulitan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga sambil menjalankan bisnis

Hal ini sering terjadi terutama di Indonesia. Baru baru ini saya meng-coach seorang ibu yang memiliki 3 anak kecil dan juga harus secara bersamaan menjalankan keluarga dan perusahaannya. Belum termasuk suaminya yang terkadang dapat menjadi seorang bayi besar yang juga ingin perhatian.
hal ini bisa menjadi sangat menantang dikarenakan Anda harus mencari jalan untuk membuat keduanya seimbang. Stigma akan wanita harus lebih memperhatikan keluarga dan pria sebagai seorang yang harus menafkahi keluarga juga dapat membuat hal ini semakin sulit.

Terkadang wanita enterpreneur harus dapat tidak terlalu menyalahkan dirinya atau menjadi terlalu serius ketika ada sesuatu yang tidak berkenan terjadi seperti tidak dapat menemani anaknya ke pertandingan melukis,dll.

Mommypreneur memiliki tanggung jawab terhadap bisnisnya dan keluarganya yang sama rata dan untuk benar benar menemukan dan melakukan management waktu yang baik adalah kunci untuk sukses.

4.      Ketakutan akan kegagalan

Menurut Babson College 2012 Global Enterpreneur Monitor, Takut akan gagal adalah hal yang paling ditakuti wanita untuk memulai bisnis.

Dalam kenyataannya memang 80% bisnis baru gagal dalam 5 tahun, namun tidak perlu untuk melihat kegagalan ini sebagai sesuatu yang negatif.

Ada kemungkinan bahwa Ketakutan akan kegagalan ini juga disebabkan dikarenakan wanita merasa tidak memiliki skill pengusaha yang seimbang dibandingkan pria. Dan saya rasa ini tidak positif, dikarenakan skill dapat dilatih apabila Anda mau.

Walaupun adanya ketakutan dan keraguan, ada kira kira 130 juta pengusaha wanita di seluruh dunia berdarsarkan riset, dan saya percaya angka ini akan terus bertambah.

Kesimpulannya, tantangan untuk menjadi pengusaha wanita mungkin sedikit lebih banyak dibandingkan pria.

Tetapi saya percaya bahwa ketika Anda berfokus kepada kesempatan, mimpi dan kekuatan Anda, tantangan tersebut akan terlihat mengecil. Temukan apa yang Anda cintai, skill dan support apa yang Anda butuhkan dan kejar mimpi Anda.

Percayai diri Anda serta mengerti bahwa penting untuk dapat keluar dari zona nyaman dan kerja keras untuk mencapai mimpi Anda.

Saya sudah banyak melihat dan bekerja sama dengan wanita wanita pengusaha hebat dan saya percaya Anda juga bisa.
Salam Pencerahan,

Coach Yudi

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Training How To Create Successful Business with Coach Yudi

sacsacscsa

“Saya belajar motivasi, sistem berbisnis dan semangat untuk merubah menjadi lebih baik, Saya yakin akan sukses. Thanks Coach Yudi” -Neneng Bidayatul Hasanah-

Saya belajar cara motivasi yang lebih baik, Training How to Create Successful Business ini sangat bagus untuk pengembangan diri baik secara pribadi maupun untuk tim” –Martin Apriansah-

Training How to Create Successful Business ini bagus dan sangat menarik, mudah dimengerti dan membangkitkan semangat saya untuk memulai usaha, Terima kasih Top Coach Indonesia” –R. Ati Haryati-

Saya belajar membangun bisnis dari awal, belajar menjalankan suatu bisnis dan yakin menjadi sukses dan membangun bisnis dengan tindakan mental akan menghasilkan kesuksesan” –Neneng Bidayatul Hasanah-

“Ilmu tentang bisnis menjadi semakin bertambah, Training How to Create Successful Business telah membuka pikiran saya dan memotivasi saya untuk terus berusaha untuk mengembangkan bisnis saya” –Madeliene Yossie-

“Training yang sangat bagus untuk seseorang yang baru memulai bisnis, setelah diberikan ilmu dan tips-tips saya menjadi yakin bisnis saya akan sukses” –Fathia Trinanda-

Training How to Create Successful Business ini bagus karena mengajarkan cara berbisnis untuk dapat berkembang dengan pesat, secara pribadi saya jadi lebih percaya diri untuk memulai bisnis yang baik dan mendapatkan profit yang sangat besar” –Novita Dewi-

“Bagaimana cara mengatur waktu, system, dan management dari suatu bisnis, semua ini dikupas tuntas dalam training How to Create Successful Business, Good Training!” –Tanty Ariestiani-

“ Training How to Create Successful Business sangat bagus karena dikhususkan dalam motivasi dalam dunia usaha, mudah untuk dimengerti dan menambah wawasan saya untuk terus melakukan yang terbaik untuk memajukan usaha yang saya bangun” – Ichwanuddin M. Sidik-

Saya belajar satu konsep bagus yaitu : kita tidak bisa mengharapkan hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Maka kita perlu take action” – Visella Tjhin-

Business tidak selalu identik dengan modal tetapi lebih utama adalah marketing Training ini bagus karena memotivasi untuk bisnis yang sukses untuk jangka panjang. Makasih banyak Coach Yudi” – Bambang Hariadi-