PLUS MINUS BERBISNIS KULINER DI INDONESIA

sacsacscsa

Bisnis UKM Kuliner2
Salah satu bisnis primadona yang menawarkan revenue cukup menjanjikan adalah kuliner. Siapa yang tidak suka makan atau makanan yang enak enak. Apalagi kebutuhan primer manusia adalah makan yang cukup, selebihnya hanya mengikuti keinginan untuk mencoba makanan yang enak, rasa yang unik dan hal hal baru lain dalam hidup.
Berbisnis Kuliner sangat jelas memiliki karakteristik yang sangat menarik,selain berjalan jangka panjang juga karena hasilnya yang bisa jauh lebih besar dari bisnis lainnya. Bayangkan saja hanya dengan satu outlet jika penjualan lancar setiap hari puluhan juta bisa didapatkan. Belum lagi jika membangun outlet baru dengan sistem dan produk yang sama. Ada lagi dengan sistem franchise yang memungkinkan mengkloning sistem dengan ratusan cabang hanya dalam waktu singkat.
Saat ini di semua kota dan desa selalu ada tempat makan, entah itu tempat makan sederhana atau tempat makan mentereng yang menawarkan makanan unik enak dan memanjakan lidah. Mulai dari dagangan kaki lima hingga restoran menyediakan beragam makanan.
Ingat bahwa pertumbuhan bisnis kuliner di setiap kota berbeda-beda. Jika Anda ingin memulai di suatu kota pastikan ketahui dulu pangsa pasar yang akan diambil. Seperti di jawa timur pertumbuhan bisnis hingga mei 2017 ini tumbuh fantastis mencapai 15% sampai 20%. Bahkan di malang sempat naik 30% pada tahun 2014 lalu.
Tapi tahukah Anda bahwa Berbisnis Kuliner ini beda dengan bisnis yang lain. Berikut ini plus minusnya. Silahkan dicermati.
Keunggulan dalam Berbisnis Kuliner
1. Memberikan hasil dalam relatif singkat
Menjalankan bisnis kuliner berbeda dengan bisnis lainnya, Anda bisa mendapatkan keuntungan hanya dalam waktu satu atau beberapa jam saja. Meski merepotkan dalam pembukuan keuangan tapi jenis bisnis ini termasuk yang paling mudah melejit dan paling mudah terpuruk juga.

Investor1
Keunggulan ini yang banyak dimanfaatkan para pebisnis untuk melejitkan modal yang diputar agar memperoleh keuntungan maksimal. Tapi dengan risiko yang juga besar. Keuntungan yang tinggi tidak diperoleh dengan mudah, Anda perlu melakukan berbagai strategi dan cara pemasaran yang hebat serta menu yang fantastis agar bisnis kuliner Anda bisa menguntungkan.
2. Margin Profit bisa Sangat Tinggi
Kuliner termasuk bisnis yang paling menjanjikan dengan margin profit relatif tinggi. Bahkan ada beberapa tempat makan yang margin nya mencapai 100% atau lebih. Ini dikarenakan selain menjual makanan juga mereka menjual suasana, pemandangan dan kenyamanan tempat. Seperti café dan tempat nongkrong lainnya.
3. Semua orang adalah Market yang Potensial
Setiap orang pasti butuh makan setiap harinya. Ini jelas jadi peluang untuk Berbisnis Kuliner. Anda bisa menjalankan bisnis ini dimana saja dan kapan saja, hanya saja tinggal disesuaikan dengan market yang ditarget saja. Anda tidak bisa memaksakan makanan kelas café di tempat dimana banyak orang yang lebih memilih makan kenyang dan murah.
4. Bisa dilakukan Paket Catering untuk Tender
Siapa bilang bisnis makanan hanya bisa kecil satu persatu setiap hari, Anda juga bisa menjalankan kuliner sekaligus dalam jumlah banyak. Misalkan dalam bentuk catering pesta pernikahan, acara peresmian dan lain sebagainya. Bahkan bisa disiasati dengan mengadakan kontrak pemenuhan kebutuhan makan siang sebuah perusahaan. Jadi jangan remehkan bisnis kuliner yang bisa untung banyak dengan tender atau kontrak.
5. Modal tidak harus Banyak
Anda tidak harus mengeluarkan ratusan juta modal untuk membuat bisnis makanan. Bahkan bisa menggunakan modal nol rupiah. Hanya bermodalkan relasi yang baik, kenalan koki yang handal Anda bisa memulai bisnis catering. Misalnya saja dengan menyebar menu, harga dan pelayanan ke perusahaan lalu Anda tinggal memesan pada tempat makan tertentu lalu bisa menggunakan brand Anda sendiri untuk mengirimkan makanannya.
Kelemahan Bisnis Kuliner
1. Harus memiliki Resep dan System
Tapi sayangnya tidak banyak juga yang Berbisnis Kuliner gulung tikar karena sistem yang tidak kuat atau resep yang kurang bagus. Resep bisa jadi salah satu kunci kesukesan bisnis ini. Tanpa resep yang bagus dan pelayanan yang memuaskan mungkin Anda hanya bisa berhayal memiliki bisnis semacam ini.
System berlaku mulai dari penyusunan makanan, mencari pelanggan hingga memberikan kepuasan maksimal pada pelanggan. Anda bisa mempelajari ini lebih dalam dengan menggunakan Coach Bisnis.
2. Produk harus Habis dalam Waktu Tertentu
Kuliner juga tidak dijamin tanpa risiko. Anda bisa saja bangkrut karena operasional terus berjalan, bahan baku terus dibeli sementara pelanggan tidak datang setiap hari. Hasilnya banyak makanan yang basi dan tidak terjual sedangkan modal akan terus dibutuhkan.
3. Pesaing sangat Banyak

Berbisnis Kuliner2
Hampir semua pebisnis mungkin tertarik untuk membuat bisnis kuliner, entah mulai dari awal atau hanya membeli hak franchise saja. Ini jadi salah satu tolak ukur bahwa Berbisnis Kuliner memang jadi sebenar-benarnya bisnis. Jika Anda ingin memulainya jangan lupa untuk melihat pesaing apa yang saat ini ada di pasaran.
4. Sangat terpengaruh Lokasi
Selain kuliner yang dilakukan dengan pemesanan seperti catering atau pesan antar, lokasi jadi salah satu penentu yang wajib diperhatikan. Jika Anda mendirikan tempat makan di lokasi yang ramai tentu sangat berbeda dengan tempat makan yang di lokasi sempit. Jadi pastikan lokasi yang Anda ambil sangat strategis dan cocok menjadi tempat makan.
Peningkatan dalam Berbisnis Kuliner semakin terlihat saat ini, apalagi inovasi makanan yang semakin beragam dan memanjakan lidah. Setiap usaha makanan saling berusaha sebaik baiknya meningkatkan mutu, kualitas dan pelayanan mereka.
Peningkatan drastis ini disebabkan karena semakin banyaknya kaum urban yang datang ke kota tersebut dan semakin banyaknya minat masyarakat untuk mencoba makanan baru. Apalagi dengan taraf hidup yang semakin membaik. Berminat untuk mencobanya? Silahkan mulai dulu lalu sempurnakan kemudian.
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

MENJAGA AGAR BISNIS UKM KULINER TETAP DILIRIK PEMBELI

sacsacscsa

Bisnis UKM Kuliner
Menjadi pebisnis itu tidak selalu hanya milik orang yang mempunyai modal banyak. Jadi ingat sebuah artikel tentang Bob Sadino. Ada seorang anak muda yang bertanya padanya, “bagaimana cara memulai usaha saat tidak punya modal sama sekali.” Almarhum Bob Sadino balik tanya ke pemuda itu, “punya tangan, punya kaki, punya mata, punya telinga. Sehat semua?” Pemuda itu mengangguk. “La ya itu modalmu.”
Kita seringkali menganggap modal hanya sekedar materi, namun lebih jauh dari itu, tubuh kita yang sehat ini sudah merupakan modal yang sangat berharga, bahkan harganya jauh lebih tak ternilai dibandingkan jutaan hingga milliaran rupiah. Ya, coba aja bayangkan. Misalnya kita punya uang ratusan juta rupiah, tapi tubuh kita lumpuh dan cuma bisa tiduran saja, sama saja kita tidak bisa melakukan usaha apapun. Selama tubuh masih sehat, dan ada niat kuat untuk berikhtiar, maka saat itulah menjadi pebisnis bukanlah hal yang sulit.
Di antara banyak pilihan bisnis, bisnis kuliner menjadi bisnis yang paling banyak dilirik orang. Semua orang pasti butuh makan. Ala- san sederhananya itu.

Bisnis UKM Kuliner2
Urusan perut selalu menjadi urusan paling penting bagi hampir setiap manusia. Selain itu bisnis kuliner juga memiliki range yang luas, dari minuman, cemilan hingga makan besar, tinggal pilih mana yang mau kita jalankan. Dengan kreativitas yang tinggi, kita bisa mengolah yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.
Contoh sederhananya, tahu. Tahu itu biasa. Semua orang bisa dapat tahu dengan mudah, di pasar, di supermarket. Semua orang bisa mengolahnya, digoreng, dibacem, dibuat opor, ada banyak cara mengolah tahu. Namun pebisnis yang kreatif bisa menciptakan sesuatu yang baru dari sebuah tahu. Misalnya Tahu Mercon, lalu Tahu Jeletot dan yang paling hangat sekarang ini adalah Tahu Bulat.
Tahu Mercon adalah olahan tahu berasa pedas. Sederhana, namun packaging dan pilihan merek dagang yang menarik bisa membuat orang tertarik untuk berbondong-bondong membeli. Begitu juga tahu bulat, secara rasa, jajanan ini biasa saja. Namun cara pemasarannya yang unik dengan dijual di atas pick up yang berjalan dari gang ke gang, sambil diiringi backsound yang khas “tahu bulat, digoreng di mobil, rasanya enak, lima ratus, halal” membuat tidak hanya anak-anak, namun juga orang tua penasaran untuk mencoba.

Bisnis UKM Kuliner3
Tentu saja bisnis usaha kecil mene- ngah di bidang kuliner seperti itu seringnya tidak bertahan lama alias musiman. Tiga bulan pertama namanya
akan melejit, namun beberapa bulan kemudian akan bisa langsung turun drastis. Misalnya Kebab Turki yang dulu dengan mudah kita temukan di setiap sudut kota di Indonesia, kini tinggal satu dua booth yang bisa kita lihat.
Persaingan antar bisnis semacam ini sangat tinggi, kreativitas dan pemasaran harus selalu dijaga agar tetap bisa dilirik pembeli. Melakukan diversifikasi produk dan memunculkan produk-produk baru tiap tiga bulan sekali adalah tips untuk bisa tetap bertahan di tengah persaingan bisnis UKM kuliner yang ketat.
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

KIAT JITU MEMULAI BISNIS KULINER

sacsacscsa

Bisnis Kuliner
Zaman sekarang, kuliner telah menjadi salah satu brand wisata di Indonesia yang sangat menggiurkan. Penikmat kuliner yang terus mencari suasana baru menarik banyak kalangan untuk mencoba menekuni bisnis tersebut, selain keunikan kuliner Indonesia yang mempunyai khasnya masing-masing, Bisnis Kuliner juga menjadi bisnis satu-satunya yang dipastikan tidak akan ada matinya. Sangat menggiurkan bukan!
Lalu kemudian apa yang harus kita lakukan untuk memulai Bisnis Kuliner?
Pada faktanya, di Indonesia ada hampir 26.000 produk baru dan sama yang telah dibuat dan dipasarkan ke masyarakat. Artinya adalah bisnis kuliner mempunyai resiko yang cukup besar untuk gagal dan bahkan gulung tikar. sehingga seseorang yang memilih untuk terjun di dunia Bisnis Kuliner harus mempunyai konsep yang benar-benar matang.

Dalam dunia kuliner konsep merupakan sebuah nyawa dalam usaha itu sendiri. Konsep tersebut harus benar-benar hidup dan dirasakan oleh pembeli. Karena sebuah bisnis kuliner dipastikan tidak akan bisa bertahan lama apabila hanya menggunakan konsep yang sama dan tidak menarik. Melalui hal tersebut ada 5 (lima) hal yang benar-benar Anda persiapkan dalam menjalankan Bisnis Kuliner.

1# Pastikan Anda memiliki Konsep yang Unik

Konsep Kuliner
Konsep yang unik merupakan modal utama dalam menjalankan Bisnis Kuliner. Apabila seorang pebisnis kuliner hanya menjajalkan makanan, mereka akan semakin sulit untuk bangkit apabila mengalami kegagalan. Sehingga perlu Anda melihat dengan teliti brand-brand kuliner yang sudah berdiri sejak lama tetapi tetap bertahan sampai puluhan tahun. Apa sebenarnya kuncinya?

Konsep adalah apa yang dibeli konsumen. Konsumen tidak membeli enaknya burger McD, tapi kecepatannya. Kita tidak beli sate kerang angkringan Jogya, karena hanya mau makan kerang, tapi kita membeli suasananya.

Ternyata memang pengusaha kuliner tidak murni hanya menjual makanan. Hal ini bisa Anda lihat pada sebuah perusahaan MCDonald, apabila Anda melihat dengan teliti apa yang mereka jual. Maka sebetulnya mereka tidak hanya menjual makanan, tetapi kecepatan. Kemudian makanan di hotel, mereka juga tidak hanya sekedar menjual makanan, tetapi ekslusifitas.

Kemudian Bisnis Kuliner yang sangat tidak asing lagi adalah warung kopi, begitu banyak warung-warung kopi di Indonesia yang telah mulai mencoba untuk menjalankan bisnis kopi. Saat Anda minum kopi, berapa banyak yang lebih ingat kopinya dibanding suasananya?

Dalam hal ini ternyata tidak banyak orang yang memikirkan untuk mencoba hal baru dengan membuka warung kopi dengan menawarkan suasana yang berbeda. Bisa dengan konsep alam, hutan atau bisa dengan konsep ruangan ekslusifitas. Yang terpenting adalah konsep yang Anda tawarkan harus jelas dan unik. Karena apabila Anda sudah menawarkan konsep yang jelas maka selanjutnya Anda akan menentukan pasar Anda.

#2: Tentukan Target Pasar yang Cocok
Apabila Anda telah menemukan pasar yang cocok maka Anda sangat beruntung. Kenapa seperti itu? Hal ini bisa kita lihat seandainya MCDonald mendirikan perusahaanya ditengah-tengah pedesaan yang ternyata penghasilan penduduk sekitar ditentukan dari panen atau tidaknya padi. Maka tentu bisnis tersebut tidak akan bisa bertahan lama.

Dari hal ini yang perlu Anda tanyakan adalah siapa konsumen produk Anda?

Bayangkan Anda menjajalkan bisnis warung kopi, maka tentu Anda akan mencari tahu siapa saja penikmat kopi, latar belakang konsumen seperti apa? karena melalui pertanyaan dasar tersebut, Anda akan mengetahui seperti apa pasar Anda dan harga berapa yang cocok untuk konsumen Anda. Sehingga perlu Anda ingat bahwa “bisnis bunuh diri adalah bisnis yang berjalan tetapi tidak mempunyai pasarnya”.

Ada rumah kopi ditengah hutan. Aksesnya sulit, tapi kalau sudah sampai disana, rasanya malas pulang. Siapa target pasarnya? Jelas, turis dan para pesepeda. Dengan target pasar yang jelas, dimanapun Anda, produk Anda pasti laris manis.

#3: Buat Produk yang Menarik

produk menarik1
Tugas penting seorang pebisnis kuliner adalah harus mampu menciptakan atau menemukan produk yang menarik dan inovatif. Tidak jarang ada pebisnis yang langsung memulai usaha tanpa perencanaan dan ide bisnis yang matang, sehingga kemudian usaha yang diharapkan untuk laris ternyata menjadi sepi pembeli dan akhirnya gulung tikar. Tentu Anda tidak ingin demikian, bukan?

Hal terpenting adalah membuka pikiran Anda, jangan sampai ketika ada sebuah cafe atau warung yang sama dengan cafe Anda, Anda mengalami deathlock. Maka tugas Anda adalah menemukan produk yang menarik dan inovatif.

Salah satu contoh adalah bisnis warung kopi. Seseorang menjalankan bisnis tersebut tentu menjajalkan kopi. Namun yang perlu Anda lakukan adalah kopi seperti apa yang akan Anda jual? Penikmat kopi pasti tahu bahwa banyak inspirasi yang lahir dari secangkir kopi.

Tugas Anda adalah menemukan kopi apa yang cocok untuk konsumen Anda? Atau bahkan Anda bisa tawarkan berbagai jenis kopi untuk pelanggan Anda. Inilah yang kemudian bisa kita ambil contoh dari sebuah warung kopi yang biasa disebut dengan “Filosofi Kopi”. Sehingga ketika Anda sudah menemukan inovasi-inovasi yang menarik maka cafe atau warung Anda akan mempunyai nyawanya yang kental dan tentu kemudian pasar akan mencari Anda.

#4 Lokasi-Lokasi-Lokasi
Menentukan lokasi adalah hal yang juga menjadi kunci utama dalam Bisnis Kuliner. Kenapa seperti itu? Seandainya Anda sudah menentukan pasar Anda, maka usahakan Anda menemukan lokasi yang strategis untuk produk yang Anda jual. Hal ini sangat berfungsi bagi masa depan usaha yang Anda bangun.
Jangan sampai Anda menjual fast food ditengah hutan. Harusnya jual fast food ditengah keramaian. Sehingga ketika Anda tidak berhasil menentukan lokasi yang tepat maka pelanggan yang membeli di kuliner Anda, dipastikan akan tidak nyaman untuk datang kembali ke tempat kuliner yang Anda tawarkan.
Sehingga perlu Anda pahami bahwa bisnis yang berhasil adalah bisnis yang tidak hanya memberikan kepuasan terhadap pelanggan semata, tetapi pelanggan yang usai datang di warung atau cafe Anda, mereka kembali dengan membawa teman-temannya untuk datang di lokasi usaha kuliner Anda.
#5: Tentukan Harga yang Kompetitif
Apabila Anda sudah menemukan konsep bisnis Anda, pasar, produk dan lokasi Anda. Maka tugas Anda selanjutnya adalah menentukan harga jual produk Anda. Penentuan harga yang salah akan berdampak pada tingkat minat dan kepuasan konsumen Anda sendiri. Harga yang tepat, sesuai dengan pangsa pasar yang Anda tuju, akan memberikan dampak yang sangat tinggi terhadap pertumbuhan angka penjualan Anda.

Harga mempengaruhi psikologi konsumen. Jika Anda menjual barang mewah dengan harga murah, bisa membuat konsumen ragu atau malah bisa memborong. Ini semua ditentukan oleh psikologis target pasar.

Contoh: jika target pasar adalah kelas menengah kebawah, barang mewah harga murah akan jadi rebutan. Sebaliknya jika Anda membidik 1% orang terkaya di Indonesia, semakin menonjolkan harga murah apalagi dipromosikan dimana-mana, akan membuat pemakainya malu-malu.
Apabila Anda membangun Bisnis Kuliner di perkotaan maka menentukan harga tinggi adalah strategi yang cukup baik terlebih apabila Bisnis Kuliner tersebut sudah mempunyai nama yang cukup ternama. Dalam hal ini adalah “Starbucks” selain ia menjual brand Amerika, ternyata bagi sebagian kalangan pecinta lifestyle, ngopi atau nongkrong di Starbucks adalah sebuah kemewahan. Sehingga dari hal ini mereka berani menjual secangkir Starbucks dengan harga diatas kopi lainya.
Berbeda halnya ketika Anda menggunakan konsep alam (outdoor), dalam hal ini adalah warung kopi. Anda tidak hanya menjual kopinya tetapi suasana hutannya, cara penyajianya dan alat-alatnya yang unik. Dari kesemua itulah kemudian Anda bisa menentukan harga yang kompetitif dengan warung kopi lainya. Sehingga kemudian ketika Anda bisa berikan harga yang terjangkau untuk pasar Anda. Maka Anda sudah berhasil melakukan hal tersebut dan Bisnis Kuliner Anda akan selalu digandrungi oleh para penikmatnya.
Inilah 5 (lima) tips yang sangat penting bagi Anda yang ingin berbisnis dalam bidang kuliner. Karena kebanyakan orang tidak terlalu memahami hubungan bisnisnya dengan market, hubunganya dengan produk, hubunganya dengan lokasi dan juga hubunganya dengan harga.

Karena apabila Anda sudah memahami kelima konsep tersebut maka Bisnis Kuliner yang Anda bangun akan selalu bisa Anda kembangkan tanpa harus memikirkan orang yang meniru bisnis Anda.

Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

4 Alasan Mengapa Bisnis Kuliner Cocok untuk Pengusaha Pemula

sacsacscsa

Pemilihan bidang bisnis pasti mengacu pada beberapa hal pokok, seperti prospek jangka panjang, modal, peminat, kompetitor dan aspek lainnya. Tiga sektor yang menjadi favorit para pengsaha pemula yakni kuliner, fashion dan elektronik. Satu yang paling banyak penggemarnya ialah lini makanan dan minuman, temukan alasan dibalik itu semua. Berikut faktor Bisnis Kuliner dipilih guna mengawali karir dalam dunia usaha.

  1. Dana modal

Patokan modal berupa dana untuk memulai usaha makanan relatif lebih rendah dibanding fashion dan elektronik. Dana tersebut Anda gunakan untuk pengadaan tempat bisnis, peralatan dapur dan pembelian bahan baku. Gaji pekerja bisa Anda peroleh setelah ada pesanan atau produksi. Bahkan, Anda dapat mengelolanya sendiri sehingga bisa meminimalisir pengeluaran.

Sumber modal tidak harus dari tabungan pribadi, meminjam pada kerabat atau lembaga keuangan juga bisa menjadi solusi. Cicilan pinjaman itu nantinya Anda kembalikan ketika profit telah diterima, Bisnis Kuliner yang sukses akan melangkah sedini mungkin meski secara finansial masih merasa belum mampu.

Kuncinya, matangkan konsep dan wujudkan secara nyata. Curi perhatian masyarakat dengan kuliner Anda yang inovatif. Utamakan rasa dan sajikan dalam bentuk yang unik. Terkadang, rasa penasaran melihat tampilan makanan dan minuman berujung pada peningkatan penjualan produk.

  1. Kebutuhan pokok

Setiap hari manusia membutuhkan asupan berupa makanan dan minuman untuk pemenuhan energi. Berjualan kuliner ialah pilihan yang sangat tepat karena pasti dicari. Terkait pesaing, Anda tidak perlu terlali khawatir dan yakinlah bisnis yang dijalankan bakal sukses besar.

Makanan dibagi menjadi dua golongan, yaitu ringan dan berat. Sesuaikan dengan besaran nominal modal yang Anda miliki. Awali usaha mulai dari skala terkecil. Misalnya membuka lapak yang menyediakan berbagai jajanan atau cemilan. Kembangkan sampai tabungan Anda mencukupi guna menyediakan menu yang lebih variatif.

Jam makan normal terbagi atas tiga waktu, yakni pagi, siang dan malam. Anda dapat memilih ketiganya dalam satu restoran sederhana. Bisa juga spesifik ke ke salah satu menunya. Misalnya, batasi bisnis Anda dengan satu waktu (pagi, siang atau malam) saja. Strategi ini terbukti lebih efektif dan efisien saat Anda tergolong baru di kancah Bisnis Kuliner ini.

  1. Lokasi

Lokasi bisnis makanan lebih mudah dicari karena semua orang pasti membutuhkannya. Kuncinya terletak pada kecocokan antara jenis menu dan selera masyarakat di sekitar area usaha. Anda harus melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan tempat bisnis tersebut. Contohnya, wawancara singkat kepada beberapa target pasar perihal rasa yang disukai dan rentan harga produk.

Strategis memudahkan Anda menemukan pembeli, kalangan ramai pengunjung berpotensi lebih besar menggaet konsumen. Lokasi Bisnis Kuliner yang dimaksud diantaranya sekitar pusat perbelanjaan, taman kota, GOR, dekat perkantoran dan sekolahan serta pinggir jalan raya.

Biaya sewa atau beli lahan dan bangunan lokasi strategis pasti relatif tinggi. Sketsakan dengan omset Anda per bulan untuk meminimalisir kemungkinan rugi. Sebaiknya Anda membeli bangunan dan lahan daripada harus menyewa. Investasikan aset tetap semacam ini karena harga properti dari tahun ke tahu pasti naik. Bila Anda menyewanya, uang akan masuk ke kantong si pemilik dan Anda tidak dapat hasil apa-apa.

  1. Pangsa pasar

Pangsa pasar bisa berasal darimana saja, baik kalangan rendah hingga atas dan usia berapapun. Pebisnis pemula pasti memiliki gagasan brilian sehingga mampu menyedot konsumen dalam jumlah banyak. Peminatnya pun kian bertambah karena kesuksesan bisnis di bidang kuliner terbukti cepat melesat. Hitungan bulan saja, pengusaha bisa booming dan kebanjiran pesanan.

Era modern semakin membuat bisnis mudah memasuki pasar. Promosi tidak memakan biaya besar lagi sebab media sosial menyajikan fasilitas cerdas. Singkat tanpa sepeserpun rupiah, pengguna dunia dapat melihat prodk yang sama dalam satu waktu.

Bidik pangsa pasar sesuai menu yang Anda jual. Jenis untuk semua kalangan bisa dipilih, seperti es krim, camilan dan susu. Kasus nyata yang kini sedang dibicarakan banyak pihak yaitu produk es krim dengan tampilan unik. Tak hanya bentuk fisiknya yang menarik tetapi didukung juga nama cantiknya. Pasti Anda pernah mendengar brand es krim pot dan kuburan mantan. Kreasi ini menyebabkan Bisnis Kuliner itu banjir peminat karena rasa ingin tahu yang besar.