Mengapa Menjadi Reseller Sangat Menguntungkan

Saat ini banyak sekali orang yang bercita-cita menjadi pebisnis yang sukses. Lapangan kerja yang sempit menjadikan orang-orang berpikir bahwa membuka bisnis sendiri lebih menguntungkan dibandingkan harus setengah mati mencari kerja. Akan tetapi, nampaknya menjadi seorang pebisnis sukses tidak semudah yang dibayangkan. Anda harus mengorbankan banyak hal. Anda membutuhkan banyak uang, banyak waktu, tenaga yang terkuras dan pikiran yang harus fokus. Anda harus mengorbankan itu semua untuk menjadi seorang pebisnis yang sukses.
Ya, memang tidak mudah mendirikan sebuah bisnis. Apalagi Anda harus menghitung estimasi keuntungan dan kerugian yang Anda peroleh, berapa biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan keuntungan. Apakah biayanya lebih besar daripada keuntungannya. Jika demikian, bagaimana cara Anda mengatasinya. Atau apakah keuntungan yang diperoleh lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Jika demikian, bagaimana cara Anda mempertahankan situasinya agar tetap seperti itu atau bahkan meningkat. Hal ini mungkin bisa Anda lakukan jika Anda memiliki modal yang besar. Berbeda dengan Anda yang hanya memiliki modal pas-pasan, hal ini tidaklah berlaku bagi Anda.

Related Article : Strategi Memulai Bisnis dengan Modal Minim

Bagi Anda yang memiliki modal yang pas-pasan dan ingin kondisi keuangan Anda lebih baik di masa depan, menjadi seorang reseller bisa menjadi pilihan Anda. Jika Anda menjadi seorang reseller, banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Berikut ini alasan mengapa menjadi reseller sangatlah menguntungkan :
1. Ketika Anda menjadi seorang reseller, Anda sudah memiliki produk. Anda tinggal memasarkan dan menjualnya. Dengan demikian, Anda memiliki banyak kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan tanpa adanya biaya tambahan.
2. Setelah menjadi reseller, Anda mendapatkan keuntungan berupa sarana dan prasarana yang sudah tersedia lewat internet. Anda tinggal memasarkan produk saja dengan memasukkan kode reseller Anda dan gunakanlah sarana yang telah disediakan tersebut. Setelah itu, Anda sudah bisa menjual produk tersebut.
3. Hal yang perlu Anda ketahui adalah Anda sudah memiliki sebuah produk dari pemilik usaha. Jadi, Anda tidak perlu lagi sebuah produk yang membuat Anda menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan produk tersebut. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menjual produk dari perusahaan.

Related Article : 3 Hal Penting untuk Tetap Fokus Kerja di Awal Pekan

4. Biasanya bisnis yang baru terbentuk selalu melalui fase ‘start up” dimana saat itu produknya baru di kenalkan kepada konsumen dan konsumen baru mulai mengenal produk tersebut. Tentunya pada fase ‘start up’ ini, pebisnis membutuhkan banyak waktu. Berbeda halnya jika Anda menjadi reseller. Anda tidak membutuhkan waktu untuk memulai menjual. Anda juga tidak perlu waktu untuk ‘start up’. Anda dapat langsung menjual produk tanpa adanya biaya tambahan.
5. Ketika Anda memutuskan bergabung menjadi salah seorang reseller sebuah produk statistic reseller sudah disediakan untuk Anda. Hal ini bagian dari system reseller. Untuk melacak tingkat penjualan Anda, Anda tidak perlu lagi membeli perangkat lunak yang mahal. Pemilik produk sudah menyiapkan perangkat tersebut untuk Anda dan Anda tidak perlu membayarnya.
6. Untuk persoalan teknis dan administrasi penjualan, pemilik produk juga sudah mengurus segalanya. Itu bukan urusan Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi jika memikirkan teknis penjualannya. Anda hanya perlu menjual produk dan menerima transfer uang hasil penjualan di rekening Anda. Akan tetapi, Anda juga perlu mempelajari system resellernya, sebab ada beberapa pemiliki produk yang membuat system yang hanya menguntungkan pemiliknya. Anda sudah bekerja, tapi Anda mendapatkan keuntungan yang sedikit. Oleh sebab itu, pelajari terlebih dahulu system resellernya baru memutuskan untuk bergabung dalam bisnis tersebut.
7. Ketika suatu saat ada pelanggan Anda yang mengajukan complain atas produk entah itu kecacatan produk atau karena produk tidak sesuai dengan keinginan pelanggan, Anda tidak perlu khawatir. Pelanggan tersebut akan langsung menghubungi pemilik produk bukan Anda, sebab Anda hanya berperan sebagai penjual, bukan pemilik. Secara otomatis pelanggan hanya akan menghubungi pemilik produk.

Related Article : Motivasi adalah Bagian Terpenting untuk Menjaga Semangat Pebisnis

Sebelum Anda bergabung menjadi reseller sebuah bisnis apalagi bisnis yang berbasis internet, Anda perlu berhati-hati. Analisa terlebih dahulu bisnisnya, analisa kelegalannya, siapa tahu bisnis tersebut adalah bisnis bodong. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena Anda terlibat dengan bisnis bodong dan dianggap penipu.
Salam Pencerahan,

Tom Mc Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *