5 Hal yang Pantang dilakukan Marketer


Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka setiap orang harus bekerja guna menghasilkan materi bagi kehidupannya. Materi tersebutlah yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. Banyak pekerjaan dapat dilakukan di dunia ini mulai menjadi pengawai sampai pengusaha dan bahkan banyak yang menjadi seorang marketing disuatu perusahaan tertentu. Semua pekerjaan mempunyai kelebihan dan kekurangnya masing-masing tergantung masing-masing orang hendak menyikapinya seperti apa.
Marketing bertujuan untuk mempengaruhi pemikiran orang dalam memberikan suatu pilihan. Bukan perkara mudah menjadi seorang marketer karena banyak para marketer yang belum sepenuhnya paham akan pekerjaannya sebagai pihak pemasaran. Hal ini yang mengundang adanya kesalahan-kesalahan dalam bekerja. Mengubah sudut pandang setiap orang bukanlah hal yang mudah ataupun sulit karena setiap orang memiliki gaya pandang yang berbeda-beda dan tidak bisa selalu disamakan.

Related Article : Pastikan Layanan pelanggan Anda luar biasa

Menjadi marketer itu mengharuskan Anda untuk mempelajari sikap seseorang serta mampu menjadi lawan bicara dengan wawasan yang luas. Maka hampir semua perusahaan pasti melakukan berbagai macam upaya untuk membuat agen-agen marketingnya memiliki pengetahuan yang tinggi. Jika Anda seorang marketer maka Anda harus ada beberapa hal yang pantang dilakukan oleh seorang pelaku marketing. Walaupun berdalil pantang atau dilarang akan tetapi terkadang tetap saja peraturan ini terlanggar secara sengaja ataupun tidak sengaja oleh beberapa pihak.
Mengetahui pantangan tersebut merupakan suatu keharusan bagi seorang marketer agar pekerjaannya menjadi lebh baik dari sebelumnya. Berikut ini adalah 5 hal yang pantang dilakukan oleh seorang marketer :
1. Target pasar

Memilih target pasar harus dibidik secara jelas dan terang-terangan agar tidak terjadi kesalahan. Pemilihan target pasar yang salah merupakan pantangan terbesar bagi para marketer. Bukan hanya kinerja yang nantinya akan diragukan namun hal ini dapat membuat perusahaan menuai kerugiaan karena produk tidak akan laku dijual jika seorang marketer salah dalam menentukan target pasar. Untuk itu, Anda sebagai seorang marketer haruslah pandai dalam melakukan targeting agar tidak mengecewakan banyak pihak.
Salah satu penyebab laba dan ruginya sebuah perusahaan memang ditentukan dari pihak pemasaran yang terdapat didalam perusahaan tersebut. Hal ini sudah jelas disebutkan bahwa peran seorang marketer sangatlah diperlukan.

Related Article : Cara Menguasai Target Pasar Lokal

2. Branding

Pemilihan nama brand merupakan suatu keharusan bagi semua produk yang nantinya akan dipasarkan pada masyarakat luas. Brand sendiri merupakan identitas suatu produk untuk menarik perhatian konsumen. Tanpa adanya brand maka sudah dapat dipastikan bahwa produk Anda nantinya kurang bahkan tidak akan laku dipasaran. Brand yang paten dan selalu konsisten akan meningkatkan daya jual terlebih lagi jika para konsumen turut mempromosikan brand produk perusahaan Anda kepada orang lain, cara promosi seperti ini terbilang sangat ampuh.
3. Investasi

Berinvestasi untuk mengiklankan suatu produk memang merupakan hal yang wajar dan terbilang suatu keharusan. Namun investasi ini harus dilakukan dalam porsi yang sesuai dan tidak berlebihan atau terlalu sedikit. Investasi harus didasari dengan pemikiran dan pengamatan yang matang karena investasi ini merupakan modal untuk mengganti biaya produksi serta merauk keuntungan dari produk tersebut.
4. Riset Pasar

Terjun langsung ke pasar merupakan ide yang cemerlang guna mengukur kesesuaian Anda nantinya. Insting memang dibutuhkan namun tidak dapat menjadi patokan utama untuk menentukan sesuatu tanpa dilakukannya riset yang terukur secara benar. Guna mencapai tujuan yaitu diterimanya produk Anda di pasaran maka luangkanlah waktu Anda untuk melakukan riset pasar. Riset ini nantinya akan sangat berguna karena tidak selamanya insting selalu benar.

Related Article : Kesalahan Terbesar Saat Prospek Calon Pelanggan

5. Promosi

Seorang marketer harus gencar melakukan sebuah promosi guna memperkenalkan produk tersebut kepada para calon konsumen. Namun promosi harus dilakukan secara tepat dan tidak menciptakan kesan buruk atau sia-sia. Jika memilih website sebagai media untuk melakukan promosi maka website tersebut harus selalu terupdate dan tidak dapat dibiarkan begitu saja. Penyajian website yang buruk akan membuat konsumen enggan untuk membeli produk Anda tersebut terlebih lagi penampilan website yang tidak menarik dan terlihat ketinggalan jaman.
Itulah beberapa larangan bagi para pelaku marketer. Jika Anda dapat menghindari kelima hal tersebut maka bukan tidak mungkin Anda akan menjadi seorang marketer yang bertalenta dalam memasarkan suatu produk.
Salam Pencerahan,

Tom Mc Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *