Syarat UKM yang Mampu Bersaing di MEA

Negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara telah membuat kerja sama di bidang perdagangan. Kerja sama itu diwujudkan dalam MEA, Masyakarat Ekonomi ASEAN sejak 31 Desember 2015. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing ASEAN dan dapat bersaing dengan Tiongkok dan India. Adanya MEA diharapkan bisa memudahkan bahkan menghilangkan gangguan aktifitas ekonomi antar wilayah.
UKM di negara Indonesia sebenarnya memiliki peran yang sangat besar untuk Perekonomian Nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan data bahwa 53,3% dari total PDB ( Pendapatan Domestik Bruto) berasal dari UKM. Tak hanya itu, UKM kita dapat memaksimalkan 97,2% tenaga kerja. Adanya MEA diharapkan data-data tersebut akan semakin baik dan akan memudahkan para UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk memasarkan dan mendistribusikan produk. Namun sayangnya masih ada 60% dari UKM kita yang belum banyak mengetahui MEA dan peluangnya.
Padahal di lain sisi MEA juga memaksa para pelaku UKM untuk bersaing dengan produk-produk ke 9 negara lainnya, terutama yang masuk ke Indonesia. Ditambah lagi masyarakat kita masih menganggap merk luar negeri lebih prestise dibandingkan mereka sendiri. Oleh karena itu, diharapkan para UKM semakin tangguh menghadapi saingan yang semakin luas. Berikut beberapa syarat UKM untuk mampu bersaing dalam MEA.

Related Article : Inovasi Penjualan Terbaik Sepanjang Masa

Branding dan Promosi
Masih banyak UKM kita yang menyepelekan branding dan promosi, padahal ini adalah gerbang konsumen untuk mengenal produk. Produk yang ideal selalu memiliki branding yang mudah diingat dan promosi yang menarik. Dua point inilah yang menjadi tonggak ketertarikan konsumen akan produk. Sudah banyak teknologi informasi (sosial media) yang memudahkan melakukan promosi sendiri. Tak hanya itu, tersedia pula penyedia jasa branding yang akan memudahkan Anda dalam membranding produk.
Kualitas produk dan Inovasi

Point selanjutnya adalah dengan menjaga kualitas baik dari produk. Hal yang membuat masyarakat kita lebih menyukai produk luar negeri adalah kuliatas produk. Buatlah standar produk minimal yang sesuai dengan standar nasional. Untuk menjaga kualitas Anda bisa membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) produk sehingga ada acuan saat proses produksi berlangsung.
Tak cukup sampai di situ, UKM perlu melakukan evaluasi secara bertahap terhadap produknya. Carilah solusi bila ada kekurangan dari produk, UKM bisa mendapatkannya dengan memanfaatkan teknologi yang ada atau bertanya langsung pada ahlinya. UKM juga harus terus berinovasi agar produk semakin berkembang.

Related Article : Hanya Bermodal Sosial Media Raih Untung Milyaran

Packaging produk

Selanjutnya adalah packaging produk yang menarik. Produk UKM kita masih jadi masalah utama dalam pemasaran. Para pelaku lebih memilih menekan harga produksi dan asal-asalan. Padahal packaging menjadi point penting untuk menarik perhatian konsumen. Sebaiknya pelaku UKM mendesain packaging dengan baik agar mampu bersaing di pasaran. Jangan lupa selalu mencantumkan logo, kontak yang bisa dihubungi, dan bila ada berikanlah slogan pendek.
Packaging produk

Selanjutnya adalah packaging produk yang menarik. Produk UKM kita masih jadi masalah utama dalam pemasaran. Para pelaku lebih memilih menekan harga produksi dan asal-asalan.
Padahal packaging menjadi point penting untuk menarik perhatian konsumen. Sebaiknya pelaku UKM mendesain packaging dengan baik agar mampu bersaing di pasaran. Jangan lupa selalu mencantumkan logo, kontak yang bisa dihubungi, dan bila ada berikanlah slogan pendek.

Related Article : Strategi Memulai Bisnis dengan Modal Minim

Penentuan harga

Saat ini Tiongkok merajai produk dunia karena harga yang diberikan terjangkau dibandingkan produk lain. Ada beberapa komoditas yang mengedepankan kuantitas sehingga bersaing dengan harga yang paling murah, ada pula yang mengedepankan kualitas sehingga bersaing segi kualitas. Jika produk UMKM anda merasa berkualitas dan termasuk dalam rate tinggi di pasar, tetapkan harga produk ideal jangan terlalu murah. Namun jika produk anda hanya mengedepankan kuantitas lakukan produksi masal dengan harga produksi yang lebih minim, sehingga berani bersaing dengan harga.
Pelayanan kepada konsumen

Untuk menjaga konsumen agar loyal terhadap UKM maka perhatikan pelayanan yang diberikan. Konsumen akan sangat menyenangi pelayanan yang ramah dan cepat. Ini bisa menjadi kunci kesuksesan Anda agar konsumen loyal terhadap produk UKM di tengah persaingan MEA.
Walaupun telah memasuki era pasar bebas dan persaiangan semakin ketat, kita harus tetap memiliki rasa optimis. Dengan memperhatikan point-point di atas, bukan tidak mungkin suatu saat produk UKM akan mendunia. Masyarakat ASEAN memberikan kesempatan yang sangat besar kepada para UKM untuk menjadi peran utama dalam MEA. Semua tinggal bagaimana UKM menanggapi tantangan untuk bersaing dengan negara ASEAN lainnya. Ini juga sebagai ajang pembuktian kualitas dari produk dan sumber daya manusia Indonesia kepada ASEAN.
Salam Pencerahan.

Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Business Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *