Kiat Sukses Bisnis Gerobak Kuliner

Pernah dengar outlet Javapuccino? Ini adalah bisnis yang berawal dari gerobak minuman sederhana, pemilikinya bernama M. Asmui Kammuri. Saat ini ada sekitar 450 outlet Javapuccino di seluruh Indonesia. Di antara jumlah itu, 49 unit adalah milik Asmui yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Semarang. Sisanya adalah milik para franchiser yang bekerja sama dengan dia. Kata kuncinya, beliau memulai usaha dari gerobak.
Kekuatan bisnis gerobak
Jika anda adalah penggila kuliner pasti tahu kalau jajanan gerobak tidak kalah nikmatnya dengan makanan kelas atas. Sebut saja Ayam Goreng pak Supar di Semarang, memulai jualan ayam goreng dengan gerobak sekarang terpilih menjadi salah satu ayam goreng paling enak di Semarang.
Kekuatan terbesar dari Gerobak kuliner ada 5:
1.     Kesannya murah-meriah, tidak membuat orang takut mencoba selama makanan terlihat bersih. Ketika terasa cocok, orang akan berani mencoba kembali.
2.     Mobilitas tinggi. Tidak bergantung dengan satu lokas. Bisa pindah tempat sesuai keramaian dan jam sibuk
3.     Modal kerja kecil.
4.     Tidak butuh banyak pekerja
5.     Simple. Proses tidak kompleks.
Kiat Sukses Bisnis Gerobak
Meskipun bisnis gerobak relatif sederhana, murah, dan terjangkau, anda tidak boleh melupakan beberapa hal dibawah ini:
1.    Rasa harus konsisten.
Mengapa ada yang menceritakan masakan enak? Karena rasanya konsisten. Ada makanan yang turun temurun direkomendasikan oleh orang tua bahkan kakek saya, sudah beberapa generasi.
2.    Harus ada ciri khas!
Apa yang anda ingat dari bakso kesayangan anda saat masih kecil? Bagaimana anda tahu dari bunyi ketukannya yang datang adalah tukang bakso favorit anda. Atau tukang sate yang enak yang mana? Anda tahu dari ciri-cirinya. Soto Gebrak!! Terkenal bukan hanya karena rasanya tapi suara gebrakannya yang bikin jantung copot.
3.    Kebersihan terjamin
Pernah makan dipinggir jalan, lalu buang-buang air setelahnya? Nah, itu disebabkan oleh kebersihan. Bagaimana anda menjaga kebersihan? Jika bisnis anda mobile dan tidak ada air mengalir, hindari menggunakan piring yang harus dicuci, pakailah bahan-bahan sekali pakai langsung buang. Dengan demikian anda bisa menjamin kebersihan alat. Namun, selain alat, anda juga harus menjaga kebersihan makanannya itu sendiri. Jangan sampai orang trauma mengkonsumsi masakan anda.
4.    Kualitas dijaga
Selain kebersihan, pastikan anda mejaga kualitas. Lebih baik harga sedikit lebih mahal dari pada mengorbankan nama baik. Sekarang kualitas sudah menjadi basic needs konsumen kelas menengah. Jaman dulu kalau makan steak di pinggir jalan, kita harus rela makan daging keras. Tapi sekarang anda makan dipinggir jalan, mintanya Wagyu, Australian Beef, nah,loh!
Kunci sukses setiap bisnis
Kunci kesuksesan pengusaha makanan ala gerobak dimulai dari langkah yang terencana, dan memberikan terobosan baru baik di bidang pemasaran maupun produk makanan yang ditawarkan. Syarat besar saat merencanakan adalah bisnis ini harus profitable, bisa diduplikasi dan bisa didelegasikan kepada karyawan tanpa menurunkan kualitas. Sehingga bisnis anda akan dihormati seperti bisnis papan atas.

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle

Indonesia’s #1 Success Coach
Certified MaTriz Level 1 Facilitator
Lean Six Sigma Coach
CEO TOP COACH INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *