TOP COACH INDONESIA: SAATNYA PEMERINTAH BARU PERHATIKAN UMKM

sacsacscsa

TOPCOAHINDONESIA.COM – Pelantikan Kabinet Kerja menjadi pertanda telah terbentuknya pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla periode 2014-2019. Sejumlah harapan baru bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) kembali disandangkan pada para pemimpin bangsa ini.

Menurut lembaga pelatihan bisnis atau business coach terkemuka di Indonesia, Top Coach Indonesia, para pengusaha kecil berharap agar para pemimpin nasional untuk lima tahun mendatang bisa lebih memperhatikan UMKM serta tidak memarjinalkan sehingga mereka bisa berusaha dengan baik.

Apalagi, Top Coach Indonesia menilai, terbentuknya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir 2015 merupakan sesatu yang harus dihadapi dengan persiapan, sehingga bantuan dan dorongan finansial bagi pengusaha kecil sangat dibutuhkan.

Pelaku UMKM mengharapkan pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dapat meningkatkan daya saing pasar nasional. Apalagi, kesulitan masyarakat khususnya pelaku UMKM adalah memasarkan hasil produksinya, dan ini lebih karena minim pengetahuan pasar terkait hasil usaha.

Memang, Top Coach Indonesia menemukan sejumlah kendala pemasaran yang masih minim inilah yang terkadang membuat pelaku usaha kecil harus gulung tikar atau bangkrut akibat hal tersebut. Selain itu, perizinan usaha semakin mudah, sehingga akan bertambah pesat peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Mereka juga berharap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dapat memberikan kemudahan dalam memperoleh fasilitas kredit usaha yang saat ini masih sangat sulit didapatkan. Harapan para pedagang kecil memang bisa mendapatkan kemudahan dalam proses dan pengambilan kredit usaha di bank, agar dapat memperluas usaha dagangannya.

Top Coach Indonesia juga berharap, berbagai kebijakan maupun regulasi pemerintahan baru lebih berpihak pada UMKM. Sebab, merekalah tulang punggung sekaligus ujung tombang laju perekenomian nasional. “Jangan berikan mereka uang, tapi pendidikan agar mereka bisa dan survive dalam mengelola usahanya,” kata CEO dan pendidi Top Coach Indonesia, Tom MC Ifle.

QH.

Related Articles :
Top Coach Indonesia: Pengusaha Muda Harus Siap Hadapi MEA 2015
Inilah 12 Sektor Unggulan dalam Menghadapi MEA
Mengapa Kebijakan Suku Bunga Belum Memihak UMKM?
Buka Mata dan Telinga soal Peluang Usaha bersama Top Coach Indonesia
– Apa Peran Pengusaha Bagi Kemajuan Daerah?
Bagaimana Agar Produk Anda Mendapatkan Standarisasi?
Apakah SDM IT Anda sudah siap menghadapi MEA 2015
Top Coach Indonesia Anggap Perbankan Indonesia Ketinggalan Terapkan e-money
Sektor Industri Belum Siap Hadapi MEA
OJK Dorong Perbankan Nasional Mampu Hadapi MEA 2015

ONE DAY BREAKTHROUGH BISNIS KOKOH ANTI BANGKRUT

sacsacscsa

“Excellent training banyak hal yang dipelajari dari workshop Bisnis Kokoh Anti Bangkrut yang dibawakan oleh Coach Vincent, Saya jadi tambah semangat untuk mengembangkan bisnis” – Ryan Anditio –

“Ilmu yang sangat bermanfaat untuk membuat usaha semakin besar, Terima kasih Coach Vincent untuk tips jitu yang diberikan” – Basuki Widodo –

“ONE DAY BREAKTHROUGH BISNIS KOKOH ANTI BANGKRUT ini sangat membantu pebisnis untuk terus mengembangkan usahanya. Ilmu serta wawasan saya tentang bisnis menjadi semakin bertambah” – Widyo Tri Laksono –

Membuka wawasan dan pengetahuan. Sangat membantu dalam proses pengembangan usaha saya, Nice Sharing” – L. Tri Meiyanti –

“Pengetahuan yang saya peroleh dari One day Breakthrough Bisnis Kokoh Anti Bangkrut sangat menginspirasi saya untuk terus berusaha mengembangkan bisnis saya, Saya tidak sabar untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diberikan pada bisnis saya” – Frenky –

“Saya banyak mendapatkan masukan supaya saya lebih baik lagi dalam usaha yang terbilang masih minim  yang saya kelola. One day Breakthrough Bisnis Kokoh Anti Bangkrut ini Ok, excellent, greateful” – Winna –

Pilar teknologi,Pengembangan bisnis dan Inspirasi rencana bisnis yang baru, Semua ilmu ini saya dapatkan hanya pada workshop One day Breakthrough Bisnis Kokoh Anti Bangkrut” – NG David Wijaya – 

“Very Inspiring training , Ide dan insight yang bisa saya aplikasikan ke bisnis. Workshop One day Breakthrough Bisnis Kokoh Anti Bangkrut ini wajib diikuti oleh semua pebisnis” – Febriana Ratih Dewi – 

Bisnis practice dan sharing experience. Banyak ilmu bisnis yang saya dapatkan dari Coach Vincent dan ilmu tersebut sangat mudah untuk di aplikasikan dalam bisnis yang saya kelola” – Khoirun Ni’am –

Perencanaan untuk membuka bisnis dan step by step bisnis plan. Bagus dan sangat memotivasi” – Felicia –

Coorporate Training PT Rafindo

sacsacscsa

“Diajarkan untuk terus bertahan harus bisa menghadapi perubahan yang terjadi. Perubahan ke arah yang lebih baik untuk meningkatkan kinerja agar menjadi sempurna” – Sapari –

“Saya berani untuk berubah dan tidak terjebak dalam rutinitas . Disadarkan untuk terus belajar dan menambah Ilmu pengetahuan agar menjadi pribadi yang lebih bermanfaat” – Alin –

“Paham, Saya ada di level mana, dan mendapatkan pandangan untuk   berubah, untuk bisa jadi lebih baik. Bagus, bisa jadi penyemangat dan meningkatkan motivasi untuk bisa lebih semangat untuk berkerja” – Nita –

“Pengembangan diri juga merupakan income, Income bukan hanya bisa dilihat dari segi materi saja, dan pikiran saya jadi terbuka akan hal ini”  – Daniel Dede Setiawan –

“Pribadi yang positif dapat dengan mudah dibentuk setelah saya mengikuti Pelatihan dari Coach Yudi. Terus berusaha untuk terus melakukan perubahan diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih positif” – Wahyu Bekti Nugroho –

“Terus Berusaha agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain” – Imelson –

“Semua orang memiliki potensi yang sangat besar asalkan tahu bagaimana cara mengembangkannya. Saya menjadi tidak takut untuk melakukan perubahan dalam diri” – Roymi Apriani –

Top Coach Indonesia: Pengusaha Muda Harus Siap Hadapi MEA 2015

sacsacscsa

TOPCOACHINDOESIA.COM – Lembaga pelatihan bisnis atau business coach kenamaan di Indonesia meyakini bahwa industri kreatif di Tanah Air makin berkembang dan pelakunya percaya diri memasuki era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Namun, Top Coach Indonesia menemukan adanya kekhawatiran terhadap para pengusaha muda dalam menghadapi MEA. Sejumlah pengusaha kecil menengah tampaknya masih khawatir menghadapi era pasar bebas ASEAN ini. Sejumlah UMKM khawtir harus gulung tikar akibat tak dapat bersaing ketika MEA mulai diberlakukan.

Hal ini juga diungkapkan Ketua Parekraf BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erik Hidayat. “Mereka mengaku masih khawatir tak dapat bersaing dengan profesional negara ASEAN lain dalam menjual produk ketika MEA sudah diberlakukan,” kata Erik, kepada Top Coach Indonesia dan sejumlah wartawan di Jakarta.

Kekhawatiran ini, menurut Erik, disebabkan oleh perasaan traumatik yang mereka hadapi ketika perjanjian ACFTA diberlakukan pada 1 Januari 2010. ASEAN-China Free Trade Area merupakan kerja sama perdagangan bebas antara masyarakat Asosiasi Asia Tenggara dengan Tiongkok.

Di dalam kesepakatan tersebut terdapat kebijakan, di mana tarif masuk barang dikurangi hinggga dihapuskan menjadi nol persen. Dengan begitu, produk Tiongkok membanjiri Indonesia dan berhasil menarik pangsa pasar lebih besar karena harganya murah.

Dengan adanya perjanjian ACFTA pada 2010, produk Tiongkok atau China dapat lebih mudah dijumpai di pasar dan toko-toko. Variasi barang dan harga yang lebih murah dibandingkan dengan produk dalam negeri membuat barang Tiongkok lebih diminati, sehingga masyarakat mulai meninggalkan produk lokal.

Karena itu, Top Coach Indonesia beranggapan, sebaiknya pemerintah mempersiapkan regulasi yang baik terkait UMKM ini, sehingga mereka dapat dilindungi. Selain itu, sebagai bentuk kontribusi dalam memajukan dunia usaha, Top Coach Indonesia terus berkomitmen untuk memberikan edukasi bisnis pada mereka melalui pelatihan, seminar, workshop, dan business coaching yang secara rutin digelar.

QH.

Related Articles :
Inilah 12 Sektor Unggulan dalam Menghadapi MEA
Mengapa Kebijakan Suku Bunga Belum Memihak UMKM?
Buka Mata dan Telinga soal Peluang Usaha bersama Top Coach Indonesia
– Apa Peran Pengusaha Bagi Kemajuan Daerah?
Bagaimana Agar Produk Anda Mendapatkan Standarisasi?
Apakah SDM IT Anda sudah siap menghadapi MEA 2015
Top Coach Indonesia Anggap Perbankan Indonesia Ketinggalan Terapkan e-money
Sektor Industri Belum Siap Hadapi MEA
OJK Dorong Perbankan Nasional Mampu Hadapi MEA 2015
MEA Tuntut Kesiapan SDM di Bidang Logistik

Inilah 12 Sektor Unggulan dalam Menghadapi MEA

sacsacscsa

TOPCOACHINDONESIA.COM – Lembaga kepelatihan bisnis atau business coach terpercaya, Top Coach Indonesia melihat, di balik kecemasan sejumlah kalangan terhadap kesiapan Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, ternyata kita memiliki sejumlah potensi terpendam.

Top Coach Indonesia memandang, Indonesia saat ini memiliki 12 sektor prioritas dalam perdagangan barang dan jasa yang dapat diunggulkan dalam pasar bebas ASEAN atau MEA mulai 2015. Karena itu, masyarakat tak perlu ragu atau pesimis dengan babak baru ekonomi nasional dan regional ini.

Sikap optimisme dalam menghadapi MEA juga ditularkan  Direktur Jenderal Kerja sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Rossalis Rusman Adenan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena negara kita mempunyai 12 sektor yang menjadi unggulan, empat di antaranya bergerak dalam bidang jasa.

“12 sektor tersebut terdiri atas delapan sektor perdagangan barang dan empat sektor dalam bidang jasa,” katanya kepada Top Coach Indonesia dan sejumlah media di Jakarta. Ia menambahkan, sektor perdagangan barang mencakupi bidang pertanian, perikanan, industri karet, industri kayu, industri tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Sementara itu, empat sektor perdagangan jasa mencakup bidang kesehatan, pariwisata, perhubungan udara, dan logistik. Ia menambahkan “e-commerce” juga akan dimasukkan dalam sektor perdagangan jasa yang diunggulkan. Untuk bidang kesehatan, ada tiga subsektor yang diklasifikasikan, yakni kedokteran umum, kedokteran gigi, dan keperawatan.

Makanan kemasan yang saat ini mengalami peningkatan ekspor sebesar 20 persen ke Amerika Serikat juga akan dipertimbangkan sebagai sektor perdagangan barang prioritas dalam MEA 2015. Penyelenggaraan MEA, tidak hanya mengintegrasikan perdagangan barang dan jasa, investasi, serta pergerakan tenaga terampil, tetapi juga meningkatkan pembangunan ekonomi yang merata pada negara yang saat ini mulai menunjukkan perkembangannya, seperti Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam dan Philipina.

Kendati demikian, berbagai peluang ini tak akan berarti apa-apa selama sumber daya manusia kita tak bisa mengelolanya. Karena itulah, Top Coach Indonesia senantiasa hadir untuk mempersiapkan sumber daya manusia guna menghadapi berbagai tantangan bisnis ke depan. Melalui pelatihan maupun business coaching yang diadakan, Top Coach Indonesia berharap lahirnya pengusaha-pengusaha handal dan tahan uji menghadapi berbagai tantangan ke depan.

QH.

Related Articles :
Mengapa Kebijakan Suku Bunga Belum Memihak UMKM?
Buka Mata dan Telinga soal Peluang Usaha bersama Top Coach Indonesia
– Apa Peran Pengusaha Bagi Kemajuan Daerah?
Bagaimana Agar Produk Anda Mendapatkan Standarisasi?
Apakah SDM IT Anda sudah siap menghadapi MEA 2015
Top Coach Indonesia Anggap Perbankan Indonesia Ketinggalan Terapkan e-money
Sektor Industri Belum Siap Hadapi MEA
OJK Dorong Perbankan Nasional Mampu Hadapi MEA 2015
MEA Tuntut Kesiapan SDM di Bidang Logistik
Galakkan Kewirausahaan dengan Gerakan “Oneintwenty”

How To Master Coaching For Professionals

sacsacscsa

Pemahaman tentang penggunaan kata-kata yang positif akan sangat membantu untuk mencapai hasil yang maksimal, be a Positive Person” -I Wayan Suastika-

Value,Change behaviour Money Type, dan terus semangat  memotivasi dan  setelah mengikuti training How to Master Coaching for Professionals saya mampu mengenali problem dengan cepat dan mudah untuk mengatasinya” –Maja Sari W-

Importance of value,Unique individuals needs unique supports, and Interactive & fun a little networking session,and increase self awareness, Good Training” –Ingrid C-

“Saya selalu menggunakan kata-kata positif,Active Listening,No failure, dan materinya sangat padat dan aplicable. Training How to Master Coaching for Professional mampu mengubah saya menjadi pribadi yang lebih baik” –Wie Wie-

“Inspiring! Saya menjadi memahami tentang management style mengetahui tentang money type dan sangat membantu dalam mengerti tentang leadership seperti apa, Terima kasih Coach” –Lukas-

Coaching itu penting untuk merubah pandangan terhadap individu tertentu, dan hal ini penting untuk merubah cara pandang coaching yang selama ini ada” –Jumriadi-

“Always positive thinking yang menjadi habit akan membawa perubahan baik luar biasa dalam hidup, Saya yakin akan hal ini” –Marshanda-

“Value tentang positive words untuk memotivasi dan encourage orang untuk lebih produktif dan ini penting bagi perusahaan dan para leader –leader yang membutuhkan kerja sama team” –Masfufah Noer Aini-

 

Mengapa Kebijakan Suku Bunga Belum Memihak UMKM?

sacsacscsa

TOPCOACHINDONESIA.COM – Lembaga pelatihan bisnis atau business coach terkemuka di Indonesia, Top Coach Indonesia menilai bahwa kebijakan suku bunga di Indonesia masih tergolong tinggi, sehingga belum berpihak pada pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Minimnya keberpihakan dalam kebijakan suku bunga ini membuat UMKM semakin sulit bersaing.

Terlebih, pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam mengakses modal dalam meningkatkan produksi maupun kualitas produknya. Hal ini juga disampaikan Ketua Koalisi Anti Hutang Dani Setiawan. Menurutnya, kebijakan fiskal UMKM masih tinggi, misalnya untuk pembayaran hutang dan gaji pegawai yang rendah tidak sebanding dengan belanja modal yang tinggi, sehingga pelaku usaha kerakyatan ini semakin sulit bersaing.

“Perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM masih kurang, pada hal usaha ini merupakan penggerak perekonomian Indonesia,” ujarnya kepada Top Coach Indonesia dan sejumlah media di Jakarta. Padahal, lanjutnya, pelaku UMKM ini 99 persen penggerak perekonomian Indonesia, sementara 10 persen industri skala besar yang juga tidak mengalami kemajuan, malah terus mengalami kemunduran akibat kebijakan suku bunga, fiskal, moneter yang belum berpihak terhadap perkembangan industri nasional.

Berdasarkan data BPS jumlah UMKM di Indonesia pada 2012 mencapai 56.534.592 unit dengan jumlah tenaga kerja 107.657.509 orang, atau mengalami peningkatan dibandingkan 2011 sebanyak 55.206.444 unit dengan jumlah tenaga kerja 101.722.458 orang. Karena itu, Top Coach Indonesia juga berpendapat bahwa industri nasional sesungguhnya UMKM dan koperasi, namun disayangkan pelaku UMKM ini kurang mendapatkan perhatian.

Pelaku usaha kecil menengah ini menjadi anak tiri, padahal mereka penggerak utama pertumbuhan ekonomi bangsa ini. Kebijakan ini dipastikan tak akan menguntungkan pelaku ekonomi. Karena itu, harus dicarikan solusi agar UMKM mampu bersaing di pasar global nanti.

Selama ini, Top Coach Indonesia berupaya menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para pelaku UMKM. Melalui berbagai pelatihan bisnis, Top Coach Indonesia berupaya membangun sistemasi bisnis bagi para UMKM, sembari membuka akses permodalan bagi mereka.

Top Coach Indonesia berharap, pemerintahan baru Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi), mampu merevisi aturan-aturan yang merugikan pelaku usaha kecil menengah ini. Dengan begitu, pelaku UMKM ini mampu bersaing di kancah global.

QH.

Related Articles :
Buka Mata dan Telinga soal Peluang Usaha bersama Top Coach Indonesia
– Apa Peran Pengusaha Bagi Kemajuan Daerah?
Bagaimana Agar Produk Anda Mendapatkan Standarisasi?
Apakah SDM IT Anda sudah siap menghadapi MEA 2015
Top Coach Indonesia Anggap Perbankan Indonesia Ketinggalan Terapkan e-money
Sektor Industri Belum Siap Hadapi MEA
OJK Dorong Perbankan Nasional Mampu Hadapi MEA 2015
MEA Tuntut Kesiapan SDM di Bidang Logistik
Galakkan Kewirausahaan dengan Gerakan “Oneintwenty”
IKM Sebaiknya Bebas Pajak