Sektor Industri Belum Siap Hadapi MEA

Jakarta, 17 September 2014 –  Sektor industri dinilai belum siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan hanya 30 persen sektor industri yang siap bersaing menyongsong era pasar bebas ASEAN ini.

“Hanya 30 persen yang mampu bersaing di pasar bebas ASEAN, sisanya belum sanggup,” kata Sekretaris Direktorat Jendral Berbasis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian, Setio Hadi. Menurutnya, kinerja sektor industri melambat sebab sebagian besar bahan baku bergantung impor.

Ketergantungan impor inilah yang dianggap membuat kinerja ekonomi sulit dipacu. Karena itu, lanjutnya, pemerintahan mendatang diharapkan meningkatkan pembangunan industri dulu di dalam negeri. “Seperti bahan baku besi baja untuk industri logam masih bergantung dari impor, begitu juga dengan bahan baku Petrokimia dan permesinan untuk tekstil,” katanya.

Impor bahan baku yang tinggi menjadi salah satu penyebab defisit perdagangan yang semakin bertambah. Pemerintahan mendatang menurutnya harus memperkuat pembangunan industri dasar di dalam negeri, terutama sektor petrokimia dan logam dasar.

Ia mengatakan tren sumbangan industri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional terus menurun sejak 2004. Pada 2013 sektor industri menyumbang 23 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Tahun ini diharapkan tumbuh 6 hingga 8 persen dengan meningkatkan kinerja industri,” tambahnya.

Untuk menjadi negara dengan industri maju, kesiapan sumberdaya manusia juga mutlak diperlukan. Sumberdaya manusia handal diyakini akan memperkuat daya saing sektor ini di kancah regional.

Guna menyiapkan sumberdaya manusia berkualitas dan berdaya saing, Top Coach Indonesia (TCI) selaku lembaga business coach atau pelatihan bisnis terkemuka di Indonesia, senantiasa menggelar berbagai kegiatan pelatihan, workshop, maupun seminar bisnis. Diharapkan, kegiatan ini juga mampu menyiapkan sumberdaya manusia handal di sektor industri.

QH.

Related Articles :
OJK Dorong Perbankan Nasional Mampu Hadapi MEA 2015
MEA Tuntut Kesiapan SDM di Bidang Logistik
Galakkan Kewirausahaan dengan Gerakan “Oneintwenty”
IKM Sebaiknya Bebas Pajak
TOP COACH INDONESIA Menggelar Business System MasterClass untuk 
  Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
BNI Ekspansi Bisnis Remitansi ke Tiga Negara
Makassar Jadi Kota Bisnis Terbaik 2014
Mebel Lokal Bakal Kuasai Asia Tenggara
Pameran Produk Bagi Wirausaha Baru Digelar
Pemerintah Pacu Lahirnya Wirausahawan Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *