Industri Fesyen Berkontribusi terhadap Kekuatan Ekonomi Nasional

Jakarta, 27 Juni 2014 – Industri fesyen tanah air tak boleh dianggap remeh. Sebab, sektor ini diyakini mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi nasional. Hal ini diakui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu yang mengaku optimis ekonomi Indonesia bisa kuat di bidang industri fesyen.

“Saat ini nilai ekonomi industri fesyen di Indonesia mencapai 1,8 miliar dolar Amerika Serikat,” ujar Marie. Ia menambahakn, tahun lalu industri ini tumbuh sekitar 6,4 persen. Sementara untuk tahun ini, Marie memperkirakan berada antara enam hingga delapan persen.

Kontribusi industri fesyen ke ekonomi kreatif secara menyeluruh ialah 28 persen. Kendati, ia mengaku belum punya estimasi berapa untuk busana muslimnya. “Namun, perkiraan saya sekitar tiga persen. Ini kan besar sekali pasarnya,” katanya.

Marie mengatakan, pihaknya sejak dua tahun lalu menumbuhkan desainer-desainer berbakat melalui program Indonesia Fashion Forward. Hal ini dimaksudkan dalam rangka mewujudkan keinginan agar Indonesia menjadi kiblat fesyen Asia pada 2018 dan dunia pada 2020.

“Di sana kita memilih desainer muda yang berpotensi untuk dibina bagaimana membuat koleksi yang bisa menghadapi pasar, harganya berapa, kalau ada buyer yang pesan bagaimana menghadapinya. Mereka juga disiapkan untuk Jakarta Fashion Week,” katanya.

QH.

Related Articles :
Gudang Garam Bagikan Dividen Rp1,54 triliun
Pasar Cloud Diramalkan Meningkat pada 2015
BI Rilis Uang NKRI 17 Agustus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *