Hobby Bisnis atau Bisnis Hobby

sacsacscsa

Hobby adalah hal atau aktifitas yang sangat digemari oleh setiap orang. Kadang demi hobby kita sering kali malah mengorbankan banyak hal agar hobby kita itu dapat kita lakukan dan menjadikan suatu kepuasan bagi diri kita. Tidak jarang dalam melakukan hobby kita tersebut maka kita harus meluangkan banyak  hal, mulai dari waktu, tenaga, uang juga hal lainnya karena memang mungkin hobby kita tersebut memerlukan perhatian atau perlakuan yang khusus dari kita.

Dan tidak jarang pula dari hobby kita tersebut malah bisa mendatangkan uang atau penghasilan yang nilainya tidak kecil juga sehingga membuat kita semakin tertarik  dan terlibat dalam hobby tersebut lebih dalam lagi.

Disisi lain ada juga diantara kita yang dengan pandangan khusus menjadikan hobby nya ini sebagai bisnis yang dikelola secara professional karena memang dari hobby yang kita lakukan banyak yang tertarik dan peminatnya, contoh nya : hobby memasak sehingga membuat bisnis rumah makan yang special/spesifik, hobby photography maka ia membuka photo studio, hobby bermain music sehingga ia membuka studio music atau rekaman yang khas, dll

Dengan berjalannya waktu, mereka yang menjadikan hobby sebagai bisnis merasa kalau akhirnya waktu mereka menjadi tidak cukup lagi untuk melakukan hobby mereka dengan maksimal, karena adanya kesibukan aktifitas bisnis tersebut.

Begitu juga yang menjalankan bisnis karena hobby,mereka merasa belum maksimal menjalankan bisnis mereka karena terbatas hanya pada satu hal saja, yaitu keahlian dari hobby mereka, sehingga tidak adanya variasi dalam produk bisnis mereka.

Sehingga pada akhirnya memang jika kita ingin dikatakan berhasil maka harus ada sesuatu yang menghasilkan dan hasilnya juga bisa menjadi suatu hal yang bisa diandalkan atau didambakan baik dari sisi materi ataupun dari sisi karier atau kepuasan.

Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa berjalan seperti yang kita inginkan :

  • Buat pilihan mana yang ingin kita fokuskan, Hobby kita dijadikan bisnis atau Bisnis kita kembangkan sehingga menjadi Hobby.

Hal ini kita perlu kita pastikan sehingga dalam menjalankannya kita bisa fokus dan mengerjakannya menjadi optimal dan maksimal

  • Buat konsep atau Blue Print untuk hobby atau bisnis yang diinginkan

Hal ini yang akan kita jadikan acuan, dasar atau model dari aktifitas yang kita lakukan, dengan konsep atau blue print yang jelas maka kita bisa lebih cepat dan mantap lagi dalam menjalankannya.

  •  Buat GOAL untuk hal yang ingin dilakukan

Setiap hal yang ingin dilakukan harus mempunyai GOAL, hasil dan tujuan yang jelas sehingga kita bisa mengukur seberapa besar atau hasil yang kita lakukan selama ini.

Banyak orang tidak berhasil atau berkembang karena mereka tidak memiliki GOAL dalam setiap yang dilakukannya, sehingga tidak ada acuan untuk tindakan nya apakah harus dirubah, diimprove atau di tambah

  •  Action

Hal yang sangat penting setelah kita merancang dan menyiapkan semua yang kita inginkan, berikutnya adalah Action, kita harus memulai apa yang kita inginkan tersebut, karena dari action inilah kita bisa mengetahui apa-apa saja yang kita lakukan dan hasilnya untuk bahan pengembangan berikutnya

Regards,

Jakarta, 30 September 2013

Coach Tedy

Related Articles :
Bagaimana Cara Memberikan Insentif Bagi Tim Penjualan Anda ?
Bagaimana Membuat Bisnis Anda Lebih Berkembang ?
Interakasi Hubungan Baik Merupakan Mekanisme Kerjasama.
Tantangan Seorang Wanita Enterpreneur
Cara Bagaimana Melakukan Penjualan Sukses Bisa Ditempuh Dengan Memiliki Team Yang Terlatih
Bagaimana Cara berpikir seorang Leader untuk membawa perubahan yang lebih baik ?
4 Langkah Mencari Karyawan Handal
Cara membangun Bisnis Besar menggunakan Ide dan Kreatifitas orang lain.
5 Hal Yang Membuat hidup Anda Lebih Bernilai
Apa yang sedang berkembang di dunia Women entrepreneur?
Business Blueprint for Success 2014
Adu Cerdik dengan Tom & Jerry Industri animasi merupakan tambang duit yang menjanjikan. Layar lebar, layar kaca, hingga penerbitan media menjadi lumbung kreasi para animator.
Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena ?
Cabut Pentil, Parkir Liar dan Kesadaran
Bisnisku yang “digantung”
Apakah manusia bisa dikontrol oleh sistem ?
Apakah Anda Mengenali Mitos Ini ?
5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan
5 Trend 2013 yang harus diwaspadai berdasarkan Forbes
Bisnis Pariwisata – Prospek Bisnis dan Strategi Bersaing dibidang Pariwisata
Hidup untuk Hari ini : Selalu Ceria dan Tertawa
Tips Menjadi Sukses: Kiat Meraih Kepercayaan
BB Mati, Belajar Sulap dan Referensi
Memimpin Dengan Energy – 4 Ciri Leader Yang Memimpin Dengan Energy
Pelatih Bisnis-Bagaimana Mengelola Memori Agar Bisnis Sukses
Leadership – Belajar dari Politik
Leadership Tips – Top Leaders Mempermudah bukan mempersulit

Wamenperin: Jangan Jadi Bangsa Bodoh

sacsacscsa

Jakarta, 27 September 2013 – Jika kita tidak suka atau fanatik dengan produk sendiri, terus siapa lagi? Inilah yang diingatkan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Alex Retraubun. Ia mengingatkan warga Indonesia harus fanatik terhadap produk dalam negeri.

“Kalau tidak fanatik terhadap produk sendiri, kita dianggap sebagai bangsa yang bodoh,” ujarnya ketika membuka Pameran Produksi Indonesia (PPI) di ruang The Function Trans Convention Centre, The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat.

Alex mengaku, di lemari pakaiannya tidak ada lagi kemeja dan dasi tetapi penuh dengan batik dari Aceh sampai Papua. “Saya berusaha mencontohkan yang baik,” kata Alex. Ia menyatakan, Indonesia khawatir dengan globalisasi, termasuk ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015.

Hal Itu karena takut dan kurang percaya diri. “Kita tidak harus takut tanpa berbuat apa-apa. Takut bagus demi bereaksi menghadapi globalisasi itu. Kita bodoh karena mau diserang tapi diam tidak mau fanatik dengan produk sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, PPI media memperkenalkan produk tanah air dan media membangun kecintaan produk sendiri. PPI juga bagian dari persiapan menghadapi AEC pada 2015. Karena itu, ia mengharapkan Indonesia tak hanya jadi pasar produk AEC 2015.

“Jangan sampai Indonesia dieksploitasi karena jumlah penduduknya banyak, jumlah penduduk mestinya menjadi daya tawar,” ujar Alex. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Ansari Bukhari, menambahkan separuh dari 500 juta penduduk ASEAN ada di Indonesia. “Itu adalah pasar besar. Namun, kita harus menjual bukan hanya menjadi sasaran pasar,” tegasnya.

PPI di Bandung diikuti 126 peserta dan sekitar 60 persen peserta PPI berasal dari Jabar. Kepala Badan Pengurus Nasional Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat, mengatakan penggunaan produk dalam negeri berarti turut mempertahankan lapangan kerja di bidang industri. “Kita membantu para pekerja untuk terhindar dari PHK,” ujarnya.

QH.

Mengendalikan Bisnis dengan Remote Control

sacsacscsa

Sering kita mendengar kata Remote Control yaitu alat yang digunakan untuk mengendalikan  robot atau alat elektronik dari jarak jauh.  Saat ini sudah banyak sekali para peminat hobby beberapa mainan yang menggunakan remote control ini, seperti mobil-mobilan, pesawat terbang mini, perahu mini dan permainan lainnya. Dan banyak sekali peralatan elektronik yang ada dirumah kita pun sudah menggunakan remote control ini dalam pengoperasiannya.

Bahkan belum lama ini pun sudah banyak disiarkan ditelevisi atau dibeberapa media dimana pengunaan remote control ini digunakan secara canggih untuk kebutuhan keamanan dan pertahanan suatu Negara, dimana penggunaan robot ataupun pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak yang sangat jauh untuk mematai-matai atau memantau aktifitas dan kegiatan lawan.

Begitu penting dan berharganya penemuan dan keberadaan teknologi remote control ini bagi dunia dan manusia karena bisa diimplementasikan dalam banyak hal yang dapat membantu dalam kegiatan manusia sehari-harinya.

Konsep remote control ini menarik bagi saya untuk menjelaskan bahwa sumbangsih alat tersebut dapat juga diimplementasikan dan digunakan dalam berbisnis. Dimana kita bisa menjalankan dan mengembangkan bisnis kita dengan tidak harus terlibat langsung didalamnya atau sering juga disebut Auto Pilot Your Business.

Sebenarnya hal ini sudah banyak digunakan oleh pebisnis atau perusahaan-perusahaan besar dunia, dimana dengan konsep remote control ini mereka bisa membuka banyak kantor cabang diseluruh dunia, sebut saja seperti McDonald, Kentucky Fried Chicken, atau retail lainnya dimana para pemilik bisnis tersebut dapat menjalankan dan mengontrol bisnis mereka tanpa harus mereka terlibat dalam keseharian operasional bisnis tersebut.

Lalu strategy remote control yang seperti apa yang mereka gunakan dalam berbisnis ? Bagaimana membuat dan menjalankan strategy tersebut ? Apakah strategy itu bisa juga digunakan untuk bisnis kita ? bagaimana caranya ? Mungkin pertanyaan-pertanyaan tersebut yang keluar dari benak kita.

Dalam berbisnis memang seharusnya kita menggunakan remote control yang kita sebut SYSTEM, dimana banyak juga orang yang menerjemahkannya sebagai Saving Your Self Time Energy & Money. System bukan hanya melulu tentang aplikasi atau program computer yang digunakan sehari-hari untuk mencatat transaksi operasional di perusahaan, tapi System lebih kepada standard proses yang harus dilakukan setiap fungsi, bagian dan karyawan dalam aktifitasnya.

Standarisasi inilah yang bisa membuat proses berjalan sesuai dengan yang sudah ditentukan, dan hal ini wajib dilakukan oleh semua karyawan, fungsi dan struktur yang ada di perusahaan. Bentuk dari standarisasi banyak yang bisa kita lakukan , contohnya :

–          Standarisasi Input/masukan

–          Standarisasi proses/aktivitas

–          Standarisasi Form/dokumen

–          Standarisasi kebijakan/ketentuan

–          Dll

Dari standarisasi inilah kita bisa optimis bahwa bisnis kita bisa berjalan dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang kita inginkan sehingga kita bisa fokus untuk mengembangkan bisnis kita menjadi lebih besar dan berkelas dunia.

Jakarta, 20 september 2013,

Coach Tedy

Kemenperin Bertekad Cetak 3.000 Wirausaha

sacsacscsa

Jakarta, 25 September 2013 – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin)  menargetkan untuk dapat mencetak 3.000 wirausaha baru di sektor industri kerakyatan pada tahun 2014. “Tahun depan rencananya menghasilkan 3.000 wirausaha baru, dari jumlah itu nanti kami pantau yang sungguh-sungguh itu berapa,” kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Euis Saedah.

Euis mengatakan, saat ini telah ada sekitar 5.000 wirausaha wanita yang telah dididik oleh Ditjen IKM Kemenperin. Untuk mencetak ribuan wirausaha baru setiap tahunnya, Kemenperin menggandeng beberapa universitas untuk menjaring mahasiswa atau lulusan yang memiliki minat tinggi untuk menjadi wirausaha.

“Untuk penumbuhan wirausaha baru, melalui inkubator, pendampingan, dan pemberian peralatan,” katanya. Inkubator ini diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Kemenperin di antaranya Universitas Sumatera Utara (USU) dan Unhas.

Panitia mengadakan rekrutmen dengan tahapan psikotes untuk melakukan penjaringan terhadap calon peserta. Setelah itu, calon peserta diajari tentang kewirausahaan dan produksi. Setelah diketahui minat bisnis mereka, peserta akan diminta untuk membuat rencana bisnis yang nantinya akan dipresentasikan. “Yang terbaik, akan diberi bantuan peralatan,” katanya.

Selain metode inkubator melalui perekrutan di beberapa universitas, pihaknya juga mengadakan rekrutmen putra-putri daerah untuk menjadi tenaga penyuluh lapangan. Para calon tenaga penyuluh dididik di sekolah perindustrian selama tiga tahun untuk kemudian dikembalikan ke daerah asal untuk menjadi penyuluh.

Dalam menjalankan tugas mereka dikontrak oleh pihak Kemenperin selama dua tahun. “Harapannya mereka bisa menjadi wirausaha baru,” katanya. Program yang sudah berjalan sejak 2007 ini, menurut dia, telah menghasilkan sebanyak 800 orang tenaga penyuluh perindustrian yang tersebar di 200 kabupaten dan kota.

Euis menambahkan, dalam membangun ekonomi melalui industri kerakyatan, Kemenperin menggunakan dua upaya pendekatan, yakni penumbuhan wirausaha baru dan peningkatan daya saing. Untuk di Pulau Jawa, Kemenperin memfokuskan untuk upaya meningkatkan daya saing, sementara untuk di luar Pulau Jawa, fokusnya adalah peningkatan jumlah wirausaha.

QH

Apakah ada kebocoran dalam pelayanan Anda ?

sacsacscsa

Pangeran Andrew menyayangkan Indonesia kurang memperhatikan kualitas
pelayanan bandara internasionalnya.
Sumber Kompas.com

Yes, jujur saya akui, kualitas pelayanan Bandara di Indonesia, sangat
minim. Dari segi kapasitas saja, untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta
di Cengkareng ini sudah melebihi kapasitas 60 juta penumpang per tahun.
Padahal kapasitas bandara tersebut hanya 18 juta orang per tahun.

Airport terbaru yang sangat cantik dan megah adalah Kualanamu di Medan.
Besar, lebar, nyaman, fasilitas luar biasa, tapi toiletnya rusak.

Apa hubungannya dengan bisnis.
Apakah Anda pernah merasakan, saat customer sedikit, pelayanan luar biasa
baik, customer happy dan karyawan tidak pernah merasa kerepotan? Ya, tetapi
ada satu moment ketika customer tambah banyak, karyawan tambah banyak,
bisnis berkembang tetapi rasanya koq repot sekali.

Di bisnis ada 4 pilar yang perlu dijaga keseimbangannya.
1. Pilar Keuangan.
2. Pilar Marketing
3. Pilar Operasional
4. Pilar Team

Jika pilar keuangan lemah, pastinya akan mempengaruhi kemampuan pemasaran.
Nah, jika pemasaran hebat, tapi system operasionalnya kurang bagus, akan
selalu ada complain. Kita wajib menjaga keseimbangan keempat pilar ini.

Bagaimana caranya?

Cara pertama adalah dengan memahami:
1. Blueprint process Anda. Di Business Mastery Workshop saya mengajarkan
secara detil bagaimana membuat blueprint agar bisnis Anda terencana
pengembangannya. Cara sederhananya adalah dengan mengukur dengan scorecard,
performance indicator, atau dashboard.

2. Sistemasi 11 area dibisnis. Mulai dari visi hingga performance
evaluation harus distandarisasi. Jika ingin mendapat info cara standarisasi
bisa klik www.topcoachindonesia.com/bisnis. Dengan melakukan standarisasi, kebocoran sangat mudah diidentifikasi.

3. Training team Anda untuk mengatasi masalah tanpa menimbulkan masalah.
Kadang, bukan masalah yang menjadi issue, tetapi cara mengatasinya kurang
tepat sehingga menciptakan masalah baru.

4. Kembangkan mental Kaizen. Continuous improvement adalah konsep sederhana
yang bisa diaplikasikan setiap hari. Saya beri contoh, setiap hari team
saya di Top Coach Indonesia melakukan briefing pagi dan sore, setiap orang
wajib mempresentasikan Kaizen at Work kepada teman-temannya. Perbaikan
tidak perlu rumit, cukup misalnya, saya memindahkan stok DVD, dan membuat
visual control agar memudahkan menghitung stok.

Yes, di Top Coach Indonesia setiap karyawan mendapat pelatihan sederhana
cara menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Enaknya, mereka melakukannya
dengan penuh kebanggaan. Jika ditingkatkan maka pilar-pilar dibisnis akan
berjalan seimbang karena setiap divisi selalu meningkatkan kapasitas,
kemampuan, attitude dan performance agar bisa melayani divisi lain dengan
super.

Jika Anda ingn mengerti lebih jauh tentang cara mensistemasi bisnis dan
belajar bagaimana agar:
• System mengijinkan bisnis berjalan tanpa Anda
• System mengendalikan manusia
• System mengontrol efektifitas kerja karyawan Anda
• System memberi informasi kebocoran bisnis
• System mempermudah proses kerja
• System memungkinkan anda mem-franchisekan bisnis Anda
• System memberi Anda waktu lebih banyak untuk membangun kerajaan bisnis
Anda
• System bisa di duplikasi
• System mengurangi incompetency manusia
• System melipatgandakan PROFIT bisnis Anda!

Bisa gabung dengan pengusaha yang berpikiran terbuka dan maju di workshop Business Mastery, 30-31 October 2013. klik saja disini.

Salam pencerahan,
Tom MC Ifle
PS. Business Mastery diadakan tanggal 30-31 October 2013. Harga early bird
hanya berlaku hingga 15 October.

PS. Pembayaran lunas sebelum 30 September akan mendapatkan FULL SET DVD
BUSINESS MASTERY, langsung dikirim setelah LUNAS

” Powerful Lean Strategy “

sacsacscsa

RAHASIANYA adalah MENCIPTAKAN VALUE Yang LUAR BIASA besarnya Sehingga CUSTOMER BERGANTUNG pada BISNIS ANDA!

Mungkin sebagian dari Anda bertanya, apa rahasia sukses bisnis kelas dunia yang terus menerus bisa bertumbuh. Jawabanya sangat sederhana tapi juga sangat dalam, mereka bekerja keras dengan satu tujuan, “MENJADI PERUSAHAAN KELAS DUNIA.”

Kedelai Bukan Masalah Harga

sacsacscsa

Berita pelemahan Rupiah sedang gencar dalam minggu ini, Rupiah sempat tembus Rp 11.900 per dollar AS. Selain permasalahan dengan USD vs Rupiah, ada juga masalah yang sedang hot. Harga kedelai mahal, pengusaha tahu tempe kesulitan karena bahan baku antara tidak ada atau mahal luar biasa.

Harga kedelai kasusnya hangat sekali, harga melambung, petani tidak sanggup menghasilkan sesuai kebutuhan dalam negeri. Coba kita analisa menggunakan 5 why rootcause analysis.

1. Mengapa harga kedelai mahal? Karena harga kedelai impor melonjak

2. Mengapa harga kedelai impor melonjak? Karena importer tidak mendapat ijin impor

3. Mengapa importer tidak mendapat ijin impor? Karena pemerintah merubah regulasi  mewajibkan pelaku menjadi importir terdaftar

4. Mengapa pemerintah merubah regulasi mewajibkan pelaku menjadi importer terdaftar? Karena Pemerintah melakukan pembatasan pelabuhan impor produk hortikultura yang berlaku 19 Juni 2012

5. Mengapa pemerintah mealkukan pembatasan impor produk hortikultura? Karena pemerintah ingin melindungi petani lokal.

Pemerintah ingin melindungi petani eh malah merugikan petani, why?

Dalam Six Sigma dan Lean, ada satu tools yang mengukur dan menganalisa akar masalah. Jadi pemerintah ingin melindungi petani dari banjirnya impor adalah sebuah indicator bahwa permintaan pasar akan barang hortikultura semakin besar, tetapi kemampuan petani memenuhi kebutuhan pasar masih minim. So, akar masalahnya ada dimana?

Setiap kebijakan satu akan mempengaruhi

Ada sebuah hukum yang bernama Hukum Sebab Akibat. Setiap tindakan akan mempengaruhi hasil tertentu. Hasil ini belum tentu menguntungkan semua pihak. Untuk itu dalam Six Sigma ada sebuah tools yang bernama FMEA kependekan dari Failure Mode Effect Analysis.

FMEA

FMEA (Failure mode and effect analysis) adalah alat yang sangat tajam untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metode untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkan resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang dipelukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk atau policy.

Mari kita lihat dari bagian pertama dalam FMEA yaitu Potensi gagal.

Kasusnya, kebijakan importer yang dibatasi. Bagaimana kebijakan ini bisa gagal? Bisa jadi jika tidak diikuti, jika para pejabat tidak melakukan sosialisasi, jika tidak tepat waktu dalam memutuskan kebijakan.

Potensi efek kegagalan

Potensi efek kegagalan bisa sangat bervariasi, pertama timbulnya kebingungan akhirnya bahan baku penting konsumsi nasional terhenti. Dimanfaatkan oleh distributor untuk menaikkan harga karena supplynya rendah, masyarakat yang menggunakan bahan impor merasa dirugikan.

Potensi penyebab kegagalan

Penyebab kegagalan bisa jadi karena supply kedelai dalam negeri belum kuat.

Apakah ada alat untuk mengatasi potensi penyebab kegagalan?

Ada, stok impor sebelumnya. Sambil menunggu keputusan dan ijin impor berikutnya. Jika kurang apakah ada cara untuk mengatasi kekurangan stok? Jawabannya pemerintah dan para importer yang tahu.

Apakah ada resiko? Apakah resiko sudah diukur? Lalu apa langkah yang akan diambil oleh pemerintah, importer, pengusaha, dan masyarakat?

Masalah yang anda hadapi seringkali bukan karena masalah itu sendiri, tetapi karena tidak pernah memikirkan potensi gagal, potensi penyebab dan resiko resikonya.

Semoga krisis kedelai segera selesai agar kita semua bisa pesta tahu-tempe kembali.

Salam pencerahan,

Tom MC Ifle

Related Articles :
7 Alasan Anda Mengalami Kredit Macet
Paradoks Tentang Kekayaan
Ini Dia Kata-Kata yang bisa Mendatangkan Profit di Bisnis Anda
– Berinvestasi sekaligus Menyelamatkan Bumi
Profit Generator
Apakah Anda Mengalami Cash Problem ?